alexametrics
22.7 C
Madura
Thursday, August 18, 2022

KH Unais Mendaftar ke PKB

SUMENEP – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengambil start lebih awal. Partai politik (parpol) penguasa di Kota Keris ini sudah membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati (bacabup-bacawabup).

Baru dibuka, KH Unais Ali Hisyam menjadi pendaftar pertama yang datang ke kantor partai besutan almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu. Ketua DPC PKB Sumenep periode 2007–2012 tersebut mengambil formulir pendaftaran untuk bacabup.

Ketua DPC PKB Sumenep KH Imam Hasyim mengatakan, PKB membuka ruang seluas-luasnya bagi pendaftar. Yakni mulai 30 Oktober hingga 15 November 2019. Baik politisi, pengusaha, akademisi, birokrat, maupun tokoh yang akan berebut rekomendasi maju di pilkada.

Sebagai partai penguasa di Kota Keris dengan perolehan kursi terbanyak, PKB ingin lebih jeli dalam memilih calon yang akan diusung. Pembukaan pendaftaran mengawali parpol lain itu agar DPP PKB memiliki banyak waktu dalam melakukan pertimbangan. Dengan begitu, rekomendasi turun pada bacabup-bacawabup sesuai harapan partai.

Baca Juga :  Bawa Empat Paket SS, Kurir Diciduk

”Nanti akan ada masa pengembalian formulir. Kami tidak ingin bekerja tergesa-gesa,” ujarnya kemarin (2/11).

Diakui, banyak calon kontestan yang berminat untuk mengambil formulir pendaftaran ke PKB. Dari kabar yang beredar, sejumlah nama digadang-gadang akan ikut mendaftar. Nama-nama tersebut di antaranya istri Bupati Sumenep Nurfitriana Busyro Karim, Wabup Sumenep Achmad Fauzi, dan sederet nama lainnya.

Apakah PKB akan memprioritaskan kader sendiri untuk maju di Pilkada 2020? KH Imam Hasyim mengaku keputusan ada di DPP PKB. ”Semua keputusan dan yang menentukan itu DPP. Kami tidak berwenang. Siapa yang direkomendasikan, itu calon yang diusung,” tegasnya.

Terkait pendaftar dari parpol lain, dia mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut. Menurutnya, PKB membuka pendaftaran bagi setiap orang yang memiliki komitmen untuk memajukan Sumenep.

Baca Juga :  DPC PKB Bangkalan Dorong Terbentuknya Perda Pesantren

Disinggung soal mahar politik, dia menegaskan tidak ada. Namun yang jelas partainya akan tetap mengincar kursi Sumenep 1 (bupati). ”PKB partai pemenang. Kami berusaha di posisi orang nomor satu,” pungkasnya.

SUMENEP – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengambil start lebih awal. Partai politik (parpol) penguasa di Kota Keris ini sudah membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati (bacabup-bacawabup).

Baru dibuka, KH Unais Ali Hisyam menjadi pendaftar pertama yang datang ke kantor partai besutan almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu. Ketua DPC PKB Sumenep periode 2007–2012 tersebut mengambil formulir pendaftaran untuk bacabup.

Ketua DPC PKB Sumenep KH Imam Hasyim mengatakan, PKB membuka ruang seluas-luasnya bagi pendaftar. Yakni mulai 30 Oktober hingga 15 November 2019. Baik politisi, pengusaha, akademisi, birokrat, maupun tokoh yang akan berebut rekomendasi maju di pilkada.


Sebagai partai penguasa di Kota Keris dengan perolehan kursi terbanyak, PKB ingin lebih jeli dalam memilih calon yang akan diusung. Pembukaan pendaftaran mengawali parpol lain itu agar DPP PKB memiliki banyak waktu dalam melakukan pertimbangan. Dengan begitu, rekomendasi turun pada bacabup-bacawabup sesuai harapan partai.

Baca Juga :  PKB Belum Tentukan Pasangan Badrut Tamam

”Nanti akan ada masa pengembalian formulir. Kami tidak ingin bekerja tergesa-gesa,” ujarnya kemarin (2/11).

Diakui, banyak calon kontestan yang berminat untuk mengambil formulir pendaftaran ke PKB. Dari kabar yang beredar, sejumlah nama digadang-gadang akan ikut mendaftar. Nama-nama tersebut di antaranya istri Bupati Sumenep Nurfitriana Busyro Karim, Wabup Sumenep Achmad Fauzi, dan sederet nama lainnya.

Apakah PKB akan memprioritaskan kader sendiri untuk maju di Pilkada 2020? KH Imam Hasyim mengaku keputusan ada di DPP PKB. ”Semua keputusan dan yang menentukan itu DPP. Kami tidak berwenang. Siapa yang direkomendasikan, itu calon yang diusung,” tegasnya.

- Advertisement -

Terkait pendaftar dari parpol lain, dia mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut. Menurutnya, PKB membuka pendaftaran bagi setiap orang yang memiliki komitmen untuk memajukan Sumenep.

Baca Juga :  Yakin Bisa Dongkrak Tingkat Partisipasi Pemilih

Disinggung soal mahar politik, dia menegaskan tidak ada. Namun yang jelas partainya akan tetap mengincar kursi Sumenep 1 (bupati). ”PKB partai pemenang. Kami berusaha di posisi orang nomor satu,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/