alexametrics
28.5 C
Madura
Saturday, August 13, 2022

Keluarga Dukung Penuh Badrut Tamam Pimpin Pamekasan

PAMEKASAN – Ikhtiar KH Badrut Tamam, S.Psi., untuk maju sebagai bakal calon bupati (bacabup) Pamekasan 2018–2023 mendapat dukungan berbagai pihak. Terutama dari keluarga besarnya yang sangat memberikan support. Itu dapat dilihat saat Badrut mengambil formulir di DPC PPP Pamekasan, Selasa (5/9).

Sang istri tercinta, Hj Naila Hasanah Syarqawi ikut mendampingi. Turut serta Hj Maftuhah Jufri, ibu kandung Badrut Tamam. Termasuk kakak kandungnya yang saat ini menjadi Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Sumber Anyar KH Mahrus Ali Malidji, S.Ag., juga berada di samping pria yang dijuluki Sang Pemimpin tersebut.

Ada pula sejumlah ulama yang masih famili Badrut Tamam ikut mendampingi Badrut Tamam. Di antaranya, paman sekaligus Pengasuh PP Al-Djufri KH Marzuqi Djufri, Pengasuh PP Al Marzuqi Sumber Anyar Kiai Ulul Arham, dan Ketua PAC PPP Tlanakan Ustad Syamsuri.

Beberapa saudara sepupu Badrut Tamam yang saat ini menjadi pimpinan pondok pesantren juga ikut mengantarkan ke kantor DPC PPP di Jalan Bonorogo Nomor 92 itu. Seperti Pengasuh PP As-Syahidul Kabir KH Afifi Nawawi dan KH Abrori Holil. Kemudian, Pengasuh PP Tahsinul Akhlaq KH Muid Hozin dan Pengasuh PP Annur KH Nurul Laili.

Baca Juga :  Kontingen Sampang Bawa Pulang 12 Medali

”Saya merasa ini (PPP, Red) adalah keluarga besar saya. Karenanya, saya mengajak keluarga besar untuk kemudian bersama-sama mengantarkan saya mengambil formulir di PPP Pamekasan,” ujar Badrut.

”Saya bersama istri saya tercinta, Naila Hasanah, (ikut) mengantarkan saya. Karena saya berpikir bahwa pemimpin hebat itu mesti urusan keluarganya harus sudah selesai,” tambahnya.

Mantan Ketua Umum PKC PMII Jawa Timur ini berharap rekomendasi PPP bisa turun kepadanya. Terlebih di dalam tubuhnya memang telah mengalir darah partai berlambang Kakbah itu. Bahkan, dia mengaku pernah menjadi peserta kader nasional PPP di Jawa Timur.

Menurut Badrut, sebelum menjadi kader PKB, dia sudah menjadi bagian dari keluarga besar PPP. Di PKB dia delapan tahun, yakni semenjak dirinya resmi mendaftar dan terpilih sebagai anggota DPRD Jawa Timur. ”Saya di PKB delapan tahun. Sedang di PPP itu sejak sebelum saya lahir. Bahkan orang tua saya mati sebagai kader PPP,” tegasnya.

Baca Juga :  Pasutri Pengedar Narkoba Diciduk

Saat masih kecil, lanjut Badrut, dia tahunya hanya ada PPP. Di luar partai yang saat ini dipimpin Romahurmuziy itu dia tidak banyak kenal. ”Saya merasa hadir di sini menjadi bagian dari keluarga saya. Senang sekali dan merasa bersyukur, sehingga saya berharap bisa terus bersama-sama,” harapnya.

Badrut juga senang karena memiliki keluarga besar yang kompak. Mereka istiqamah membimbing dan mendoakan agar Badrut menjadi pemimpin yang amanah. Yakni, pemimpin yang bisa melayani, senantiasa memberi teladan, andhap asor, dan pemimpin yang tidak antagonis dalam menyelesaikan persoalan-persoalan di Pamekasan.

Ketua Panitia Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup DPC PPP Pamekasan Halili Yasin mengatakan, hingga hari terakhir pendaftaran, delapan orang mengambil formulir. Tiga orang mengambil formulir sebagai bacabup dan lima orang sebagai bacawabup. Semua figur yang mendaftar akan diperlakukan sama.

PAMEKASAN – Ikhtiar KH Badrut Tamam, S.Psi., untuk maju sebagai bakal calon bupati (bacabup) Pamekasan 2018–2023 mendapat dukungan berbagai pihak. Terutama dari keluarga besarnya yang sangat memberikan support. Itu dapat dilihat saat Badrut mengambil formulir di DPC PPP Pamekasan, Selasa (5/9).

Sang istri tercinta, Hj Naila Hasanah Syarqawi ikut mendampingi. Turut serta Hj Maftuhah Jufri, ibu kandung Badrut Tamam. Termasuk kakak kandungnya yang saat ini menjadi Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Sumber Anyar KH Mahrus Ali Malidji, S.Ag., juga berada di samping pria yang dijuluki Sang Pemimpin tersebut.

Ada pula sejumlah ulama yang masih famili Badrut Tamam ikut mendampingi Badrut Tamam. Di antaranya, paman sekaligus Pengasuh PP Al-Djufri KH Marzuqi Djufri, Pengasuh PP Al Marzuqi Sumber Anyar Kiai Ulul Arham, dan Ketua PAC PPP Tlanakan Ustad Syamsuri.


Beberapa saudara sepupu Badrut Tamam yang saat ini menjadi pimpinan pondok pesantren juga ikut mengantarkan ke kantor DPC PPP di Jalan Bonorogo Nomor 92 itu. Seperti Pengasuh PP As-Syahidul Kabir KH Afifi Nawawi dan KH Abrori Holil. Kemudian, Pengasuh PP Tahsinul Akhlaq KH Muid Hozin dan Pengasuh PP Annur KH Nurul Laili.

Baca Juga :  Kontingen Sampang Bawa Pulang 12 Medali

”Saya merasa ini (PPP, Red) adalah keluarga besar saya. Karenanya, saya mengajak keluarga besar untuk kemudian bersama-sama mengantarkan saya mengambil formulir di PPP Pamekasan,” ujar Badrut.

”Saya bersama istri saya tercinta, Naila Hasanah, (ikut) mengantarkan saya. Karena saya berpikir bahwa pemimpin hebat itu mesti urusan keluarganya harus sudah selesai,” tambahnya.

Mantan Ketua Umum PKC PMII Jawa Timur ini berharap rekomendasi PPP bisa turun kepadanya. Terlebih di dalam tubuhnya memang telah mengalir darah partai berlambang Kakbah itu. Bahkan, dia mengaku pernah menjadi peserta kader nasional PPP di Jawa Timur.

- Advertisement -

Menurut Badrut, sebelum menjadi kader PKB, dia sudah menjadi bagian dari keluarga besar PPP. Di PKB dia delapan tahun, yakni semenjak dirinya resmi mendaftar dan terpilih sebagai anggota DPRD Jawa Timur. ”Saya di PKB delapan tahun. Sedang di PPP itu sejak sebelum saya lahir. Bahkan orang tua saya mati sebagai kader PPP,” tegasnya.

Baca Juga :  Soal Tes Calon Panwascam Jangan Bocor

Saat masih kecil, lanjut Badrut, dia tahunya hanya ada PPP. Di luar partai yang saat ini dipimpin Romahurmuziy itu dia tidak banyak kenal. ”Saya merasa hadir di sini menjadi bagian dari keluarga saya. Senang sekali dan merasa bersyukur, sehingga saya berharap bisa terus bersama-sama,” harapnya.

Badrut juga senang karena memiliki keluarga besar yang kompak. Mereka istiqamah membimbing dan mendoakan agar Badrut menjadi pemimpin yang amanah. Yakni, pemimpin yang bisa melayani, senantiasa memberi teladan, andhap asor, dan pemimpin yang tidak antagonis dalam menyelesaikan persoalan-persoalan di Pamekasan.

Ketua Panitia Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup DPC PPP Pamekasan Halili Yasin mengatakan, hingga hari terakhir pendaftaran, delapan orang mengambil formulir. Tiga orang mengambil formulir sebagai bacabup dan lima orang sebagai bacawabup. Semua figur yang mendaftar akan diperlakukan sama.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/