alexametrics
20.7 C
Madura
Saturday, July 2, 2022

KPU: Bakal Calon Tidak Boleh Pailit

SAMPANG – Sesuai jadwal, pendaftaran bacabup dan bacawabup Sampang akan dibuka 8–10 Januari. Sejumlah persyaratan harus dilenglapi oleh semua kandidat. Misalnya, bakal calon (balon) tidak dalam kondisi pailit.

Demikian disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang Syamsul Mu’arif Kamis (4/1). Penegasan tentang bebas pailit harus berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dan harus diserahkan bacabup dan bacawabup saat mendaftar ke KPU.

”Bakal calon akan dilengkapi surat keputusan tidak dalam kondisi pailit dari pegadilan negeri atau pengadilan niaga. Khusus untuk bacabup dan bacawabup, ketentuan pailit nantinya dari pengadilan niaga yang berkantor di Surabaya,” paparnya.

Syamsul juga menjelaskan, dalam pendaftaran nanti ada dua syarat yang harus dilengkapi. Pertama, syarat pencalonan dan syarat calon. Syarat pencalonan yaitu partai politik atau gabungan partai politik yang mendaftarkan pasangan calon harus mendapat 20 persen dari akumulasi perolehan kursi di DPRD.

Baca Juga :  Safari Kepulauan Momen Serap Aspirasi Masyarakat dan Pantau Pembangunan

”Jumlah kursi di DPRD 45, sehingga dukungan minimal bagi bakal pasangan cabup dan cawabup minimal harus mendapatkan dukungan 9 kursi,” katanya.

”Paling sedikit memperoleh 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah hasil Pemilu Legislatif  2014,” imbuhnya.

Sementara syarat calon, salah satunya ketika mendaftar tidak berstatus sebagai pejabat. ”Di mana nantinya yang bersangkutan menyerahkan surat pengunduran diri dari jabatan sebelumnya,”  tambahnya.

Ketua AKD Sampang Abdullah Hidayat, salah seorang bacawabup sudah mempersiapkan semua berkas pengunduran diri dari jabatan kepala desa. Saat ini tinggal menunggu penyelesaian. ”Meskipun kurang empat hari lagi, pasti nututi. Sudah semua kok (surat pengunduran diri, Red). Tinggal menunggu saja,” klaimnya.

Baca Juga :  Susul Wagub Emil Dardak, BBPJN VIII Ngaku Sudah Tinjau Jembatan Ambles

Pria yang akrab disapa Ab itu menambahkan, pengunduran dari kepala desa sudah dilaksanakan. Seperti laporan ke polres dan tembusan ke polda serta laporan kekayaan ke KPK juga sudah selesai. ”Kalau sudah ditetapkan sebagai calon di KPU, akan ditentukan PAW (pergantian antarwaktu),” tutupnya. 

SAMPANG – Sesuai jadwal, pendaftaran bacabup dan bacawabup Sampang akan dibuka 8–10 Januari. Sejumlah persyaratan harus dilenglapi oleh semua kandidat. Misalnya, bakal calon (balon) tidak dalam kondisi pailit.

Demikian disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang Syamsul Mu’arif Kamis (4/1). Penegasan tentang bebas pailit harus berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dan harus diserahkan bacabup dan bacawabup saat mendaftar ke KPU.

”Bakal calon akan dilengkapi surat keputusan tidak dalam kondisi pailit dari pegadilan negeri atau pengadilan niaga. Khusus untuk bacabup dan bacawabup, ketentuan pailit nantinya dari pengadilan niaga yang berkantor di Surabaya,” paparnya.


Syamsul juga menjelaskan, dalam pendaftaran nanti ada dua syarat yang harus dilengkapi. Pertama, syarat pencalonan dan syarat calon. Syarat pencalonan yaitu partai politik atau gabungan partai politik yang mendaftarkan pasangan calon harus mendapat 20 persen dari akumulasi perolehan kursi di DPRD.

Baca Juga :  Polres Bangkalan Janji Ungkap Tiga Kasus Korupsi

”Jumlah kursi di DPRD 45, sehingga dukungan minimal bagi bakal pasangan cabup dan cawabup minimal harus mendapatkan dukungan 9 kursi,” katanya.

”Paling sedikit memperoleh 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah hasil Pemilu Legislatif  2014,” imbuhnya.

Sementara syarat calon, salah satunya ketika mendaftar tidak berstatus sebagai pejabat. ”Di mana nantinya yang bersangkutan menyerahkan surat pengunduran diri dari jabatan sebelumnya,”  tambahnya.

Ketua AKD Sampang Abdullah Hidayat, salah seorang bacawabup sudah mempersiapkan semua berkas pengunduran diri dari jabatan kepala desa. Saat ini tinggal menunggu penyelesaian. ”Meskipun kurang empat hari lagi, pasti nututi. Sudah semua kok (surat pengunduran diri, Red). Tinggal menunggu saja,” klaimnya.

Baca Juga :  Kontingen Silat Raih 2 Perunggu di Kejurprov

Pria yang akrab disapa Ab itu menambahkan, pengunduran dari kepala desa sudah dilaksanakan. Seperti laporan ke polres dan tembusan ke polda serta laporan kekayaan ke KPK juga sudah selesai. ”Kalau sudah ditetapkan sebagai calon di KPU, akan ditentukan PAW (pergantian antarwaktu),” tutupnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/