alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Oknum Bappeda Diduga Mesum, Pemuda Demo Pemkab

PAMEKASAN – Puluhan pemuda menggelar aksi demonstrasi di Kantor Bupati Pamekasan, Senin (4/12). Mereka mendesak bupati bertindak tegas terhadap oknum PNS yang diduga berbuat mesum di kantor badan perencanaan pembangunan (bappeda).

Perbuatan mesum yang terekam video itu mencoreng citra Kota Gerbang Salam. Massa aksi sempat mengajak Sekkab Moh. Alwi menonton video tersebut agar mendorong pemerintah mempercepat penindakan. Sekitar 15 menit berorasi, Sekretaris Bappeda Rahmat Kurniadi Suroso menemui. Namun kedatangannya ditolak massa.

Alasannya, pernyataan yang dikeluarkan Rahmat tidak ada perubahan seperti pada aksi sebelumnya. Tidak lama kemudian, Sekkab Moh. Alwi keluar menemui massa yang tengah berorasi.

Syauki, orator aksi mengatakan, massa memiliki bukti video perbuatan mesum yang diduga terjadi di kantor bappeda. Jauh hari sebelumnya, dugaan perbuatan mesum itu diadukan ke pemerintah. Namun, sampai sekarang tidak ada tindak lanjut. ”Perbuatan mesum ini pelanggaran berat. Pemerintah seharusnya bertindak tegas,” katanya.

Baca Juga :  WTP Lima Kali, Raih Penghargaan Menkeu

Syauki mengatakan, inspektorat berjanji akan menindaklanjuti dengan cara melakukan pemeriksaan. Tetapi, selama ini, pemuda yang tergabung dalam Forum Pemuda Pamekasan Peduli (FPPP) tidak pernah dilibatkan. Padahal, FPPP memiliki bukti konkret berupa video.

Jika penyelidikan kasus tersebut tanpa menggunakan bukti video, hasilnya bisa melenceng. ”Bisa saja nanti diputuskan tidak bersalah, karena tidak memegang bukti,” katanya.

Massa mengajak Sekkab Alwi menonton video tersebut agar video tersebut membantu pemerintah dalam melakukan penyelidikan. Namun, ajakan demonstran itu ditolak.

Massa sempat saling dorong dengan polisi lantaran memaksa masuk ke kantor bupati. FPPP ingin memastikan keberadaan Wabup Khalil Asyari. Sebab, massa ingin bertemu dengan Khalil untuk menyampaikan aduan dugaan mesum itu.

Baca Juga :  Fadol Ketua DPRD Sampang

Sekkab Alwi mengatakan, dugaan perbuatan mesum itu ditindaklanjuti. Kepala bappeda dibantu inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap PNS yang diduga berbuat mesum itu. ”Sudah kami tindak lanjuti. Sekarang masih pemeriksaan,” tandasnya.

PAMEKASAN – Puluhan pemuda menggelar aksi demonstrasi di Kantor Bupati Pamekasan, Senin (4/12). Mereka mendesak bupati bertindak tegas terhadap oknum PNS yang diduga berbuat mesum di kantor badan perencanaan pembangunan (bappeda).

Perbuatan mesum yang terekam video itu mencoreng citra Kota Gerbang Salam. Massa aksi sempat mengajak Sekkab Moh. Alwi menonton video tersebut agar mendorong pemerintah mempercepat penindakan. Sekitar 15 menit berorasi, Sekretaris Bappeda Rahmat Kurniadi Suroso menemui. Namun kedatangannya ditolak massa.

Alasannya, pernyataan yang dikeluarkan Rahmat tidak ada perubahan seperti pada aksi sebelumnya. Tidak lama kemudian, Sekkab Moh. Alwi keluar menemui massa yang tengah berorasi.


Syauki, orator aksi mengatakan, massa memiliki bukti video perbuatan mesum yang diduga terjadi di kantor bappeda. Jauh hari sebelumnya, dugaan perbuatan mesum itu diadukan ke pemerintah. Namun, sampai sekarang tidak ada tindak lanjut. ”Perbuatan mesum ini pelanggaran berat. Pemerintah seharusnya bertindak tegas,” katanya.

Baca Juga :  Kedisiplinan Jadi Atensi, Pemberlakuan Larangan Merokok Ditolak

Syauki mengatakan, inspektorat berjanji akan menindaklanjuti dengan cara melakukan pemeriksaan. Tetapi, selama ini, pemuda yang tergabung dalam Forum Pemuda Pamekasan Peduli (FPPP) tidak pernah dilibatkan. Padahal, FPPP memiliki bukti konkret berupa video.

Jika penyelidikan kasus tersebut tanpa menggunakan bukti video, hasilnya bisa melenceng. ”Bisa saja nanti diputuskan tidak bersalah, karena tidak memegang bukti,” katanya.

Massa mengajak Sekkab Alwi menonton video tersebut agar video tersebut membantu pemerintah dalam melakukan penyelidikan. Namun, ajakan demonstran itu ditolak.

Massa sempat saling dorong dengan polisi lantaran memaksa masuk ke kantor bupati. FPPP ingin memastikan keberadaan Wabup Khalil Asyari. Sebab, massa ingin bertemu dengan Khalil untuk menyampaikan aduan dugaan mesum itu.

Baca Juga :  Wabup Berharap Baznas Bantu Pemkab Atasi Kemiskinan

Sekkab Alwi mengatakan, dugaan perbuatan mesum itu ditindaklanjuti. Kepala bappeda dibantu inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap PNS yang diduga berbuat mesum itu. ”Sudah kami tindak lanjuti. Sekarang masih pemeriksaan,” tandasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/