alexametrics
20.8 C
Madura
Tuesday, August 16, 2022

Pesta Sabu-Sabu, Tiga Orang Diciduk

BANGKALAN – Polisi kembali menangkap tiga orang yang diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu (SS). Sayangnya, polisi gagal lagi mengungkap dan menyentuh pengedar dan bandar barang haram tersebut.

Selasa (4/12) sekitar pukul 16.00 anggota Polsek Galis dibantu anggota Polres Bangkalan mendatangi rumah Rohim, 35, warga Desa Lantek Barat, Kecamatan Galis. Berdasarkan informasi yang diterima polisi, lokasi tersebut sering dijadikan tempat pesta sabu-sabu.

Klik dan Download Aplikasi Radar Madura Disini..!!

Polisi berhasil menciduk Naim, 25, warga Desa Banyubunih, Kecamatan Galis yang asyik mengonsumsi SS di salah satu kamar rumah tersebut. Polisi menyita pipet berisi kerak SS 1,56 gram, seperangkat alat isap, klip plastik kecil berisi SS 0,36 gram, dan korek api sebagai barang bukti.

Baca Juga :  Pilkada Pamekasan, Berbaur Optimis Menang 17,7 Persen

Di kamar lainnya, polisi mengamankan dua pengguna. Mereka adalah Slamet, 35, asal Desa Plakaran dan Suadi, 29, warga Desa Bulungan, Kecamatan Jrengik, Sampang. Barang bukti yang diamankan polisi berupa pipet berisi kerak SS 1,38 gram, seperangkat alat nyabu, dan korek api.

Tetapi, polisi gagal menangkap pengedar narkoba tersebut. Rohim lolos dari bidikan petugas. Polisi menetapkan Rohim sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Moh. Wiji Santoso membenarkan telah menangkap Naim, Slamet, dan Suadi. Ketiga pengguna SS itu ditetapkan tersangka.

Wiji mengklaim beberapa kali polisi menggerebek rumah Rohim. Namun dia tidak ada di rumahnya. Kini polisi fokus melakukan pengejaran pada Rohim. ”Anggota terus melakukan pengejaran. Doakan saja DPO bisa kami tangkap,” harapnya Rabu (5/12).

Baca Juga :  Nasib 30 Pejabat di Tangan Bupati

Akibat perbuatannya, Naim, Slamet, dan Suadi dijerat pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka diancam hukuman pidana penjara minimal 4 tahun. ”Mereka telah kami tahan,” pungkasnya.

BANGKALAN – Polisi kembali menangkap tiga orang yang diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu (SS). Sayangnya, polisi gagal lagi mengungkap dan menyentuh pengedar dan bandar barang haram tersebut.

Selasa (4/12) sekitar pukul 16.00 anggota Polsek Galis dibantu anggota Polres Bangkalan mendatangi rumah Rohim, 35, warga Desa Lantek Barat, Kecamatan Galis. Berdasarkan informasi yang diterima polisi, lokasi tersebut sering dijadikan tempat pesta sabu-sabu.

Klik dan Download Aplikasi Radar Madura Disini..!!


Polisi berhasil menciduk Naim, 25, warga Desa Banyubunih, Kecamatan Galis yang asyik mengonsumsi SS di salah satu kamar rumah tersebut. Polisi menyita pipet berisi kerak SS 1,56 gram, seperangkat alat isap, klip plastik kecil berisi SS 0,36 gram, dan korek api sebagai barang bukti.

Baca Juga :  Jajanan Tradisional Lebih Laris, Aneka Es Segarkan Buka Puasa

Di kamar lainnya, polisi mengamankan dua pengguna. Mereka adalah Slamet, 35, asal Desa Plakaran dan Suadi, 29, warga Desa Bulungan, Kecamatan Jrengik, Sampang. Barang bukti yang diamankan polisi berupa pipet berisi kerak SS 1,38 gram, seperangkat alat nyabu, dan korek api.

Tetapi, polisi gagal menangkap pengedar narkoba tersebut. Rohim lolos dari bidikan petugas. Polisi menetapkan Rohim sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Moh. Wiji Santoso membenarkan telah menangkap Naim, Slamet, dan Suadi. Ketiga pengguna SS itu ditetapkan tersangka.

- Advertisement -

Wiji mengklaim beberapa kali polisi menggerebek rumah Rohim. Namun dia tidak ada di rumahnya. Kini polisi fokus melakukan pengejaran pada Rohim. ”Anggota terus melakukan pengejaran. Doakan saja DPO bisa kami tangkap,” harapnya Rabu (5/12).

Baca Juga :  Perda Hiburan Disahkan Akhir Tahun

Akibat perbuatannya, Naim, Slamet, dan Suadi dijerat pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka diancam hukuman pidana penjara minimal 4 tahun. ”Mereka telah kami tahan,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/