alexametrics
25.8 C
Madura
Thursday, August 11, 2022

Jelang Muscab PKB Sumenep, Kiai Hazmi Mengundurkan Diri

SUMENEP – Pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumenep diwarnai banyak kejutan. Pertama, persiapan agenda tertinggi partai di tingkat kabupaten itu digelar secara mendadak. Kedua, jelang pelaksanaan muscab, salah satu kandidat calon ketua, yakni Kiai Hazmi Basyir, menyatakan mengundurkan diri dari bursa pencalonan.

Pengunduran diri Hazmi ini disampaikan secara terbuka melalui akun Facebook pribadinya Hazmi Latee sekitar pukul 11.30 Selasa (5/6). Pernyataan sikap itu diberi judul ”Saya Mengundurkan Diri”. ”Kalau tidak ada perubahan jadwal, besok (hari ini, Red) akan diselenggarakan Muscab DPC PKB Sumenep,” tulis Hazmi.

”Dan saya telah menyatakan mundur dari kesediaan untuk dicalonkan sebagai ketua,” tegasnya. Dua alasan yang dia cantumkan mengapa mengundurkan diri dari pencalonan ketua DPC PKB Sumenep. Pertama, dia mengaku terlalu lama menunggu akibat berkali-kali ada perpanjangan kepengurusan.

Baca Juga :  Pasang Sembarangan, Bawaslu Turunkan 62 APK Caleg

Dengan demikian, dia yang awalnya siap tempur seratus persen kini kendur dan merunduk. Jika dipaksakan, dia khawatir tidak memiliki spirit yang cukup untuk menggerakkan mesin partai.

Alasan kedua, dia mengaku lambat laun mulai kehilangan irama untuk mengikuti dan menyesuaikan diri dengan dinamika politik internal PKB Sumenep. ”Mungkin karena tipe saya yang sulit mempertemukan idealisme saya dengan situasi yang saya hadapi,” tambah pria asal Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu.

Tak lupa, putra almarhum KH Abd. Basyir itu menyampaikan terima kasih kepada koleganya di DPW, DPC, dan PAC PKB yang selama ini mendukungnya. ”Sekali lagi terima kasih karena bersama Anda saya makin memahami arti kebersamaan dalam berjuang. Salam PKB,” tegasnya.

Status itu mendapat ratusan respons dari para netizen. Mereka rata-rata terkejut dengan mundurnya Hazmi dari bursa calon ketua DPC PKB Sumenep. Namun, dari kolom komentar Hazmi memastikan bahwa dirinya hanya mundur dari bursa pencalonan ketua. Bukan mundur dari keanggotaan partai.

Baca Juga :  Pj Bupati Tunggu SK Kemendagri, DPRD Siap Bersinergi

Saat dikonfirmasi ulang apakah status tersebut sebagai pernyataan resmi, Hazmi membenarkan. Bahkan dia juga sudah melaporkan keinginan mengundurkan diri itu kepada pengurus PKB di tingkat provinsi. ”Empat hari yang lalu sudah saya sampaikan ke DPW PKB Jawa Timur,” tukasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Sekretaris DPC PKB Sumenep M. Khalqi Kr. membenarkan pengunduran diri Hazmi. Dengan mundurnya kiai muda tersebut, calon ketua DPC PKB Sumenep mengerucut ke dua nama. ”Sekarang tinggal dua kandidat yang kuat. Yakni, Ketua DPRD Sumenep Herman Dali Kusuma dan mantan Ketua DPRD Sumenep KH Imam Hasyim,” katanya. 

SUMENEP – Pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumenep diwarnai banyak kejutan. Pertama, persiapan agenda tertinggi partai di tingkat kabupaten itu digelar secara mendadak. Kedua, jelang pelaksanaan muscab, salah satu kandidat calon ketua, yakni Kiai Hazmi Basyir, menyatakan mengundurkan diri dari bursa pencalonan.

Pengunduran diri Hazmi ini disampaikan secara terbuka melalui akun Facebook pribadinya Hazmi Latee sekitar pukul 11.30 Selasa (5/6). Pernyataan sikap itu diberi judul ”Saya Mengundurkan Diri”. ”Kalau tidak ada perubahan jadwal, besok (hari ini, Red) akan diselenggarakan Muscab DPC PKB Sumenep,” tulis Hazmi.

”Dan saya telah menyatakan mundur dari kesediaan untuk dicalonkan sebagai ketua,” tegasnya. Dua alasan yang dia cantumkan mengapa mengundurkan diri dari pencalonan ketua DPC PKB Sumenep. Pertama, dia mengaku terlalu lama menunggu akibat berkali-kali ada perpanjangan kepengurusan.

Baca Juga :  Fattah Jasin: Bacawabup┬ádari PPP

Dengan demikian, dia yang awalnya siap tempur seratus persen kini kendur dan merunduk. Jika dipaksakan, dia khawatir tidak memiliki spirit yang cukup untuk menggerakkan mesin partai.

Alasan kedua, dia mengaku lambat laun mulai kehilangan irama untuk mengikuti dan menyesuaikan diri dengan dinamika politik internal PKB Sumenep. ”Mungkin karena tipe saya yang sulit mempertemukan idealisme saya dengan situasi yang saya hadapi,” tambah pria asal Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu.

Tak lupa, putra almarhum KH Abd. Basyir itu menyampaikan terima kasih kepada koleganya di DPW, DPC, dan PAC PKB yang selama ini mendukungnya. ”Sekali lagi terima kasih karena bersama Anda saya makin memahami arti kebersamaan dalam berjuang. Salam PKB,” tegasnya.

Status itu mendapat ratusan respons dari para netizen. Mereka rata-rata terkejut dengan mundurnya Hazmi dari bursa calon ketua DPC PKB Sumenep. Namun, dari kolom komentar Hazmi memastikan bahwa dirinya hanya mundur dari bursa pencalonan ketua. Bukan mundur dari keanggotaan partai.

Baca Juga :  Sepeda Motor Dicuri saat Pemilik Salat Jamaah

Saat dikonfirmasi ulang apakah status tersebut sebagai pernyataan resmi, Hazmi membenarkan. Bahkan dia juga sudah melaporkan keinginan mengundurkan diri itu kepada pengurus PKB di tingkat provinsi. ”Empat hari yang lalu sudah saya sampaikan ke DPW PKB Jawa Timur,” tukasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Sekretaris DPC PKB Sumenep M. Khalqi Kr. membenarkan pengunduran diri Hazmi. Dengan mundurnya kiai muda tersebut, calon ketua DPC PKB Sumenep mengerucut ke dua nama. ”Sekarang tinggal dua kandidat yang kuat. Yakni, Ketua DPRD Sumenep Herman Dali Kusuma dan mantan Ketua DPRD Sumenep KH Imam Hasyim,” katanya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/