alexametrics
20.7 C
Madura
Tuesday, July 5, 2022

Polisi Ciduk Pemuda Simpan Narkoba di Kaus Kaki Bayi

BANGKALAN – Banyak cara yang dilakukan budak-budak narkoba untuk mengelabui polisi. Yang dilakukan Moh. Ja’far, misalnya. Warga Desa Langkap, Kecamatan Burneh ini menyimpan sabu-sabu (SS) di dalam kaus kaki bayi. Namun aksi pemuda berusia 24 tahun ini diketahui polisi.

Ceritanya, Rabu (1/11) sekitar pukul 12.30, Satresnarkoba Polres Bangkalan mendapatkan laporan masyarakat bahwa di rumah Moh. Ja’far sering dijadiakan tempat mengonsumsi narkoba. Berbekal informasi itu, polisi langsung menuju rumah Moh. Ja’far. Setibanya di lokasi, polisi langsung melakukan pengintaian.

Melihat target berada di dalam rumah, polisi langsung melakukan penangkapan. Kemudian, memeriksa tubuh Ja’far dan isi rumahnya.

Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB). Di antaranya, satu kaus kaki bayi yang di dalamnya berisi SS seberat 0,35 gram, satu plastik klip kecil berisi SS seberat 0,31 gram, klip kecil berisi sabu-sabu dengan seberat 1,05 gram. Kemudian, sendok SS dan uang tunai Rp 511.000.

Baca Juga :  Ditebas Celurit, Kaki Terduga Maling Ayam Patah

Kepada polisi, Ja’far mengaku mendapat barang haram dari Abdul. Kemudian, pelaku menjualnya kembali. Kini Abdul ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Sayangnya hingga kemarin (6/11) Abdul belum bisa ditangkap.

Akibatnya, Moh. Ja’far dijerat Pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka terancam hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Sebelumnya, Jumat (27/10) sekitar pukul 14.30, Polres Bangkalan juga mengamankan Ishari, 22, warga Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang. Kemudian, Kamis (2/11) sekitar pukul 21.00 polisi juga menangkap Mosleh, 22, warga Desa/Kecamatan Kamal. Keduanya ditangkap karena memiliki dan menyimpan narkoba.

Baca Juga :  Wabup Ajak Tingkatkan Semangat Saling Membantu

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M. Ridha membenarkan telah menangkap tiga pelaku penyalahgunaan narkoba. Semua tersangka kini harus mendekam di ruang tahanan.

Anissullah berjanji akan memberantas peredaran narkoba di Bangkalan. Dia menginstruksikan satu minggu Satresnarkoba Polres Bangkalan mengungkap kasus narkoba. Polsek jajaran juga harus melakukan ungkap kasus narkoba. ”Ini bentuk komitmen dari kami untuk memberantas peredaran narkoba,” ucapnya.

BANGKALAN – Banyak cara yang dilakukan budak-budak narkoba untuk mengelabui polisi. Yang dilakukan Moh. Ja’far, misalnya. Warga Desa Langkap, Kecamatan Burneh ini menyimpan sabu-sabu (SS) di dalam kaus kaki bayi. Namun aksi pemuda berusia 24 tahun ini diketahui polisi.

Ceritanya, Rabu (1/11) sekitar pukul 12.30, Satresnarkoba Polres Bangkalan mendapatkan laporan masyarakat bahwa di rumah Moh. Ja’far sering dijadiakan tempat mengonsumsi narkoba. Berbekal informasi itu, polisi langsung menuju rumah Moh. Ja’far. Setibanya di lokasi, polisi langsung melakukan pengintaian.

Melihat target berada di dalam rumah, polisi langsung melakukan penangkapan. Kemudian, memeriksa tubuh Ja’far dan isi rumahnya.


Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB). Di antaranya, satu kaus kaki bayi yang di dalamnya berisi SS seberat 0,35 gram, satu plastik klip kecil berisi SS seberat 0,31 gram, klip kecil berisi sabu-sabu dengan seberat 1,05 gram. Kemudian, sendok SS dan uang tunai Rp 511.000.

Baca Juga :  Sandal Kiai dan Distingsi Barokah

Kepada polisi, Ja’far mengaku mendapat barang haram dari Abdul. Kemudian, pelaku menjualnya kembali. Kini Abdul ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Sayangnya hingga kemarin (6/11) Abdul belum bisa ditangkap.

Akibatnya, Moh. Ja’far dijerat Pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka terancam hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Sebelumnya, Jumat (27/10) sekitar pukul 14.30, Polres Bangkalan juga mengamankan Ishari, 22, warga Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang. Kemudian, Kamis (2/11) sekitar pukul 21.00 polisi juga menangkap Mosleh, 22, warga Desa/Kecamatan Kamal. Keduanya ditangkap karena memiliki dan menyimpan narkoba.

Baca Juga :  Masih Adakah Anga’ hoo di Sumenep?

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M. Ridha membenarkan telah menangkap tiga pelaku penyalahgunaan narkoba. Semua tersangka kini harus mendekam di ruang tahanan.

Anissullah berjanji akan memberantas peredaran narkoba di Bangkalan. Dia menginstruksikan satu minggu Satresnarkoba Polres Bangkalan mengungkap kasus narkoba. Polsek jajaran juga harus melakukan ungkap kasus narkoba. ”Ini bentuk komitmen dari kami untuk memberantas peredaran narkoba,” ucapnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/