alexametrics
21 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

JPRM-Kemenag Siapkan Bazar Takjil dan Pesantren Jurnalistik

SAMPANG – Jawa Pos Radar Madura (JPRM) dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sampang punya agenda khusus selama Ramadan tahun ini. Kedua belah pihak akan menggelar dua agenda menarik. Yakni, melaksanakan Bazar Takjil dan Pesantren Jurnalistik.

Kepala JPRM Biro Sampang Hendriyanto mengatakan, bazar takjil akan dilaksanakan 25 hari selama bulan puasa. Sama halnya, lanjut dia, dengan pesantren jurnalistik. Bahkan, pesantren jurnalistik akan terus dilaksanakan hingga tuntas meskipun bulan puasa berakhir.

”Pesantren jurnalistik ini sudah final. Sasarannya adalah MTs dan MA se-Kabupaten Sampang,” katanya usai rapat di ruang Kepala Kemenag Sampang, Rabu (2/5).

Pesantren jurnalistik digelar untuk memberikan pemahaman kepada siswa dan santri di bawah naungan Kantor Kemenag Sampang mengenai kepenulisan. Selain itu, memberikan edukasi cara menangkal berita hoaks dan cara menggunakan media sosial yang baik di era digital.

Baca Juga :  Matangkan Persiapan JPRM Goes to School

”Selain dari JPRM, pemateri nanti juga dari Kemenag Sampang. Siswa dan santri akan benar-benar digembleng nanti,” terangnya.

Kepala Kantor Kemenag Sampang HM. Juhedi sangat mengapresiasi dua kegiatan yang dirintis oleh JPRM. Menurut dia, pesantren jurnalistik merupakan kegiatan baru bagi siswa di bawah naungan Kemenag. ”Selama itu memberikan manfaat dan tambahan ilmu pengetahuan, serta melatih dan mengasah kemampuan siswa, kami akan mendukung penuh,” katanya.

Pihaknya juga sepakat untuk menyukseskan bazar takjil selama Ramadan. Bahkan, pihaknya akan memberdayakan masyarakat melalui bazar takjil. ”Dharma Wanita Persatuan Kemenag akan kami ikutkan bazar takjil. Kami juga akan dorong koperasi Kemenag untuk dihidupkan lagi,” tandas Juhedi.

SAMPANG – Jawa Pos Radar Madura (JPRM) dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sampang punya agenda khusus selama Ramadan tahun ini. Kedua belah pihak akan menggelar dua agenda menarik. Yakni, melaksanakan Bazar Takjil dan Pesantren Jurnalistik.

Kepala JPRM Biro Sampang Hendriyanto mengatakan, bazar takjil akan dilaksanakan 25 hari selama bulan puasa. Sama halnya, lanjut dia, dengan pesantren jurnalistik. Bahkan, pesantren jurnalistik akan terus dilaksanakan hingga tuntas meskipun bulan puasa berakhir.

”Pesantren jurnalistik ini sudah final. Sasarannya adalah MTs dan MA se-Kabupaten Sampang,” katanya usai rapat di ruang Kepala Kemenag Sampang, Rabu (2/5).


Pesantren jurnalistik digelar untuk memberikan pemahaman kepada siswa dan santri di bawah naungan Kantor Kemenag Sampang mengenai kepenulisan. Selain itu, memberikan edukasi cara menangkal berita hoaks dan cara menggunakan media sosial yang baik di era digital.

Baca Juga :  Ngaku Wartawan, Malah Mencuri

”Selain dari JPRM, pemateri nanti juga dari Kemenag Sampang. Siswa dan santri akan benar-benar digembleng nanti,” terangnya.

Kepala Kantor Kemenag Sampang HM. Juhedi sangat mengapresiasi dua kegiatan yang dirintis oleh JPRM. Menurut dia, pesantren jurnalistik merupakan kegiatan baru bagi siswa di bawah naungan Kemenag. ”Selama itu memberikan manfaat dan tambahan ilmu pengetahuan, serta melatih dan mengasah kemampuan siswa, kami akan mendukung penuh,” katanya.

Pihaknya juga sepakat untuk menyukseskan bazar takjil selama Ramadan. Bahkan, pihaknya akan memberdayakan masyarakat melalui bazar takjil. ”Dharma Wanita Persatuan Kemenag akan kami ikutkan bazar takjil. Kami juga akan dorong koperasi Kemenag untuk dihidupkan lagi,” tandas Juhedi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/