alexametrics
23 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

KPU Wujudkan Pilkada Berintegritas dan Bermartabat

BANGKALAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan terus gencar melakukan sosialisasi tahapan pilkada kepada masyarakat. Termasuk, memperkenalkan tiga pasangan calon (paslon) yang ditetapkan Februari lalu.

Belum lama ini KPU Bangkalan menggelar sosialisasi tiga paslon yang dikemas dalam bentuk salawat bersama Ahbabul Mustofa yang dipimpin pengasuh Ponpes Syaikhona Kholil RKH Fachrillah Aschal di Pelabuhan Kamal.

Ketua Divisi Umum, Logistik, dan Keuangan KPU Bangkalan Syaiful Ismail mengatakan, masyarakat Bangkalan harus banyak tahu tentang tiga paslon yang berkontestasi dalam pilkada sekarang. Karena itu, sosialisasi terus dilakukan dalam berbagai kegiatan yang mengundang banyak orang.

”Sosialisasi tiga paslon terus digelar. Itu supaya masyarakat yang tidak tahu bisa menjadi tahu terhadap para calon bupati dan wakil bupati,” ujarnya Selasa (6/3).

Baca Juga :  Paslon Jangan Libatkan Anak di Bawah Umur

Menurut Syaiful, tiga paslon yang dikenalkan kepada ribuan masyarakat Kamal beberapa waktu lalu itu sebagai bentuk upaya dari KPU dalam memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang tiga paslon yang tengah berkompetisi di Pilkada 2018. ”Kami minta masyarakat juga turut menjaga cita-cita demokrasi dalam mewujudkan pilkada berintegritas dan bermartabat,” pintanya.

Syaiful menyampaikan, pilihan boleh beda. Tapi, tetap akur dan saling menghargai satu sama lain. Tidak ada upaya saling menjelek-jelekkan. ”Mari bersama-sama menjaga ketenteraman, kedamaian, dan kondusivitas selama tahapan pilkada berlangsung,” ajaknya.

Tidak hanya itu, masyarakat juga harus berani menolak praktik-praktik yang bisa mencederai proses demokrasi lima tahunan ini. Mari bersepakat wujudkan pilkada yang bersih dan bermartabat. Buang jauh-jauh perilaku politik yang kurang elok.

Baca Juga :  DPW-DPP PPP Siap Menangkan Ra Latif

 ”Berani menolak politik uang, politisasi SARA, dan berita palsu atau hoaks. Jadilah pemilih yang cerdas,” imbaunya.

Syaiful menyampaikan, tidak akan lama lagi KPU akan meletakkan dan meresmikan beberapa titik posko pemutakhiran pemilih yang tersebar di tujuh titik se-Bangkalan. Masyarakat Bangkalan bisa mengecek dan memastikan apakah terdaftar atau belum.

”Bisa datang ke posko pemutakhiran pemilih. Jika belum terdaftar, segera memberi tahu ke panitia pemungutan suara (PPS) di masing-masing kelurahan dan desa setempat,” sarannya.

Sekadar diketahui, terdapat tiga paslon yang berkontestasi Pilkada 2018. Paslon nomor urut 1 Farid Alfauzi-Sudarmawan, paslon nomor urut 2 Imam Buchori-Mondir A. Rofii, dan paslon nomor urut 3 Abdul Latif Amin Imron-Mohni. 

 

 

BANGKALAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan terus gencar melakukan sosialisasi tahapan pilkada kepada masyarakat. Termasuk, memperkenalkan tiga pasangan calon (paslon) yang ditetapkan Februari lalu.

Belum lama ini KPU Bangkalan menggelar sosialisasi tiga paslon yang dikemas dalam bentuk salawat bersama Ahbabul Mustofa yang dipimpin pengasuh Ponpes Syaikhona Kholil RKH Fachrillah Aschal di Pelabuhan Kamal.

Ketua Divisi Umum, Logistik, dan Keuangan KPU Bangkalan Syaiful Ismail mengatakan, masyarakat Bangkalan harus banyak tahu tentang tiga paslon yang berkontestasi dalam pilkada sekarang. Karena itu, sosialisasi terus dilakukan dalam berbagai kegiatan yang mengundang banyak orang.


”Sosialisasi tiga paslon terus digelar. Itu supaya masyarakat yang tidak tahu bisa menjadi tahu terhadap para calon bupati dan wakil bupati,” ujarnya Selasa (6/3).

Baca Juga :  DPW-DPP PPP Siap Menangkan Ra Latif

Menurut Syaiful, tiga paslon yang dikenalkan kepada ribuan masyarakat Kamal beberapa waktu lalu itu sebagai bentuk upaya dari KPU dalam memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang tiga paslon yang tengah berkompetisi di Pilkada 2018. ”Kami minta masyarakat juga turut menjaga cita-cita demokrasi dalam mewujudkan pilkada berintegritas dan bermartabat,” pintanya.

Syaiful menyampaikan, pilihan boleh beda. Tapi, tetap akur dan saling menghargai satu sama lain. Tidak ada upaya saling menjelek-jelekkan. ”Mari bersama-sama menjaga ketenteraman, kedamaian, dan kondusivitas selama tahapan pilkada berlangsung,” ajaknya.

Tidak hanya itu, masyarakat juga harus berani menolak praktik-praktik yang bisa mencederai proses demokrasi lima tahunan ini. Mari bersepakat wujudkan pilkada yang bersih dan bermartabat. Buang jauh-jauh perilaku politik yang kurang elok.

Baca Juga :  Jelang USBN, 600 SD di Bangkalan Dijadwalkan Ikut Tryout Serentak

 ”Berani menolak politik uang, politisasi SARA, dan berita palsu atau hoaks. Jadilah pemilih yang cerdas,” imbaunya.

Syaiful menyampaikan, tidak akan lama lagi KPU akan meletakkan dan meresmikan beberapa titik posko pemutakhiran pemilih yang tersebar di tujuh titik se-Bangkalan. Masyarakat Bangkalan bisa mengecek dan memastikan apakah terdaftar atau belum.

”Bisa datang ke posko pemutakhiran pemilih. Jika belum terdaftar, segera memberi tahu ke panitia pemungutan suara (PPS) di masing-masing kelurahan dan desa setempat,” sarannya.

Sekadar diketahui, terdapat tiga paslon yang berkontestasi Pilkada 2018. Paslon nomor urut 1 Farid Alfauzi-Sudarmawan, paslon nomor urut 2 Imam Buchori-Mondir A. Rofii, dan paslon nomor urut 3 Abdul Latif Amin Imron-Mohni. 

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/