alexametrics
21.1 C
Madura
Thursday, August 11, 2022

Polres Pamekasan Buru Pelaku Pembacokan

PAMEKASAN – Kasus pembacokan Mohtar, 24, warga Dusun Barat, Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, masih buram. Hingga Rabu (4/10) polisi belum berhasil mengungkap pelakunya. Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Hari Siswo Suwarno mengatakan, polisi sempat mengamankan satu orang yang diduga sebagai pelaku. Namun, akhirnya dia dilepas lantaran tidak cukup bukti.

Polisi terus melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Pencarian data di lapangan terus dilakukan. Polisi juga berupaya meminta keterangan korban. ”Belum ada tersangka,” katanya.Hari menyampaikan, korban masih dalam perawatan intensif dari tenaga medis. Karena itu tidak bisa dimintai keterangan. Akibatnya pencarian identitas pelaku belum berjalan dengan baik.

Mantan Kasatpol Air Polres Sampang itu mengatakan, polisi akan terus memburu pelaku. Jika tertangkap, akan diproses sesuai hukum yang berlaku. ”Pengejaran akan terus kami lakukan,” katanya.Kasubbaghumas Polres Pamekasan AKP Osa Maliki menyampaikan, polisi akan terus melakukan penyelidikan terhadap kasus pembacokan itu. Pemeriksaan saksi dan pencarian data di lapangan dilakukan.

Baca Juga :  Pelaku Pembacokan Menyerahkan Diri

Tujuannya, agar pelaku segera terdeteksi dan tertangkap. Kemudian, bisa diproses sesuai hukum yang berlaku. ”Kami terus kejar pelakunya. Polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.Kades Bulangan Barat Surahman menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada aparat kepolisian. Pencarian tersangka, termasuk sanksi hukum yang bakal dijatuhkan dipasrahkan kepada pihak berwajib.

Dia beharap, pelaku bisa segera ditangkap. Dengan demikian, keresahan masyarakat terhadap tindak pidana penganiayaan itu bisa segera mereda. ”Kami pasrah kepada aparat kepolisian,” katanya. Untuk diketahui, insiden pembacokan terhadap Mohtar terjadi di Desa Lebbek, Kecamatan Pakong. Pada waktu kejadian, korban membonceng mertuanya, Muanah, yang hendak berbelanja ke pasar. 

PAMEKASAN – Kasus pembacokan Mohtar, 24, warga Dusun Barat, Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, masih buram. Hingga Rabu (4/10) polisi belum berhasil mengungkap pelakunya. Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Hari Siswo Suwarno mengatakan, polisi sempat mengamankan satu orang yang diduga sebagai pelaku. Namun, akhirnya dia dilepas lantaran tidak cukup bukti.

Polisi terus melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Pencarian data di lapangan terus dilakukan. Polisi juga berupaya meminta keterangan korban. ”Belum ada tersangka,” katanya.Hari menyampaikan, korban masih dalam perawatan intensif dari tenaga medis. Karena itu tidak bisa dimintai keterangan. Akibatnya pencarian identitas pelaku belum berjalan dengan baik.

Mantan Kasatpol Air Polres Sampang itu mengatakan, polisi akan terus memburu pelaku. Jika tertangkap, akan diproses sesuai hukum yang berlaku. ”Pengejaran akan terus kami lakukan,” katanya.Kasubbaghumas Polres Pamekasan AKP Osa Maliki menyampaikan, polisi akan terus melakukan penyelidikan terhadap kasus pembacokan itu. Pemeriksaan saksi dan pencarian data di lapangan dilakukan.

Baca Juga :  Gugus Tugas Reforma Agraria Tangani Masalah Kepemilikan dan Penguasaan Lahan

Tujuannya, agar pelaku segera terdeteksi dan tertangkap. Kemudian, bisa diproses sesuai hukum yang berlaku. ”Kami terus kejar pelakunya. Polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.Kades Bulangan Barat Surahman menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada aparat kepolisian. Pencarian tersangka, termasuk sanksi hukum yang bakal dijatuhkan dipasrahkan kepada pihak berwajib.

Dia beharap, pelaku bisa segera ditangkap. Dengan demikian, keresahan masyarakat terhadap tindak pidana penganiayaan itu bisa segera mereda. ”Kami pasrah kepada aparat kepolisian,” katanya. Untuk diketahui, insiden pembacokan terhadap Mohtar terjadi di Desa Lebbek, Kecamatan Pakong. Pada waktu kejadian, korban membonceng mertuanya, Muanah, yang hendak berbelanja ke pasar. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/