alexametrics
20.8 C
Madura
Tuesday, August 16, 2022

HUT Ke-76, BNI Perkuat Bisnis Global

JAKARTA – Perayaan HUT Ke-76 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI sebagai bank global asal Indonesia. Raihan kinerja positif global banking services sekaligus rencana strategis menjadi modal Bank BUMN berkode saham BBNI ini untuk terus meningkatkan eksistensinya di kancah internasional.

Sepanjang Januari-Mei 2022, BNI telah berhasil mencatatkan pertumbuhan volume transaksi ekspor yang sangat baik, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 30,62 %. Total kredit cabang luar negeri tercatat US$ 3,9 miliar, naik dengan sangat membanggakan 18 % secara tahunan.

Komut BNI Agus Dermawan Wintarto Martowardojo menyampaikan, sejak awal BNI telah didesain sebagai bank yang berjaring internasional serta berkapasitas global.

“76 tahun lalu, tepatnya pada 5 Juli 1946, di tengah berkobarnya api perjuangan mempertahankan kemerdekaan, pemerintah mendirikan BNI sebagai bank sirkulasi atau bank sentral milik negara Republik Indonesia,” ucapnya.

Sejak tahun 1955, BNI beroperasi sebagai bank komersial dan langsung mengambil peran sebagai bank kapabilitas global. Saat itu, membuka cabang pertama di luar negeri yaitu di Singapura. Tahun 1959 membuka kantor di Jepang dan tahun 1963 di Hongkong.

”Selamat ulang tahun ke-76 Bank Negara Indonesia. Hari ini merupakan momen bersejarah yang patut kita banggakan,” kata Agus.

Dirut BNI Royke Tumilaar menyampaikan, BNI telah berkelana ke berbagai negara untuk membantu mitra mengembangkan bisnis ke level yang lebih tinggi. Perseroan akan lebih gencar membantu nasabah menemukan potensi pertumbuhan yang lebih kuat melalui berbagai jaringan sekaligus solusi perbankan.

Dijelaskan, 76 tahun merupakan ajang pembuktian BNI sebagai lembaga keuangan yang agile, mampu beradaptasi kala dihadapkan pada tantangan-tantangan baru. Apabila dimanfaatkan dengan baik, dapat menjadi peluang untuk meraih kesuksesan.

Baca Juga :  Eropa Aja Berburu Batubara, Indonesia Harus Apa?

“Dalam perayaan HUT tahun ini, kami mengangkat tema ‘BNI for Stronger Indonesia’ yang maknanya menggambarkan perjalanan BNI berkarya untuk Indonesia dalam mendukung pemulihan ekonomi pasca pandemi. Supaya BNI dapat melompat lebih tinggi, menjadikan BNI lebih kuat dan tumbuh secara berkelanjutan,” katanya.

Royke memaparkan,belum lama ini BNI membuka kantor cabang di Belanda untuk membantu penetrasi pasar ekspor di beberapa negara di kawasan Eropa. “Kami menjaring potensi-potensi luar negeri, kami berencana membuka kantor cabang lagi,” sebutnya.

Untuk mendukung semua langkah strategis tersebut, BNI memiliki tiga produk champion. Pertama, BNI Mobile Banking. BNI terus memperluas layanan dengan memanfaatkan ekosistem BNI Group, retailer, dan Global Mitra. Khususnya menjawab permintaan pelanggan di era digital modern ini zaman perbankan.

BNI memiliki program BNI Xpora. BUMN fokus mendorong kenaikan kelas pelaku UMKM dengan cara memanfaatkan berbagai kesempatan ekspor ke luar pasar global. BNI membangun basis bisnis yang kuat di luar negeri dengan mengoptimalkan diaspora yang telah menjadi agen promotor Indonesia.

Ketiga, BNI memiliki Corporate Digital Services, salah satunya BNIDirect yang mengintegrasikan solusi bisnis dan tata kelola keuangan nasabah. Termasuk solusi bisnis internasional banking.

Target nasabah dari layanan ini adalah nasabah korporasi, komersial dan usaha kecil maupun rintisan. Termasuk pebisnis luar negeri yang memiliki bisnis partner di Indonesia, pebisnis Indonesia yang jangkauan usahanya di luar negeri dan/atau memiliki group usaha di luar negeri, perwakilan pemerintah Indonesia yang ada di luar negeri serta para diaspora Indonesia.

Baca Juga :  Tim Juri Madura Awards 2018 Gelar Rapat

“Khusus untuk BNIDirect, kami akan melaunching BNIDirect Overseas London dan CxO Dashboard (layanan informasi keuangan yang terkonsolidasi baik asset, liquidity maupun liabilities perusahaan beserta group usahanya di dalam negeri dan luar negeri),” pungkasnya.

Sepak Terjang BNI Bantu UMKM Go Global
Sepanjang tahun 2022, beberapa langkah nyata telah dilakukan BNI untuk mendorong UMKM Go Global. Mulai menggandeng TradeBeyond Limited yakni platform e-commerce terbesar di Hong Kong.

Kerja sama ini ditujukan untuk mencarikan ruang bagi UMKM lokal agar mendapat perhatian secara langsung masyarakat di Hong Kong serta beberapa negara pengguna aplikasi tersebut.

BNI juga menggandeng International Chamber of Commerce (ICC) atau Kamar Dagang Internasional Indonesia dalam rangka penguatan kapasitas dan jaringan pemasaran UMKM Go Global. BNI menjadi preferred bank untuk mengoptimalkan seluruh kantor cabang luar negeri yang cakupannya hampir di seluruh dunia.

Selanjutnya, perseroan juga telah membangun kerja sama dengan Korean Imported Assosiation (KOIMA) dalam hal penguatan basis data. Termasuk penyelenggaraan business matching yang lebih intensif antara Indonesia dengan Negeri K-Pop.

Untuk memperkuat pembiayaan, BNI juga bekerja sama dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). BNI berkolaborasi dengan Lembaga yang dikenal Eximbank ini dalam hal pembiayaan skema fast track dengan maksimum fasilitas pembiayaan hingga Rp 25 miliar.

“Untuk meningkatkan ekspor pelaku UMKM, BNI menjaring komunitas pelaku UMKM diaspora di New York, Hongkong, Korea, dan Amsterdam. Bahkan, BNI mulai menyalurkan kredit diaspora loan,” tandasnya. (*/par)

JAKARTA – Perayaan HUT Ke-76 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI sebagai bank global asal Indonesia. Raihan kinerja positif global banking services sekaligus rencana strategis menjadi modal Bank BUMN berkode saham BBNI ini untuk terus meningkatkan eksistensinya di kancah internasional.

Sepanjang Januari-Mei 2022, BNI telah berhasil mencatatkan pertumbuhan volume transaksi ekspor yang sangat baik, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 30,62 %. Total kredit cabang luar negeri tercatat US$ 3,9 miliar, naik dengan sangat membanggakan 18 % secara tahunan.

Komut BNI Agus Dermawan Wintarto Martowardojo menyampaikan, sejak awal BNI telah didesain sebagai bank yang berjaring internasional serta berkapasitas global.


“76 tahun lalu, tepatnya pada 5 Juli 1946, di tengah berkobarnya api perjuangan mempertahankan kemerdekaan, pemerintah mendirikan BNI sebagai bank sirkulasi atau bank sentral milik negara Republik Indonesia,” ucapnya.

Sejak tahun 1955, BNI beroperasi sebagai bank komersial dan langsung mengambil peran sebagai bank kapabilitas global. Saat itu, membuka cabang pertama di luar negeri yaitu di Singapura. Tahun 1959 membuka kantor di Jepang dan tahun 1963 di Hongkong.

”Selamat ulang tahun ke-76 Bank Negara Indonesia. Hari ini merupakan momen bersejarah yang patut kita banggakan,” kata Agus.

Dirut BNI Royke Tumilaar menyampaikan, BNI telah berkelana ke berbagai negara untuk membantu mitra mengembangkan bisnis ke level yang lebih tinggi. Perseroan akan lebih gencar membantu nasabah menemukan potensi pertumbuhan yang lebih kuat melalui berbagai jaringan sekaligus solusi perbankan.

- Advertisement -

Dijelaskan, 76 tahun merupakan ajang pembuktian BNI sebagai lembaga keuangan yang agile, mampu beradaptasi kala dihadapkan pada tantangan-tantangan baru. Apabila dimanfaatkan dengan baik, dapat menjadi peluang untuk meraih kesuksesan.

Baca Juga :  Saksi Kasus Penembakan Dapat Ancaman

“Dalam perayaan HUT tahun ini, kami mengangkat tema ‘BNI for Stronger Indonesia’ yang maknanya menggambarkan perjalanan BNI berkarya untuk Indonesia dalam mendukung pemulihan ekonomi pasca pandemi. Supaya BNI dapat melompat lebih tinggi, menjadikan BNI lebih kuat dan tumbuh secara berkelanjutan,” katanya.

Royke memaparkan,belum lama ini BNI membuka kantor cabang di Belanda untuk membantu penetrasi pasar ekspor di beberapa negara di kawasan Eropa. “Kami menjaring potensi-potensi luar negeri, kami berencana membuka kantor cabang lagi,” sebutnya.

Untuk mendukung semua langkah strategis tersebut, BNI memiliki tiga produk champion. Pertama, BNI Mobile Banking. BNI terus memperluas layanan dengan memanfaatkan ekosistem BNI Group, retailer, dan Global Mitra. Khususnya menjawab permintaan pelanggan di era digital modern ini zaman perbankan.

BNI memiliki program BNI Xpora. BUMN fokus mendorong kenaikan kelas pelaku UMKM dengan cara memanfaatkan berbagai kesempatan ekspor ke luar pasar global. BNI membangun basis bisnis yang kuat di luar negeri dengan mengoptimalkan diaspora yang telah menjadi agen promotor Indonesia.

Ketiga, BNI memiliki Corporate Digital Services, salah satunya BNIDirect yang mengintegrasikan solusi bisnis dan tata kelola keuangan nasabah. Termasuk solusi bisnis internasional banking.

Target nasabah dari layanan ini adalah nasabah korporasi, komersial dan usaha kecil maupun rintisan. Termasuk pebisnis luar negeri yang memiliki bisnis partner di Indonesia, pebisnis Indonesia yang jangkauan usahanya di luar negeri dan/atau memiliki group usaha di luar negeri, perwakilan pemerintah Indonesia yang ada di luar negeri serta para diaspora Indonesia.

Baca Juga :  IndiHome Hadirkan Paket Promo Akhir Tahun

“Khusus untuk BNIDirect, kami akan melaunching BNIDirect Overseas London dan CxO Dashboard (layanan informasi keuangan yang terkonsolidasi baik asset, liquidity maupun liabilities perusahaan beserta group usahanya di dalam negeri dan luar negeri),” pungkasnya.

Sepak Terjang BNI Bantu UMKM Go Global
Sepanjang tahun 2022, beberapa langkah nyata telah dilakukan BNI untuk mendorong UMKM Go Global. Mulai menggandeng TradeBeyond Limited yakni platform e-commerce terbesar di Hong Kong.

Kerja sama ini ditujukan untuk mencarikan ruang bagi UMKM lokal agar mendapat perhatian secara langsung masyarakat di Hong Kong serta beberapa negara pengguna aplikasi tersebut.

BNI juga menggandeng International Chamber of Commerce (ICC) atau Kamar Dagang Internasional Indonesia dalam rangka penguatan kapasitas dan jaringan pemasaran UMKM Go Global. BNI menjadi preferred bank untuk mengoptimalkan seluruh kantor cabang luar negeri yang cakupannya hampir di seluruh dunia.

Selanjutnya, perseroan juga telah membangun kerja sama dengan Korean Imported Assosiation (KOIMA) dalam hal penguatan basis data. Termasuk penyelenggaraan business matching yang lebih intensif antara Indonesia dengan Negeri K-Pop.

Untuk memperkuat pembiayaan, BNI juga bekerja sama dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). BNI berkolaborasi dengan Lembaga yang dikenal Eximbank ini dalam hal pembiayaan skema fast track dengan maksimum fasilitas pembiayaan hingga Rp 25 miliar.

“Untuk meningkatkan ekspor pelaku UMKM, BNI menjaring komunitas pelaku UMKM diaspora di New York, Hongkong, Korea, dan Amsterdam. Bahkan, BNI mulai menyalurkan kredit diaspora loan,” tandasnya. (*/par)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/