alexametrics
24.1 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Ini Harapan Menteri Erick Thohir pada HUT BNI Ke-76

JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (Kode saham: BBNI) diharapkan menjadi bank berkapasitas global. Sehingga mampu membantu pelaku UMKM, pekerja migran Indonesia, dan diaspora.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan, BNI mengemban tugas mulia. Yakni menjadi bank asal Indonesia yang Go Global. Jaringan luar negeri yang telah terbangun, harus ditingkatkan kembali kapabilitasnya guna mendukung pertumbuhan ekonomi di dalam negeri dan dunia.

Menteri yang akrab disapa ET itu berharap, BNI terus meningkatkan kualitas pelayanan, kapabilitas sumber daya manusia, serta daya saing. Khususnya dalam berkompetisi dengan bank-bank berkelas global.

“Kami harap, BNI juga terus mendorong UMKM naik kelas ke taraf internasional. Termasuk menjaga pekerja migran yang menjadi agen pembangunan, lapangan pekerjaan, serta diaspora yang menjadi ujung tombak masuknya produk-produk Indonesia ke luar negeri,” katanya.

BNI Melompat Lebih Tinggi
Sementara itu, Komut BNI Agus Dermawan Wintarto Martowardojo menuturkan, perseroan terus fokus melakukan lompatan positif dan transformasi yang menyeluruh dengan energi, sumber daya dan kapabilitas terbaik.

Baca Juga :  Warga Indonesia Sukses Buka Usaha Kuliner di Korea Selatan

“Dengan semangat bersinergi, berkolaborasi, dan berkontribusi, BNI akan mampu melakukan lompatan dan menjadi leader lembaga keuangan yang diperhitungkan dan kebanggaan negeri, sebagaimana sejarah telah mengukir nama BNI di dunia perbankan Indonesia,” katanya.

Terkait pencapaian, Agus memaparkan sampai dengan Maret 2022, kinerja keuangan BNI terus membaik. Laba bersih tercatat sebesar Rp 4,3 triliun atau tumbuh sebesar 84 % year on year (yoy).

Pertumbuhan laba bersih ditopang NII yang tumbuh 2,3 % yoy, fee based income yang tumbuh 18,8 % yoy, serta pencapaian Loan recovery sebesar 103,5 %. Sehingga pendapatan operasional sebelum pencadangan atau PPOP tumbuh 11 % yoy.

Sementara itu, dengan upaya perbaikan kualitas kredit melalui monitoring, penanganan dan kebijakan yang efektif, BNI juga dapat mencatatkan kualitas kredit dengan baik.

“Pada periode Maret 2022, total aset tumbuh 8,1 % yoy, kredit tumbuh 5,9 % yoy, serta Dana Pihak Ketiga tumbuh hingga 8,4 %. Namun tetap dapat menekan cost of fund pada level 1,46 %, yang merupakan posisi terendah dalam beberapa tahun terakhir,” katanya.

Baca Juga :  Rekomendasi PPP Dinilai Multitafsir

Di sisi lai , Dirut BNI Royke Tumilaar menegaskan, BNI terus aktif menjadi bagian dalam pembangunan perekonomian Indonesia. BNI juga mampu mengembangkan bisnis internasional ke berbagai negara, menjadi jembatan pasar global bagi Indonesia.

“76 tahun ini merupakan ajang pembuktian BNI sebagai lembaga keuangan yang agile, mampu beradaptasi kala dihadapkan pada tantangan-tantangan baru. Apabila dimanfaatkan dengan baik, tantangan dapat menjadi peluang untuk meraih kesuksesan,” katanya.

Royke menambahkan, BNI akan terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas untuk dapat menjadi lembaga keuangan terunggul dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi dukugan semua stakeholder baik pemerintah, karyawan, serta nasabah yang tetap konsisten mendukung BNI. Kami akan terus menjalankan fungsi dan peran untuk meningkatkan kinerja positif ekonomi nasional,” tandasnya. (*/par)

JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (Kode saham: BBNI) diharapkan menjadi bank berkapasitas global. Sehingga mampu membantu pelaku UMKM, pekerja migran Indonesia, dan diaspora.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan, BNI mengemban tugas mulia. Yakni menjadi bank asal Indonesia yang Go Global. Jaringan luar negeri yang telah terbangun, harus ditingkatkan kembali kapabilitasnya guna mendukung pertumbuhan ekonomi di dalam negeri dan dunia.

Menteri yang akrab disapa ET itu berharap, BNI terus meningkatkan kualitas pelayanan, kapabilitas sumber daya manusia, serta daya saing. Khususnya dalam berkompetisi dengan bank-bank berkelas global.


“Kami harap, BNI juga terus mendorong UMKM naik kelas ke taraf internasional. Termasuk menjaga pekerja migran yang menjadi agen pembangunan, lapangan pekerjaan, serta diaspora yang menjadi ujung tombak masuknya produk-produk Indonesia ke luar negeri,” katanya.

BNI Melompat Lebih Tinggi
Sementara itu, Komut BNI Agus Dermawan Wintarto Martowardojo menuturkan, perseroan terus fokus melakukan lompatan positif dan transformasi yang menyeluruh dengan energi, sumber daya dan kapabilitas terbaik.

Baca Juga :  Dengan BNI Mobile Banking, Transfer Pakai BI Fast, Cashback 100 %

“Dengan semangat bersinergi, berkolaborasi, dan berkontribusi, BNI akan mampu melakukan lompatan dan menjadi leader lembaga keuangan yang diperhitungkan dan kebanggaan negeri, sebagaimana sejarah telah mengukir nama BNI di dunia perbankan Indonesia,” katanya.

Terkait pencapaian, Agus memaparkan sampai dengan Maret 2022, kinerja keuangan BNI terus membaik. Laba bersih tercatat sebesar Rp 4,3 triliun atau tumbuh sebesar 84 % year on year (yoy).

Pertumbuhan laba bersih ditopang NII yang tumbuh 2,3 % yoy, fee based income yang tumbuh 18,8 % yoy, serta pencapaian Loan recovery sebesar 103,5 %. Sehingga pendapatan operasional sebelum pencadangan atau PPOP tumbuh 11 % yoy.

Sementara itu, dengan upaya perbaikan kualitas kredit melalui monitoring, penanganan dan kebijakan yang efektif, BNI juga dapat mencatatkan kualitas kredit dengan baik.

“Pada periode Maret 2022, total aset tumbuh 8,1 % yoy, kredit tumbuh 5,9 % yoy, serta Dana Pihak Ketiga tumbuh hingga 8,4 %. Namun tetap dapat menekan cost of fund pada level 1,46 %, yang merupakan posisi terendah dalam beberapa tahun terakhir,” katanya.

Baca Juga :  Eropa Aja Berburu Batubara, Indonesia Harus Apa?

Di sisi lai , Dirut BNI Royke Tumilaar menegaskan, BNI terus aktif menjadi bagian dalam pembangunan perekonomian Indonesia. BNI juga mampu mengembangkan bisnis internasional ke berbagai negara, menjadi jembatan pasar global bagi Indonesia.

“76 tahun ini merupakan ajang pembuktian BNI sebagai lembaga keuangan yang agile, mampu beradaptasi kala dihadapkan pada tantangan-tantangan baru. Apabila dimanfaatkan dengan baik, tantangan dapat menjadi peluang untuk meraih kesuksesan,” katanya.

Royke menambahkan, BNI akan terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas untuk dapat menjadi lembaga keuangan terunggul dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi dukugan semua stakeholder baik pemerintah, karyawan, serta nasabah yang tetap konsisten mendukung BNI. Kami akan terus menjalankan fungsi dan peran untuk meningkatkan kinerja positif ekonomi nasional,” tandasnya. (*/par)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/