alexametrics
21.1 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Emil: Penting Dibangun Kampus Pariwisata dan Kelautan

SUMENEP – Calon wakil gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memiliki perhatian khusus terhadap pembangunan di Madura. Saat berkunjung ke Sumenep Senin (2/4), Emil menyampaikan gagasannya tentang prioritas pembangunan Pulau Garam. Salah satunya adalah meningkatkan pembangunan sektor industri, pariwisata, dan kelautan.

Ada dua agenda yang dihadiri suami Arumi Bachsin itu di Kota Keris. Pertama, dia menjadi pembicara dalam seminar dengan tema Masyarakat Madura Pasca Jembatan Suramadu di Hotel Utami Sumekar. Pada kesempatan tersebut, Emil didampingi dua pembicara lain, yakni budayawan D. Zawawi Imron dan anggota DPR Fandi Utomo.

Agenda kedua, Emil menghadiri persemian posko kerja Khofifah-Emil di kantor DPD Golkar Sumenep. Pada kesempatan itu, bupati Trenggalek tersebut berjumpa dengan sejumlah masyaikh serta tokoh masyarakat. Para pimpinan partai, mulai Golkar, Demokrat, Nasdem, Hanura, PAN, dan PPP juga hadir dalam kesempatan tersebut.

Baca Juga :  Dorong Produksi Garam Tak Bergantung Musim

Emil mengaku senang karena sambutan masyarakat Sumenep sangat antusias. Kehadiran para pimpinan partai koalisi semakin meyakinkan dirinya akan memenangkan Pilgub Jatim 2018. ”Kalau begini, saya kok semakin yakin akan menang,” kata Emil dalam sambutannya disambut tepuk tangan meriah.

Emil mengulas Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumenep yang mencapai Rp 22 triliun. Dari angka tersebut, Rp 8 triliun berasal dari sumber daya energi. PDRB itu, ujar dia, menunjukkan bahwa Sumenep memiliki kekayaan melimpah.

Emil juga mengulas potensi pembangunan Madura dalam waktu jangka panjang. Menurut dia, Madura berpotensi besar di sektor maritim. Karena itu, pembangunan sektor kelautan perlu diprioritaskan.

”Kita di Sumenep punya program, yaitu membangun dermaga perintis di pulau-pulau. Ada sekitar 60 pulau yang belum ada dermaganya,” tegas dia.

Pembangunan Madura harus berkesinambungan. Menurut Emil, wilayah barat mulai Bangkalan dan Sampang potensial dijadikan sebagai pusat industri. Sedangkan Sumenep memiliki potensi pariwisata yang cukup baik.

Baca Juga :  Partai Idaman Segera Setor Berkas

Untuk meningkatkan pembangunan di Madura, terang dia, diperlukan penguatan sumber daya manusia (SDM). Dalam konteks ini penting didirikan perguruan tinggi yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata dan kelautan. ”Akademi maritim dan akademi pariwisata bisa dibangun di Madura,” jelasnya.

Dia juga mengidealkan adanya fasilitas kesehatan bagi masyarakat Pulau Garam. Di Madura, kata dia, harus ada rumah sakit rujukan. Sebelum pasien dirujuk ke RSUD dr Soetomo, Surabaya, pasien selayaknya dirawat di rumah sakit rujukan di Madura.

”Pemerintahan mendatang bertanggung jawab meningkatkan pembangunan di Madura. Baik di sektor infrastruktur, ekonomi, maupun pelayanan kesehatan. Madura harus punya satu rumah sakit rujukan,” tegasnya.

SUMENEP – Calon wakil gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memiliki perhatian khusus terhadap pembangunan di Madura. Saat berkunjung ke Sumenep Senin (2/4), Emil menyampaikan gagasannya tentang prioritas pembangunan Pulau Garam. Salah satunya adalah meningkatkan pembangunan sektor industri, pariwisata, dan kelautan.

Ada dua agenda yang dihadiri suami Arumi Bachsin itu di Kota Keris. Pertama, dia menjadi pembicara dalam seminar dengan tema Masyarakat Madura Pasca Jembatan Suramadu di Hotel Utami Sumekar. Pada kesempatan tersebut, Emil didampingi dua pembicara lain, yakni budayawan D. Zawawi Imron dan anggota DPR Fandi Utomo.

Agenda kedua, Emil menghadiri persemian posko kerja Khofifah-Emil di kantor DPD Golkar Sumenep. Pada kesempatan itu, bupati Trenggalek tersebut berjumpa dengan sejumlah masyaikh serta tokoh masyarakat. Para pimpinan partai, mulai Golkar, Demokrat, Nasdem, Hanura, PAN, dan PPP juga hadir dalam kesempatan tersebut.

Baca Juga :  Susul Wagub Emil Dardak, BBPJN VIII Ngaku Sudah Tinjau Jembatan Ambles

Emil mengaku senang karena sambutan masyarakat Sumenep sangat antusias. Kehadiran para pimpinan partai koalisi semakin meyakinkan dirinya akan memenangkan Pilgub Jatim 2018. ”Kalau begini, saya kok semakin yakin akan menang,” kata Emil dalam sambutannya disambut tepuk tangan meriah.

Emil mengulas Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumenep yang mencapai Rp 22 triliun. Dari angka tersebut, Rp 8 triliun berasal dari sumber daya energi. PDRB itu, ujar dia, menunjukkan bahwa Sumenep memiliki kekayaan melimpah.

Emil juga mengulas potensi pembangunan Madura dalam waktu jangka panjang. Menurut dia, Madura berpotensi besar di sektor maritim. Karena itu, pembangunan sektor kelautan perlu diprioritaskan.

”Kita di Sumenep punya program, yaitu membangun dermaga perintis di pulau-pulau. Ada sekitar 60 pulau yang belum ada dermaganya,” tegas dia.

Pembangunan Madura harus berkesinambungan. Menurut Emil, wilayah barat mulai Bangkalan dan Sampang potensial dijadikan sebagai pusat industri. Sedangkan Sumenep memiliki potensi pariwisata yang cukup baik.

Baca Juga :  22 Kabupaten dan Kota di Jatim Terkategori Rawan Banjir

Untuk meningkatkan pembangunan di Madura, terang dia, diperlukan penguatan sumber daya manusia (SDM). Dalam konteks ini penting didirikan perguruan tinggi yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata dan kelautan. ”Akademi maritim dan akademi pariwisata bisa dibangun di Madura,” jelasnya.

Dia juga mengidealkan adanya fasilitas kesehatan bagi masyarakat Pulau Garam. Di Madura, kata dia, harus ada rumah sakit rujukan. Sebelum pasien dirujuk ke RSUD dr Soetomo, Surabaya, pasien selayaknya dirawat di rumah sakit rujukan di Madura.

”Pemerintahan mendatang bertanggung jawab meningkatkan pembangunan di Madura. Baik di sektor infrastruktur, ekonomi, maupun pelayanan kesehatan. Madura harus punya satu rumah sakit rujukan,” tegasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/