alexametrics
20.8 C
Madura
Wednesday, August 17, 2022

Gerebek Rumah Bandar, Polres Bangkalan Temukan 2 Warga Surabaya Nyabu

BANGKALAN-Upaya polres menangkap bandar sabu-sabu (SS) bernama Risma gagal. Saat menggerebek rumah Risma di Desa Parseh, Kecamatan Socah, yang bersangkutan tidak ada. Polisi hanya bisa menangkap Achmad Sugiyanto (anak buah Risma, Red) dan dua pembeli SS yaitu Deby Agus Putro serta Moh Agus Suhendra.

Rumah yang digerebek polisi sebenarnya milik H Yunus, bandar narkoba yang sebelumnya telah diringkus Ditresnarkoba Polda Jatim. Meski disel, bisnis narkoba jenis SS jalan terus. Informasinya, dikelola sang istri yakni Risma. Cuma saat digerebek, Risma tidak ada di rumah.

Berdasar hasil pemeriksaan sementara, Deby Agus Putro berusia 25 tahun dan Moh Agus Suhendra berusia 24 tahun. Keduanya mengaku warga Kota Surabaya. Sementara Achmad Sugiyanto berusia 24 tahun asal Kelurahan Pejagan, Kecamatan Kota Bangkalan.

Baca Juga :  Amankan Ratusan Botol Miras di Tengah Laut

Dari tangan Sugiyanto, polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) SS seberat 0,44 gram; 0,48 gram dan 6 pipet kaca kosong. Termasuk 10 sendok, 1 kompor, 1 botol kecil berisi cairan alkohol, 2 korek api, 2 tutup bong,13 sedotan warna putih, 1 gulung alumunium foil serta uang tunai Rp 150 ribu.

Sementara dari Deby dan Suhendra, polisi menyita BB berupa 0,24 gram SS dan 1 buah pipet kaca dengan sisa SS 1,14 gram. Plus satu set bong. Keduanya diciduk saat mengonsumsi SS. Setiap melayani pembeli, Sugiyanto diberi upah Rp 100 ribu per hari.

AKP Moh Widji Santoso, Kasubbaghumas Polres Bangkalan menuturkan, tersangka dan BB dibawa ke mapolres, Senin (4/3). Sedangkan Risma saat ini masuk dalam DPO. “Kasus ini dikembangkan untuk mengungkap pelaku lain. Sementara Risma, masih dikejar,” pungkasnya. (Julian Isna)

Baca Juga :  Pengesahan APBD Perubahan Molor

BANGKALAN-Upaya polres menangkap bandar sabu-sabu (SS) bernama Risma gagal. Saat menggerebek rumah Risma di Desa Parseh, Kecamatan Socah, yang bersangkutan tidak ada. Polisi hanya bisa menangkap Achmad Sugiyanto (anak buah Risma, Red) dan dua pembeli SS yaitu Deby Agus Putro serta Moh Agus Suhendra.

Rumah yang digerebek polisi sebenarnya milik H Yunus, bandar narkoba yang sebelumnya telah diringkus Ditresnarkoba Polda Jatim. Meski disel, bisnis narkoba jenis SS jalan terus. Informasinya, dikelola sang istri yakni Risma. Cuma saat digerebek, Risma tidak ada di rumah.

Berdasar hasil pemeriksaan sementara, Deby Agus Putro berusia 25 tahun dan Moh Agus Suhendra berusia 24 tahun. Keduanya mengaku warga Kota Surabaya. Sementara Achmad Sugiyanto berusia 24 tahun asal Kelurahan Pejagan, Kecamatan Kota Bangkalan.

Baca Juga :  RadarMadura.id Terverifikasi Faktual, Ini Harapan Kapolres Bangkalan


Dari tangan Sugiyanto, polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) SS seberat 0,44 gram; 0,48 gram dan 6 pipet kaca kosong. Termasuk 10 sendok, 1 kompor, 1 botol kecil berisi cairan alkohol, 2 korek api, 2 tutup bong,13 sedotan warna putih, 1 gulung alumunium foil serta uang tunai Rp 150 ribu.

Sementara dari Deby dan Suhendra, polisi menyita BB berupa 0,24 gram SS dan 1 buah pipet kaca dengan sisa SS 1,14 gram. Plus satu set bong. Keduanya diciduk saat mengonsumsi SS. Setiap melayani pembeli, Sugiyanto diberi upah Rp 100 ribu per hari.

AKP Moh Widji Santoso, Kasubbaghumas Polres Bangkalan menuturkan, tersangka dan BB dibawa ke mapolres, Senin (4/3). Sedangkan Risma saat ini masuk dalam DPO. “Kasus ini dikembangkan untuk mengungkap pelaku lain. Sementara Risma, masih dikejar,” pungkasnya. (Julian Isna)

Baca Juga :  Hendak Disergap Polisi, Warga Bangkalan Sembunyi di Plafon Rumah

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/