alexametrics
20 C
Madura
Monday, August 8, 2022

Jalan Bareng Pacar, Al Farizi Diperas

BANGKALAN – Jumat (1/6) sekitar pukul 13.30, M. Farid Al Farizi, 22, warga Desa Patengteng, Kecamatan Modung, Bangkalan, pulang dari Surabaya. Mahasiswa itu pulang dari Kota Pahlawan melalui jalur Suramadu.

M. Farid Al Farizi berboncengan dengan pacarnya, Lailatul Badriyah, 20, asal Desa Pendabah, Kecamatan Kamal, Bangkalan. Merasa capek, mereka beristirahat di warung kosong di jalan raya akses Suramadu sisi Madura, tepatnya di Desa Petapan, Kecamatan Labang.

Tak lama beristirahat di warung kosong itu, tiba-tiba datang dua orang. Yakni Biad, 31, dan Anas Surachman, 19. Keduanya merupakan warga Desa Petapan, Kecamatan Labang. Dua orang tersebut menuduh M. Farid Al Farizi  dan Lailatul Badriyah melakukan tindakan mesum.

Baca Juga :  MK Terima Hasil PSU Pilkada Sampang

Dua orang itu lantas meminta handphone dan uang kepada Farid. Jika tidak mau menuruti permintaanya, mereka mengancam akan membawa Farid ke polisi. Selain itu, mereka mengancam akan memerkosa Lailatul Badriyah.

Farid pun memberikan handphone dan uang tunai Rp 150 ribu. Pada waktu bersamaan, polisi melintas di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Mengetahui ada pemerasan, polisi langsung menangkap Biad dan Anas. Mereka kemudian dibawa ke Polres Bangkalan.

Polisi melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Biad dan Anas. Polisi juga meminta keterangan kepada Farid selaku korban. Kepada petugas, Biad dan Anas mengakui perbuatannya sehingga keduanya ditetapkan sebagai tersangka.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Bidarudin membenarkan telah melakukan penangkapan dua tersangka pelaku pemerasan. ”Dua tersangka pelaku pemerasan sudah diamankan,” katanya.

Baca Juga :  Semoga Terus Aman

BANGKALAN – Jumat (1/6) sekitar pukul 13.30, M. Farid Al Farizi, 22, warga Desa Patengteng, Kecamatan Modung, Bangkalan, pulang dari Surabaya. Mahasiswa itu pulang dari Kota Pahlawan melalui jalur Suramadu.

M. Farid Al Farizi berboncengan dengan pacarnya, Lailatul Badriyah, 20, asal Desa Pendabah, Kecamatan Kamal, Bangkalan. Merasa capek, mereka beristirahat di warung kosong di jalan raya akses Suramadu sisi Madura, tepatnya di Desa Petapan, Kecamatan Labang.

Tak lama beristirahat di warung kosong itu, tiba-tiba datang dua orang. Yakni Biad, 31, dan Anas Surachman, 19. Keduanya merupakan warga Desa Petapan, Kecamatan Labang. Dua orang tersebut menuduh M. Farid Al Farizi  dan Lailatul Badriyah melakukan tindakan mesum.

Baca Juga :  Lebih Dekat dengan Juara Musik Patrol Putra Sumekar

Dua orang itu lantas meminta handphone dan uang kepada Farid. Jika tidak mau menuruti permintaanya, mereka mengancam akan membawa Farid ke polisi. Selain itu, mereka mengancam akan memerkosa Lailatul Badriyah.

Farid pun memberikan handphone dan uang tunai Rp 150 ribu. Pada waktu bersamaan, polisi melintas di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Mengetahui ada pemerasan, polisi langsung menangkap Biad dan Anas. Mereka kemudian dibawa ke Polres Bangkalan.

Polisi melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Biad dan Anas. Polisi juga meminta keterangan kepada Farid selaku korban. Kepada petugas, Biad dan Anas mengakui perbuatannya sehingga keduanya ditetapkan sebagai tersangka.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Bidarudin membenarkan telah melakukan penangkapan dua tersangka pelaku pemerasan. ”Dua tersangka pelaku pemerasan sudah diamankan,” katanya.

Baca Juga :  Semoga Terus Aman

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/