alexametrics
23.5 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Urung Beli Rokok, Ambil Celurit, Bacok Tetangga

BANGKALAN – Monari, 68, warga Desa Macajah, Kecamatan Tanjungbumi, Bangkalan, terpaksa mendekam di balik jeruji besi. Pria paro baya itu ditangkap karena kasus penganiayaan hingga mengakibatkan korban terluka.

Pembacokan itu bermula saat Monari keluar rumah untuk membeli rokok pada Senin (4/12) pukul 19.30. Sampai di jalan dia mendapati Badri, 65, berada di rumah Haliyah. Melihat itu, niat Monari untuk membeli rokok urung.

Monari kembali ke rumah untuk mengambil sebilah celurit. Setelah itu, dirinya menunggu Badri tak jauh dari pagar rumah Haliyah. Tak lama berselang, listrik padam. Badri pun bergegas pulang.

Setelah Badri keluar dari pagar rumah Haliyah, Monari langsung membacok Badri dari samping, bahkan berkali-kali hingga tersungkur. Mengetahui tetangganya itu sudah tersungkur, Monari bergegas meninggalkan korban yang berlumuran darah. Badri ditemukan anaknya sendiri.

Baca Juga :  Pilkada Pamekasan, Demokrat Beri Sinyal Dukung Kholifah

Korban dilarikan ke Puskesmas Tanjungbumi. Tak berselang lama, dia dirujuk ke RSUD Syamrabu Bangkalan. ”Korban masih selamat. Mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya,” ungkap Kapolsek Tanjungbumi AKP Sulaiman, Selasa (5/12).

”Pelaku sudah kami tangkap beserta barang buktinya. Celuritnya itu langsung disembunyikan dan dikubur di dalam tanah depan rumahnya,” katanya.

Tersangka diamankan di Mapolsek Tanjungbumi untuk dimintai keterangan. Dia belum bisa memberikan keterangan mengenai motif pembacokan tersebut. ”Sudah kami amankan tersangkanya dan sedang kami lakukan pemeriksaan,” pungkas Sulaiman.

BANGKALAN – Monari, 68, warga Desa Macajah, Kecamatan Tanjungbumi, Bangkalan, terpaksa mendekam di balik jeruji besi. Pria paro baya itu ditangkap karena kasus penganiayaan hingga mengakibatkan korban terluka.

Pembacokan itu bermula saat Monari keluar rumah untuk membeli rokok pada Senin (4/12) pukul 19.30. Sampai di jalan dia mendapati Badri, 65, berada di rumah Haliyah. Melihat itu, niat Monari untuk membeli rokok urung.

Monari kembali ke rumah untuk mengambil sebilah celurit. Setelah itu, dirinya menunggu Badri tak jauh dari pagar rumah Haliyah. Tak lama berselang, listrik padam. Badri pun bergegas pulang.


Setelah Badri keluar dari pagar rumah Haliyah, Monari langsung membacok Badri dari samping, bahkan berkali-kali hingga tersungkur. Mengetahui tetangganya itu sudah tersungkur, Monari bergegas meninggalkan korban yang berlumuran darah. Badri ditemukan anaknya sendiri.

Baca Juga :  Deg-degan hingga Menit Ke-79

Korban dilarikan ke Puskesmas Tanjungbumi. Tak berselang lama, dia dirujuk ke RSUD Syamrabu Bangkalan. ”Korban masih selamat. Mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya,” ungkap Kapolsek Tanjungbumi AKP Sulaiman, Selasa (5/12).

”Pelaku sudah kami tangkap beserta barang buktinya. Celuritnya itu langsung disembunyikan dan dikubur di dalam tanah depan rumahnya,” katanya.

Tersangka diamankan di Mapolsek Tanjungbumi untuk dimintai keterangan. Dia belum bisa memberikan keterangan mengenai motif pembacokan tersebut. ”Sudah kami amankan tersangkanya dan sedang kami lakukan pemeriksaan,” pungkas Sulaiman.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/