alexametrics
25.8 C
Madura
Thursday, August 11, 2022

Polres Bangkalan Buru Tiga Buron Pembunuhan

BANGKALAN – Polres Bangkalan berjanji akan mengembangkan kasus pembunuhan Mat Sirin, 35, warga Desa Bilaporah, Kecamatan Socah. Kini Korps Bhayangkara memburu tiga tersangka lain yang sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Mereka berinisial E dan S warga Desa Bilaporah dan A warga Desa Jaddih, Kecamatan Socah. Pelaku yang sudah ditangkap baru dua orang, yakni Mulyadi, 40, dan anaknya Moh. Hamzah. Keduanya warga Desa Bilaporah.

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M. Ridha menegaskan sudah mengerahkan anggotanya untuk memburu tiga pelaku lainnya. Namun, pelaku belum diketahui keberadaanya.

Polisi juga sudah beberapa kali melakukan penggerebekan di rumah tiga buronan tersebut. Tapi, tidak ada di rumahnya. ”Masih kami cari terus. Anggota juga masih di lapangan,” janji Anissullah Selasa (6/2).

Baca Juga :  Sales Mobil Tipu Pembeli Ratusan Juta

Dia meminta masyarakat segera melapor ke polisi jika mengetahui keberadaan tiga pelaku. Tidak perlu takut. Perwira asal Aceh itu berjanji akan terus menggali informasi keberadaan ketiga pelaku. ”Semua informasi kami tampung. Biar secepatnya kasus ini terungkap,” ujarnya.

Saat ini penyidik terus melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka Mulyadi dan Moh. Hamzah. Jika berkas sudah rampung bisa dilakukan pelimpahan tahap pertama ke Kejari Bangkalan. ”Masih dilengkapi berkasnya,” imbuhnya.

Perlu diketahui, kasus pembunuhan yang menewaskan Mat Sirin disebabkan motif asmara. Istri Mulyadi berinisial U, 30, diketahui selingkuh dengan Mat Sirin. Tak terima, Mulyadi mengadu kepada ayahnya, Hamzah. Keduanya kemudian merencanakan pembunuhan itu.

Baca Juga :  Polres Gandeng TNI-Banser Gelar Patroli Gabungan

Sementara istri Mat Sirin, Hanifah, masih punya ikatan kerabat dekat dengan Mulyadi. Rabu (24/1), Mulyadi, Hamzah, dan ketiga pelaku lainnya membantai Mat Sirin di atas plafon rumahnya. Korban mengalami luka bacok di sejumlah bagian tubuhnya. Korban dilarikan ke RSUD Syamrabu Bangkalan, namun nyawanya tak tertolong.

BANGKALAN – Polres Bangkalan berjanji akan mengembangkan kasus pembunuhan Mat Sirin, 35, warga Desa Bilaporah, Kecamatan Socah. Kini Korps Bhayangkara memburu tiga tersangka lain yang sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Mereka berinisial E dan S warga Desa Bilaporah dan A warga Desa Jaddih, Kecamatan Socah. Pelaku yang sudah ditangkap baru dua orang, yakni Mulyadi, 40, dan anaknya Moh. Hamzah. Keduanya warga Desa Bilaporah.

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M. Ridha menegaskan sudah mengerahkan anggotanya untuk memburu tiga pelaku lainnya. Namun, pelaku belum diketahui keberadaanya.


Polisi juga sudah beberapa kali melakukan penggerebekan di rumah tiga buronan tersebut. Tapi, tidak ada di rumahnya. ”Masih kami cari terus. Anggota juga masih di lapangan,” janji Anissullah Selasa (6/2).

Baca Juga :  Amankan Tujuh Motor tanpa STNK

Dia meminta masyarakat segera melapor ke polisi jika mengetahui keberadaan tiga pelaku. Tidak perlu takut. Perwira asal Aceh itu berjanji akan terus menggali informasi keberadaan ketiga pelaku. ”Semua informasi kami tampung. Biar secepatnya kasus ini terungkap,” ujarnya.

Saat ini penyidik terus melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka Mulyadi dan Moh. Hamzah. Jika berkas sudah rampung bisa dilakukan pelimpahan tahap pertama ke Kejari Bangkalan. ”Masih dilengkapi berkasnya,” imbuhnya.

Perlu diketahui, kasus pembunuhan yang menewaskan Mat Sirin disebabkan motif asmara. Istri Mulyadi berinisial U, 30, diketahui selingkuh dengan Mat Sirin. Tak terima, Mulyadi mengadu kepada ayahnya, Hamzah. Keduanya kemudian merencanakan pembunuhan itu.

Baca Juga :  Tangkap Sepupu Aktor Utama Pembunuhan di Indomaret Arosbaya

Sementara istri Mat Sirin, Hanifah, masih punya ikatan kerabat dekat dengan Mulyadi. Rabu (24/1), Mulyadi, Hamzah, dan ketiga pelaku lainnya membantai Mat Sirin di atas plafon rumahnya. Korban mengalami luka bacok di sejumlah bagian tubuhnya. Korban dilarikan ke RSUD Syamrabu Bangkalan, namun nyawanya tak tertolong.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Imbau Waspadai Diare-DBD

Dua Tahun 9 Warga Terserang Difteri

Proyek Pengendali Banjir Pindah Lokasi

Artikel Terbaru

/