alexametrics
20.3 C
Madura
Tuesday, July 5, 2022

Bentrok Diduga Libatkan Suporter Bola

SUMENEP – Warga di sekitar Taman Adipura Sumenep mendadak geger Jumat sore (2/3). Dua suporter bola yang diduga K-Conk Mania dan Aremania bentrok. Kejadian tersebut sempat direkam warga dan disebar melalui media sosial Facebook, YouTube, dan WhatsApp. 

Dio, seorang Aremania, bercerita, dirinya besama teman-temannya sedang nonton bola di salah satu kafe dekat Taman Bunga (TB), sebutan lain Taman Adipura. Kebetulan ada pertandingan antara Arema melawan Persebaya. ”Saya diajak nonton sama Wawan,” katanya saat dikonfirmasi di Mapolsek Kota Sumenep Jumat malam.

Saat babak pertama, lanjut Dio, ada kabar lewat WhatsApp yang menyebut bahwa akan ada serangan dari K-Cong Mania. Dio dan teman-temannya cuek dan tidak menggubris kabar tersebut. Sebab, dia merasa tidak punya masalah dengan suporter lain di Sumenep. 

Baca Juga :  2 Jam Tampil di Taman Adipura, Irwan DA2 Reunian Bareng Vertical Band

”Awalnya memang ada yang bilang kalau ada K-Conk Mania akan ngelurug tempat nongkrong kita. Dikira hanya guyonan,” jelasnya. ”Tiba-tiba setelah masuk babak kedua, segerombolan orang datang melempar batu dan mukul pakai besi dan kayu,” tambahnya. 

Sempat ada perlawanan dari suporter Aremania. Bentrokan pun semakin menjadi. Bentrokan reda setelah warga berdatangan dan meneriaki kedua pihak.

Akibat kejadian tersebut, Dio mengalami luka-luka. Tak terima kena pukul, Dio pun mencari sasaran. Ironisnya, Iqbal, seorang warga yang sedang olahraga di area Taman Bunga, juga kena pukul. Kebetulan Iqbal berseragam kaus K-Cong Mania. 

Baik Iqbal maupun Dio pun dibawa ke Mapolsek Kota Sumenep. Setelah dilakukan mediasi, Dio dan Iqbal sepakat berdamai. ”Saya dan Iqbal sepakat berdamai,” tegasnya. 

Baca Juga :  Waspadai Praktik Perjudian

Selain Dio, Wawan yang juga suporter Aremania juga mengalami luka di siku tangan. Wawan mengaku kena pukul besi. Dia juga sempat melakukan perlawanan dengan suporter yang menyerangnya. 

Saat berita ini ditulis, Wawan dan Dio sedang dimintai keterangan di Mapolsek Kota Sumenep. Keduanya juga mengaku akan melakukan visum ke RSUD. ”Saya akan lakukan visum,” tegas Dio. 

Kapolsek Kota Sumenep AKP Widiarti mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan karena belum menerima berita acara pemeriksaan (BAP). Kelompok suporter yang diduga melakukan penyerangan belum dimintai keterangan. Sebab, usai bentrok, suporter yang diperkirakan mencapai 30 orang itu langsung lari meninggalkan lokasi.

SUMENEP – Warga di sekitar Taman Adipura Sumenep mendadak geger Jumat sore (2/3). Dua suporter bola yang diduga K-Conk Mania dan Aremania bentrok. Kejadian tersebut sempat direkam warga dan disebar melalui media sosial Facebook, YouTube, dan WhatsApp. 

Dio, seorang Aremania, bercerita, dirinya besama teman-temannya sedang nonton bola di salah satu kafe dekat Taman Bunga (TB), sebutan lain Taman Adipura. Kebetulan ada pertandingan antara Arema melawan Persebaya. ”Saya diajak nonton sama Wawan,” katanya saat dikonfirmasi di Mapolsek Kota Sumenep Jumat malam.

Saat babak pertama, lanjut Dio, ada kabar lewat WhatsApp yang menyebut bahwa akan ada serangan dari K-Cong Mania. Dio dan teman-temannya cuek dan tidak menggubris kabar tersebut. Sebab, dia merasa tidak punya masalah dengan suporter lain di Sumenep. 

Baca Juga :  Apresiasi 1.000 Hari Kepemimpinan, JPRM Gelar CFD, Begini Kata Bupati

”Awalnya memang ada yang bilang kalau ada K-Conk Mania akan ngelurug tempat nongkrong kita. Dikira hanya guyonan,” jelasnya. ”Tiba-tiba setelah masuk babak kedua, segerombolan orang datang melempar batu dan mukul pakai besi dan kayu,” tambahnya. 

Sempat ada perlawanan dari suporter Aremania. Bentrokan pun semakin menjadi. Bentrokan reda setelah warga berdatangan dan meneriaki kedua pihak.

Akibat kejadian tersebut, Dio mengalami luka-luka. Tak terima kena pukul, Dio pun mencari sasaran. Ironisnya, Iqbal, seorang warga yang sedang olahraga di area Taman Bunga, juga kena pukul. Kebetulan Iqbal berseragam kaus K-Cong Mania. 

Baik Iqbal maupun Dio pun dibawa ke Mapolsek Kota Sumenep. Setelah dilakukan mediasi, Dio dan Iqbal sepakat berdamai. ”Saya dan Iqbal sepakat berdamai,” tegasnya. 

Baca Juga :  Irwan D2 Obati Kerinduan Penggemar

Selain Dio, Wawan yang juga suporter Aremania juga mengalami luka di siku tangan. Wawan mengaku kena pukul besi. Dia juga sempat melakukan perlawanan dengan suporter yang menyerangnya. 

Saat berita ini ditulis, Wawan dan Dio sedang dimintai keterangan di Mapolsek Kota Sumenep. Keduanya juga mengaku akan melakukan visum ke RSUD. ”Saya akan lakukan visum,” tegas Dio. 

Kapolsek Kota Sumenep AKP Widiarti mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan karena belum menerima berita acara pemeriksaan (BAP). Kelompok suporter yang diduga melakukan penyerangan belum dimintai keterangan. Sebab, usai bentrok, suporter yang diperkirakan mencapai 30 orang itu langsung lari meninggalkan lokasi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/