alexametrics
21.1 C
Madura
Friday, July 1, 2022

Ajak Dua Teman Tega Perkosa Adik Ipar

PAMEKASAN – Pemuda asal Kecamatan Pasean berinisial S, 25, diduga tega merenggut keperawanan gadis di bawah umur, yakni K, 17, yang tak lain adik iparnya sendiri. Bahkan S bersama dua temannya saat ”menggarap” korban.

Tindak asusila tersebut terjadi saat korban pulang sekolah sekitar pukul 15.00 Minggu (1/4). Waktu itu S membujuk korban pulang bersamanya. Korban kemudian dibawa ke rumah kosong di Desa Sotabar, Kecamatan Pasean, Pamekasan.

Di rumah itu, sudah menunggu dua temannya. Kondisi rumah sepi sehingga korban langsung diperkosa secara bergiliran. Korban mencoba melawan, tetapi tidak berdaya. ”Kasus pemerkosaan anak di bawah umur yang terjadi di Pasean diduga dilakukan saudara iparnya beserta kedua temannya,” kata Kasubbaghumas Polres Pamekasan AKP Osa Maliki Senin (2/4).

Baca Juga :  Komitmen Natal dan Tahun Baru SterilĀ Aksi Teror

S diduga sebagai pelaku pemerkosaan berdasar pengakuan korban. Polres berkoordinasi dengan kepala desa (Kades) setempat untuk mengamankan S. Tidak lama kemudian, S yang sudah ditetapkan sebagai tersangka diserahkan ke Polsek Pasean.

”Tersangka kemudian dibawa ke Mapolres Pamekasan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Masih satu tersangka yang kami amankan,” ujarnya.

Korban, sebut Osa, pingsan karena mengalami pendarahan di alat vitalnya. Lalu, korban dibawa ke RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan untuk mendapat penanganan medis.

”Saat tiba di rumah, korban mengeluh sakit di bagian alat vitalnya dan sempat tidak sadarkan diri. Keluarga langsung membawa korban ke rumah sakit,” terangnya.

Korban sudah divisum. Pihak kepolisian masih menunggu hasil visum tersebut. Hasil visum akan menjadi petunjuk untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Penentuan Pimpinan OPD Meleset Bupati Janji Putuskan dalam Minggu Ini

Kapolsek Pasean AKP Sahrawi menambahkan, dua orang lainnya yang diduga pelaku pemerkosaan dikejar polisi. Pihaknya berjanji akan mengamankan dua orang tersebut. ”Mereka buron,” tegasnya.

PAMEKASAN – Pemuda asal Kecamatan Pasean berinisial S, 25, diduga tega merenggut keperawanan gadis di bawah umur, yakni K, 17, yang tak lain adik iparnya sendiri. Bahkan S bersama dua temannya saat ”menggarap” korban.

Tindak asusila tersebut terjadi saat korban pulang sekolah sekitar pukul 15.00 Minggu (1/4). Waktu itu S membujuk korban pulang bersamanya. Korban kemudian dibawa ke rumah kosong di Desa Sotabar, Kecamatan Pasean, Pamekasan.

Di rumah itu, sudah menunggu dua temannya. Kondisi rumah sepi sehingga korban langsung diperkosa secara bergiliran. Korban mencoba melawan, tetapi tidak berdaya. ”Kasus pemerkosaan anak di bawah umur yang terjadi di Pasean diduga dilakukan saudara iparnya beserta kedua temannya,” kata Kasubbaghumas Polres Pamekasan AKP Osa Maliki Senin (2/4).

Baca Juga :  Anak Adam yang Mulia

S diduga sebagai pelaku pemerkosaan berdasar pengakuan korban. Polres berkoordinasi dengan kepala desa (Kades) setempat untuk mengamankan S. Tidak lama kemudian, S yang sudah ditetapkan sebagai tersangka diserahkan ke Polsek Pasean.

”Tersangka kemudian dibawa ke Mapolres Pamekasan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Masih satu tersangka yang kami amankan,” ujarnya.

Korban, sebut Osa, pingsan karena mengalami pendarahan di alat vitalnya. Lalu, korban dibawa ke RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan untuk mendapat penanganan medis.

”Saat tiba di rumah, korban mengeluh sakit di bagian alat vitalnya dan sempat tidak sadarkan diri. Keluarga langsung membawa korban ke rumah sakit,” terangnya.

Korban sudah divisum. Pihak kepolisian masih menunggu hasil visum tersebut. Hasil visum akan menjadi petunjuk untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Artis Ibu Kota Juga Dukung Baddrut Tamam

Kapolsek Pasean AKP Sahrawi menambahkan, dua orang lainnya yang diduga pelaku pemerkosaan dikejar polisi. Pihaknya berjanji akan mengamankan dua orang tersebut. ”Mereka buron,” tegasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/