alexametrics
23.8 C
Madura
Wednesday, August 17, 2022

Estimasi Penyaluran KUR BRI Serap 32,1 Juta Lapangan Kerja

JAKARTA – Penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI diestimasi dapat menyerap 32,1 juta lapangan kerja. Hal ini terungkap dari riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan judul ”Dampak Ekonomi dan Sosial Penyaluran KUR di Masa Pandemi”. Salah satu poin dalam riset tersebut menyampaikan bahwa akses KUR berpotensi meningkatkan penyerapan tenaga kerja rata-rata 3 orang.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama BRI Sunarso. Dia mengatakan, hasil riset BRIN menunjukkan setiap akses KUR berpotensi meningkatkan penyerapan tenaga kerja 3 orang. Saat ini BRI memiliki 10,7 juta nasabah existing KUR dari segmen KUR supermikro, KUR mikro, dan KUR kecil. Maka, dari penyaluran KUR BRI terhadap 10,7 juta nasabah tersebut, diestimasi dapat menyerap 32,1 juta lapangan kerja di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Terdepan Terapkan Prinsip ESG, BRI Dinilai Unggul di "Investasi Hijau"

Sepanjang Januari hingga akhir Mei 2022, BRI telah menyalurkan KUR Rp 104,5 triliun kepada 2,7 juta pelaku UMKM atau setara dengan 41,12 persen dari target yang di-breakdown oleh pemerintah di tahun ini sebesar Rp 254,1 triliun. Mayoritas penyaluran KUR BRI didominasi sektor produksi sebesar 57,38 persen.

BRI optimistis tahun ini dapat menyalurkan KUR sesuai dengan breakdown yang diberikan oleh pemerintah. Di antaranya dengan menyiapkan strategi penyaluran KUR BRI di tahun 2022 akan tetap pada selective growth yang selaras dengan strategi penyaluran kredit BRI secara umum.

Selain itu BRI akan memanfaatkan hyperlocal ecosystem dengan fokus pada ekosistem desa, pasar kelompok usaha, dan komoditas tertentu. BRI juga terus melakukan pemberdayaan melalui digitalisasi, yakni dengan platform PARI, Localokadanpasar.id.

Baca Juga :  Kenalkan Keunikan UMKM Lokal, BRI Raih Penghargaan Omni Brands of The Year 2022

Sunarso menegaskan BRI akan terus melakukan pemberdayaan UMKM untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut dia, cara terbaik menyejahterakan rakyat dengan memberi pekerjaan. Maka, melalui pemberdayaan UMKM salah satunya penyaluran KUR adalah meningkatkan penyerapan tenaga kerja Indonesia.

”Artinya, bagaimana kita tetap menjaga negara bisa men-deliver kesejahteraan kepada rakyat,” pungkas Sunarso. (*/luq/par)

JAKARTA – Penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI diestimasi dapat menyerap 32,1 juta lapangan kerja. Hal ini terungkap dari riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan judul ”Dampak Ekonomi dan Sosial Penyaluran KUR di Masa Pandemi”. Salah satu poin dalam riset tersebut menyampaikan bahwa akses KUR berpotensi meningkatkan penyerapan tenaga kerja rata-rata 3 orang.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama BRI Sunarso. Dia mengatakan, hasil riset BRIN menunjukkan setiap akses KUR berpotensi meningkatkan penyerapan tenaga kerja 3 orang. Saat ini BRI memiliki 10,7 juta nasabah existing KUR dari segmen KUR supermikro, KUR mikro, dan KUR kecil. Maka, dari penyaluran KUR BRI terhadap 10,7 juta nasabah tersebut, diestimasi dapat menyerap 32,1 juta lapangan kerja di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Menteri BUMN: Holding UMi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Sepanjang Januari hingga akhir Mei 2022, BRI telah menyalurkan KUR Rp 104,5 triliun kepada 2,7 juta pelaku UMKM atau setara dengan 41,12 persen dari target yang di-breakdown oleh pemerintah di tahun ini sebesar Rp 254,1 triliun. Mayoritas penyaluran KUR BRI didominasi sektor produksi sebesar 57,38 persen.


BRI optimistis tahun ini dapat menyalurkan KUR sesuai dengan breakdown yang diberikan oleh pemerintah. Di antaranya dengan menyiapkan strategi penyaluran KUR BRI di tahun 2022 akan tetap pada selective growth yang selaras dengan strategi penyaluran kredit BRI secara umum.

Selain itu BRI akan memanfaatkan hyperlocal ecosystem dengan fokus pada ekosistem desa, pasar kelompok usaha, dan komoditas tertentu. BRI juga terus melakukan pemberdayaan melalui digitalisasi, yakni dengan platform PARI, Localokadanpasar.id.

Baca Juga :  Bermanfaat, Rencanakan Gelar Setiap Tahun

Sunarso menegaskan BRI akan terus melakukan pemberdayaan UMKM untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut dia, cara terbaik menyejahterakan rakyat dengan memberi pekerjaan. Maka, melalui pemberdayaan UMKM salah satunya penyaluran KUR adalah meningkatkan penyerapan tenaga kerja Indonesia.

”Artinya, bagaimana kita tetap menjaga negara bisa men-deliver kesejahteraan kepada rakyat,” pungkas Sunarso. (*/luq/par)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/