alexametrics
21 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Debat Kedua Angkat Upaya Pemberantasan Korupsi

BANGKALAN – Tiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Bangkalan akan kembali berdebat pada Selasa (24/4) mendatang. Lokasinya sama seperti debat publik pertama di studio JTV Surabaya. Salah satu yang akan diangkat dalam acara itu yakni tentang pemberantasan korupsi.

Komisioner KPU Bangkalan Badrun mengutarakan, debat publik merupakan bagian dari kampanye yang difasilitasi KPU. Ketiga paslon, yakni nomor urut I Farid Alfauzi-Sudarmawan, nomor urut 2 Imam Buchori-Mondir A. Rofii, dan nomor urut 3 Abdul Latif Amin Imron-Mohni memiliki kesempatan untuk menyampaikan program-programnya ketika nantinya terpilih.

”Ini debat kandidat baru putaran pertama. Nanti ada kedua dan ketiga. Semua lokasi debat di Surabaya. Ya semacam adu gagasan dan konsep,” katanya Kamis (5/4).

Baca Juga :  Polres Bakal Bentuk Satgas Antipolitik Uang

Badrun menyampaikan, dalam debat putaran kedua nanti mengangkat tema tentang peningkatan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, program kependudukan, KB dan pembangunan daerah, pemberantasan korupsi, narkoba, tenaga kerja, pendidikan, teknologi informasi, lingkungan hidup, disabilitas, dan peranan perempuan. ”Semua tema yang diambil dalam debat putaran kedua berkaitan dengan persoalan-persoalan yang sering terjadi di tengah masyarakat,” jelasnya.

Misalnya, lanjut Badrun, mengenai korupsi, narkoba, pendidikan, dan lainnya. Itu kerap kali bersentuhan dengan masyarakat. ”Nah, nanti bagaimana pandangan para paslon melihat persoalan ini,” ujarnya.

Dengan begitu, masyarakat Bangkalan bisa lebih paham dan mengetahui tentang komitmen para paslon selama lima tahun ke depan. ”Makanya, gunakan hak pilihnya. Coblos sesuai hati nurani,” ajaknya.

Baca Juga :  Kiai Mahrus Divonis 3,5 Tahun Penjara Kasus Penipuan Umrah

Anggota tim ahli UTM Bangkalan Surokim mengungkapkan, dalam debat putaran kedua ini tampaknya bakal lebih seru dan layak dinantikan. Sebab, yang didebatkan menyangkut hal-hal yang lebih teknis dan solutif guna mengetahui seberapa taktis para paslon memiliki keterampilan manajerial dalam menyelesaikan masalah yang urgen di masyarakat.

”Layak disimak, karena menyangkut penyelesaian problem riil yang dihadapi masyarakat Bangkalan” katanya.

Seperti diketahui, debat publik putaran pertama antar paslon bupati dan wakil bupati Bangkalan sudah digelar dan disiarkan langsung di JTV Surabaya, Rabu malam (4/4). Tema yang diusung oleh KPU yaitu Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Memajukan Daerah. 

BANGKALAN – Tiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Bangkalan akan kembali berdebat pada Selasa (24/4) mendatang. Lokasinya sama seperti debat publik pertama di studio JTV Surabaya. Salah satu yang akan diangkat dalam acara itu yakni tentang pemberantasan korupsi.

Komisioner KPU Bangkalan Badrun mengutarakan, debat publik merupakan bagian dari kampanye yang difasilitasi KPU. Ketiga paslon, yakni nomor urut I Farid Alfauzi-Sudarmawan, nomor urut 2 Imam Buchori-Mondir A. Rofii, dan nomor urut 3 Abdul Latif Amin Imron-Mohni memiliki kesempatan untuk menyampaikan program-programnya ketika nantinya terpilih.

”Ini debat kandidat baru putaran pertama. Nanti ada kedua dan ketiga. Semua lokasi debat di Surabaya. Ya semacam adu gagasan dan konsep,” katanya Kamis (5/4).

Baca Juga :  Slamet Sosok Pemimpin Visioner

Badrun menyampaikan, dalam debat putaran kedua nanti mengangkat tema tentang peningkatan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, program kependudukan, KB dan pembangunan daerah, pemberantasan korupsi, narkoba, tenaga kerja, pendidikan, teknologi informasi, lingkungan hidup, disabilitas, dan peranan perempuan. ”Semua tema yang diambil dalam debat putaran kedua berkaitan dengan persoalan-persoalan yang sering terjadi di tengah masyarakat,” jelasnya.

Misalnya, lanjut Badrun, mengenai korupsi, narkoba, pendidikan, dan lainnya. Itu kerap kali bersentuhan dengan masyarakat. ”Nah, nanti bagaimana pandangan para paslon melihat persoalan ini,” ujarnya.

Dengan begitu, masyarakat Bangkalan bisa lebih paham dan mengetahui tentang komitmen para paslon selama lima tahun ke depan. ”Makanya, gunakan hak pilihnya. Coblos sesuai hati nurani,” ajaknya.

Baca Juga :  KPU Bangkalan Prediksi Jumlah Pemilih Naik 3 Persen

Anggota tim ahli UTM Bangkalan Surokim mengungkapkan, dalam debat putaran kedua ini tampaknya bakal lebih seru dan layak dinantikan. Sebab, yang didebatkan menyangkut hal-hal yang lebih teknis dan solutif guna mengetahui seberapa taktis para paslon memiliki keterampilan manajerial dalam menyelesaikan masalah yang urgen di masyarakat.

”Layak disimak, karena menyangkut penyelesaian problem riil yang dihadapi masyarakat Bangkalan” katanya.

Seperti diketahui, debat publik putaran pertama antar paslon bupati dan wakil bupati Bangkalan sudah digelar dan disiarkan langsung di JTV Surabaya, Rabu malam (4/4). Tema yang diusung oleh KPU yaitu Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Memajukan Daerah. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/