alexametrics
24 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Komisi III Desak Percepat Pembangunan

SAMPANG – Sisa waktu pelaksanaan tahun anggaran 2019 sudah mepet. Dihitung dari hari ini, masa efektif pelaksanaan proyek tinggal 50 hari lagi. Sebab, lazimnya proyek-proyek pembangunan harus tuntas pada 25 Desember.

Anggota Komisi III DPRD Sampang Hosni mengatakan, 50 hari bukan waktu yang panjang. Karena itulah, pelaksanaan pembangunan di Kota Bahari perlu digenjot. Jika tidak dikebut, akan banyak proyek yang tidak tuntas di akhir tahun.

”Kami meminta agar kerja-kerja pembangunan lebih dikebut. Ini waktunya sudah mepet,” kata Hosni kemarin (4/11).

Meski demikian, politikus PPP itu juga meminta rekanan agar memprioritaskan kualitas. Jangan sampai hanya karena waktu mepet, kualitas tidak diperhatikan. Setiap pelaksanaan pembangunan harus sesuai dengan spesifikasi yang tertera di dokumen rencana anggaran belanja (RAB).

Baca Juga :  Pemkab Sampang Nyatakan 4 Pasien Covid-19 Sembuh

”Jika rekanan tidak bekerja sesuai dengan RAB, dikhawatirkan akan menjadi temuan di kemudian hari. Itu bahaya,” tegasnya.

Saat ini, ada beberapa proyek pembangunan yang sedang berlangsung. Seperti sejumlah paket SPAM, pembangunan Pasar Aeng Sareh, pembangunan kantor diskominfo, dan lainnya. Proyek-proyek tersebut menurutnya perlu dilaksanakan dengan cepat dan tepat waktu.

Pihaknya di komisi III juga berjanji akan melakukan evaluasi, kontrol, dan pengawasan secara ketat. Bila perlu akan turun ke lapangan secara rutin. Sebab, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab komisi III untuk mengontrol pembangunan.

”Beberapa waktu lalu kami sudah turun ke lapangan meninjau beberapa proyek pembangunan. Ada beberapa rekomendasi yang sudah kami sampaikan, baik untuk pelaksana, pengawas ataupun instansi terkait,” jelasnya. 

Baca Juga :  Pemkab Sampang Siapkan Rp 20 Miliar untuk THR PNS

SAMPANG – Sisa waktu pelaksanaan tahun anggaran 2019 sudah mepet. Dihitung dari hari ini, masa efektif pelaksanaan proyek tinggal 50 hari lagi. Sebab, lazimnya proyek-proyek pembangunan harus tuntas pada 25 Desember.

Anggota Komisi III DPRD Sampang Hosni mengatakan, 50 hari bukan waktu yang panjang. Karena itulah, pelaksanaan pembangunan di Kota Bahari perlu digenjot. Jika tidak dikebut, akan banyak proyek yang tidak tuntas di akhir tahun.

”Kami meminta agar kerja-kerja pembangunan lebih dikebut. Ini waktunya sudah mepet,” kata Hosni kemarin (4/11).


Meski demikian, politikus PPP itu juga meminta rekanan agar memprioritaskan kualitas. Jangan sampai hanya karena waktu mepet, kualitas tidak diperhatikan. Setiap pelaksanaan pembangunan harus sesuai dengan spesifikasi yang tertera di dokumen rencana anggaran belanja (RAB).

Baca Juga :  Tiga Perumahan Belum Serahkan Aset

”Jika rekanan tidak bekerja sesuai dengan RAB, dikhawatirkan akan menjadi temuan di kemudian hari. Itu bahaya,” tegasnya.

Saat ini, ada beberapa proyek pembangunan yang sedang berlangsung. Seperti sejumlah paket SPAM, pembangunan Pasar Aeng Sareh, pembangunan kantor diskominfo, dan lainnya. Proyek-proyek tersebut menurutnya perlu dilaksanakan dengan cepat dan tepat waktu.

Pihaknya di komisi III juga berjanji akan melakukan evaluasi, kontrol, dan pengawasan secara ketat. Bila perlu akan turun ke lapangan secara rutin. Sebab, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab komisi III untuk mengontrol pembangunan.

”Beberapa waktu lalu kami sudah turun ke lapangan meninjau beberapa proyek pembangunan. Ada beberapa rekomendasi yang sudah kami sampaikan, baik untuk pelaksana, pengawas ataupun instansi terkait,” jelasnya. 

Baca Juga :  Berlomba-lomba Kirim Balot Dukungan
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/