alexametrics
24.4 C
Madura
Tuesday, August 9, 2022

Kaldu Kokot Al-Ghozali Pernah Disinggahi SBY dan Orang Arab

SAMPANG – Depot Kaldu Al-Ghozali sangat familier. Utamanya bagi pencinta kuliner dan para pejabat. Bahkan, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah singgah saat masih menjadi Presiden.

Depot Kaldu Al-Ghozali sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Perintisnya adalah orang tua H Ach. Imam Ghozali. Depot tersebut didirikan pada era 1940-an. Saat itu kaldu yang dijual menggunakan daging kambing.

Kemudian, pada era 1960-an depot tersebut sempat vakum. Sebab, orang tuanya saat itu merantau ke luar Sampang. Warung tersebut kembali dibuka pada 1980-an oleh H Ach. Imam Ghozali.

Sejak dikelola H Ach. Imam Ghozali, terdapat beberapa perubahan. Sejak saat ini tidak menggunakan daging kambing lagi. Dia memilih menggunakan daging sapi.

Baca Juga :  Penikmat dari Tukang Becak hingga Pejabat

Untuk bumbunya, H Ach. Imam Ghozali tidak menggunakan bahan kimia. Seperti, penyedap rasa dan sejenisnya. Sehingga, makanan tersebut sangat aman dan sehat untuk dikonsumsi semua kalangan.

Pemberian nama Al-Ghozali diambil dari nama asli pemiliknya yaitu H. Ach Imam Ghozali dan istrinya yang almarhum Hj Chotijah. Rumah makan tersebut bertahan hingga sekarang.

Depot yang terletak di Jalan Diponegoro Nomor 34, Kota Sampang, itu sudah disinggahi banyak pejabat penting di negeri ini. Termasuk, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menjabat sebagai presiden.

”Alhamdulillah, kami bisa bertahan sampai sekarang. Makanan kami bebas dari penyedap rasa kimia, semuanya masih alami dan bumbunya tak berubah sejak dulu,” kata H Ach. Imam Ghozali, Senin (4/6).

Baca Juga :  Campor Lenteng yang Bikin Ketagihan

Menurut dia, pengunjung yang datang ke depotnya mayoritas kalangan menengah ke atas. Termasuk pejabat dari luar kota. Bahkan dari Arab Saudi juga pernah singgah ke depotnya. ”Semua kalangan alhamdulillah masih percaya dengan olahan kami,” ujarnya.

Mengenai harga beragam. Mulai dari Rp 40 ribu sampai Rp 65 ribu untuk satu porsi lengkap dengan nasi putih. ”Silakan datang ke depot kami. Rasakan dan bedakan olahan dengan menu bumbu khas kami,” pungkasnya.

SAMPANG – Depot Kaldu Al-Ghozali sangat familier. Utamanya bagi pencinta kuliner dan para pejabat. Bahkan, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah singgah saat masih menjadi Presiden.

Depot Kaldu Al-Ghozali sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Perintisnya adalah orang tua H Ach. Imam Ghozali. Depot tersebut didirikan pada era 1940-an. Saat itu kaldu yang dijual menggunakan daging kambing.

Kemudian, pada era 1960-an depot tersebut sempat vakum. Sebab, orang tuanya saat itu merantau ke luar Sampang. Warung tersebut kembali dibuka pada 1980-an oleh H Ach. Imam Ghozali.


Sejak dikelola H Ach. Imam Ghozali, terdapat beberapa perubahan. Sejak saat ini tidak menggunakan daging kambing lagi. Dia memilih menggunakan daging sapi.

Baca Juga :  Nasi Serpang, Makanan Kampung yang Populer di Kota

Untuk bumbunya, H Ach. Imam Ghozali tidak menggunakan bahan kimia. Seperti, penyedap rasa dan sejenisnya. Sehingga, makanan tersebut sangat aman dan sehat untuk dikonsumsi semua kalangan.

Pemberian nama Al-Ghozali diambil dari nama asli pemiliknya yaitu H. Ach Imam Ghozali dan istrinya yang almarhum Hj Chotijah. Rumah makan tersebut bertahan hingga sekarang.

Depot yang terletak di Jalan Diponegoro Nomor 34, Kota Sampang, itu sudah disinggahi banyak pejabat penting di negeri ini. Termasuk, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menjabat sebagai presiden.

”Alhamdulillah, kami bisa bertahan sampai sekarang. Makanan kami bebas dari penyedap rasa kimia, semuanya masih alami dan bumbunya tak berubah sejak dulu,” kata H Ach. Imam Ghozali, Senin (4/6).

Baca Juga :  Lagi, Mahasiswa Jadi Korban Curanmor

Menurut dia, pengunjung yang datang ke depotnya mayoritas kalangan menengah ke atas. Termasuk pejabat dari luar kota. Bahkan dari Arab Saudi juga pernah singgah ke depotnya. ”Semua kalangan alhamdulillah masih percaya dengan olahan kami,” ujarnya.

Mengenai harga beragam. Mulai dari Rp 40 ribu sampai Rp 65 ribu untuk satu porsi lengkap dengan nasi putih. ”Silakan datang ke depot kami. Rasakan dan bedakan olahan dengan menu bumbu khas kami,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/