alexametrics
20.9 C
Madura
Friday, July 8, 2022

Pemalsu Stempel-Tanda Tangan Jalani Sidang Perdana

SAMPANG – Ismail, warga Desa Gunung Maddah, Kecamatan Sampang, menjalani sidang perdana di pengadilan negeri (PN) setempat Selasa (5/6). Yakni, pembacaan dakwaan kepada   tersangka yang diduga memalsukan stempel dan tanda tangan kepala desa Gunung Maddah tersebut.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang Anton Zulkarnaen mengatakan, sidang perdana kasus pemalsuan stempel dan tanda tangan kepala desa Gunung Maddah berjalan lancar. Menurut dia, tersangka tidak mengajukan keberatan (eksepsi) atas dakwaan tersebut.

”Sidang perdana, pembacaan dakwaan, tersangka menerima dan tidak keberatan,” katanya.

Sidang selanjutnya dengan agenda pemeriksaan saksi akan digelar nanti pada Selasa, 26 Juni mendatang atau setelah hari raya. Menurut dia, berdasarkan berita cara pemeriksaan (BAP) yang diterimanya, jumlah saksi semuanya ada 8 orang. ”Agenda pertama kami akan hadirkan 4 orang saksi dulu,” terangnya.

Baca Juga :  Banyak Kades Dibui, Dewan Minta Revolusi Mental

Ketua Jatim Corruption Watch (JCW) Sampang Moh. Tohir mengatakan, kasus tersebut merupakan salah satu yang dikawalnya, mulai dari penyelidikan hingga penyidikan oleh kepolisian. Maka dari itu, pihaknya berharap penegakan hukum benar-benar ditegakkan. Dengan demikian, memberikan efek jera terhadap pelaku dan tidak ditiru warga Sampang lainnya.

”Saya akan tetap mengawal kasus ini hingga tuntas, sampai kasus ini inkrah,” singkatnya.

 

SAMPANG – Ismail, warga Desa Gunung Maddah, Kecamatan Sampang, menjalani sidang perdana di pengadilan negeri (PN) setempat Selasa (5/6). Yakni, pembacaan dakwaan kepada   tersangka yang diduga memalsukan stempel dan tanda tangan kepala desa Gunung Maddah tersebut.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang Anton Zulkarnaen mengatakan, sidang perdana kasus pemalsuan stempel dan tanda tangan kepala desa Gunung Maddah berjalan lancar. Menurut dia, tersangka tidak mengajukan keberatan (eksepsi) atas dakwaan tersebut.

”Sidang perdana, pembacaan dakwaan, tersangka menerima dan tidak keberatan,” katanya.


Sidang selanjutnya dengan agenda pemeriksaan saksi akan digelar nanti pada Selasa, 26 Juni mendatang atau setelah hari raya. Menurut dia, berdasarkan berita cara pemeriksaan (BAP) yang diterimanya, jumlah saksi semuanya ada 8 orang. ”Agenda pertama kami akan hadirkan 4 orang saksi dulu,” terangnya.

Baca Juga :  Usai Salat Subuh, Pak Haji Congkel Motor

Ketua Jatim Corruption Watch (JCW) Sampang Moh. Tohir mengatakan, kasus tersebut merupakan salah satu yang dikawalnya, mulai dari penyelidikan hingga penyidikan oleh kepolisian. Maka dari itu, pihaknya berharap penegakan hukum benar-benar ditegakkan. Dengan demikian, memberikan efek jera terhadap pelaku dan tidak ditiru warga Sampang lainnya.

”Saya akan tetap mengawal kasus ini hingga tuntas, sampai kasus ini inkrah,” singkatnya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/