alexametrics
27.2 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Pelaku Cabul Ngaku Tidak Niat Memerkosa

BANGKALAN – Subairi, 23, warga Desa Petrah, Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan berurusan dengan polisi. Pemuda yang diketahui sebagai penjaga masjid itu diduga melakukan pemerkosaan kepada anak di bawah umur.

Kejadian pilu itu berawal saat Selasa (31/10) sekitar 13.00, NRT, 17, warga Bangkalan berjalan di depan halaman sebuah masjid di Kecamatan Tanah Merah. NRT mau membeli air minum di kantin sekolah.

Saat berjalan di depan halaman, NRT bertemu dengan Subairi. Subairi kemudian memegang tangan NRT sambil memberikan amplop. Setelah memberikan amplop, Subairi menarik tangan NRT dan mengajak secara paksa menuju kamar penjaga masjid. Di kamar itulah Subairi diduga memerkosa NRT.

Jumat (3/11), keluarga korban melapor ke polisi. Aparat penegak hukum melakukan penyelidikan. Di antaranya dengan meminta keterangan korban dan keluarganya. Polisi juga melakukan visum terhadap korban. Setelah itu, polisi memburu pelaku.

Baca Juga :  X-MOC Dukung Sumenep CFD

Minggu (5/11), anggota Polres Bangkalan melakukan penggerebekan ke rumah Subairi. Petugas berhasil meringkus tersangka pelaku pemerkosaan itu. Tersangka kemudian dikeler menuju Polres Bangkalan untuk dilakukan pemeriksaan. Kepada petugas, pelaku mengakui perbuatannya.

Dari tangan tersangka polisi menyita beberapa barang bukti (BB). Di antaranya, satu potong baju kaus, satu buah BH, satu sarung, satu singlet, dan satu celana dalam. Subairi mengaku tidak ada niat memerkosa korban.

Saat melihat korban, dia berhalusinasi untuk menyetubuhinya. Dia lalu memaksa korban masuk ke kamar dan memerkosanya. ”Saya khilaf,” ucapnya sambil menundukkan kepala.

Selain mengamankan Subairi, Polres Bangkalan juga menangkap Moh. Usman, 65, warga Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan. Usman merupakan tersangka pelaku pemerkosaan terhadap SFN, 21, warga Bangkalan. Korban merupakan remaja yang mengidap keterbelakangan mental.

Baca Juga :  Tergiur Waktu Tidur, Kuli Bangunan Garap Adik Ipar

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M. Ridha membenarkan telah berhasil menangkap tersangka pelaku pemerkosaan. ”Berani melakukan tindak pidana, harus berani mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku mendekam di penjara,” tegasnya.

BANGKALAN – Subairi, 23, warga Desa Petrah, Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan berurusan dengan polisi. Pemuda yang diketahui sebagai penjaga masjid itu diduga melakukan pemerkosaan kepada anak di bawah umur.

Kejadian pilu itu berawal saat Selasa (31/10) sekitar 13.00, NRT, 17, warga Bangkalan berjalan di depan halaman sebuah masjid di Kecamatan Tanah Merah. NRT mau membeli air minum di kantin sekolah.

Saat berjalan di depan halaman, NRT bertemu dengan Subairi. Subairi kemudian memegang tangan NRT sambil memberikan amplop. Setelah memberikan amplop, Subairi menarik tangan NRT dan mengajak secara paksa menuju kamar penjaga masjid. Di kamar itulah Subairi diduga memerkosa NRT.


Jumat (3/11), keluarga korban melapor ke polisi. Aparat penegak hukum melakukan penyelidikan. Di antaranya dengan meminta keterangan korban dan keluarganya. Polisi juga melakukan visum terhadap korban. Setelah itu, polisi memburu pelaku.

Baca Juga :  Bunda Fitri Gelorakan Semangat Peserta

Minggu (5/11), anggota Polres Bangkalan melakukan penggerebekan ke rumah Subairi. Petugas berhasil meringkus tersangka pelaku pemerkosaan itu. Tersangka kemudian dikeler menuju Polres Bangkalan untuk dilakukan pemeriksaan. Kepada petugas, pelaku mengakui perbuatannya.

Dari tangan tersangka polisi menyita beberapa barang bukti (BB). Di antaranya, satu potong baju kaus, satu buah BH, satu sarung, satu singlet, dan satu celana dalam. Subairi mengaku tidak ada niat memerkosa korban.

Saat melihat korban, dia berhalusinasi untuk menyetubuhinya. Dia lalu memaksa korban masuk ke kamar dan memerkosanya. ”Saya khilaf,” ucapnya sambil menundukkan kepala.

Selain mengamankan Subairi, Polres Bangkalan juga menangkap Moh. Usman, 65, warga Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan. Usman merupakan tersangka pelaku pemerkosaan terhadap SFN, 21, warga Bangkalan. Korban merupakan remaja yang mengidap keterbelakangan mental.

Baca Juga :  X-MOC Dukung Sumenep CFD

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M. Ridha membenarkan telah berhasil menangkap tersangka pelaku pemerkosaan. ”Berani melakukan tindak pidana, harus berani mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku mendekam di penjara,” tegasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/