alexametrics
21.2 C
Madura
Sunday, May 29, 2022

Kasus OTT Perizinan di Tangan Kejari

BANGKALAN – Kasus operasi tangkap tangan (OTT) dugaan pungli di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangkalan memasuki babak baru. Polres kembali melimpahkan perkara tersebut ke Kejaksaan Negri (Kejari) Bangkalan Selasa (1/8).

Polisi membawa tersangka Achmad Fatah Yasin dan Agus Heri Cahyono beserta barang bukti ke kejari dengan mobil Avanza silver bernopol AE 1753 HE. Keduanya langsung dibawa ke ruang Kasipidsus untuk pelimpahan kasus.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Anton Widodo mengatakan, berkas pertama yang dikirim ke jaksa pernah dinyatakan P19. Dengan demikian pihaknya melakukan revisi sesuai petunjuk jaksa. Saat ini berkas sudah dinyatakan P21 atau hasil penyidikan sudah lengkap. ”Hari ini (kemarin, Red) pelimpahan tersangka dan BB ke kejari,” terangnya kemarin.

Baca Juga :  Peraih Suara Terbanyak Jihad

Anton berharap pelimpahan berkas tersebut bisa mempercepat proses hukum kasus OTT dugaan pungli perizinan. ”Biar kasus ini cepat disidangkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasipidsus Kejari Bangkalan Hendra Purwanto Arifin membenarkan telah menerima pelimpahan tahap dua. Setelah pelimpahan, Achmad Fatah Yasin dan Agus Heri Cahyono langsung dikeler menuju Rutan Kelas II-B Bangkalan.

Menurutnya, kejari punya waktu dua puluh hari atau hingga Senin (21/8) untuk membuat surat dakwaan. Kemudian perkara tersebut akan dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya untuk disidangkan.

Namun jika dalam waktu dua puluh hari itu masih belum rampung, kejari akan melakukan perpanjangan penahanan untuk melengkapi berkas. ”Kami usahakan secepatnya bisa disidangkan,” janjinya.

Baca Juga :  Kisrus Lelang Proyek Diwarnai¬†Suara¬†Tembakan

Apakah akan ada pengembangan jika dalam persidangan nanti ada fakta baru yang mengarah kepada tersangka lainnya? Hendra tidak memberikan jawaban pasti. Secara aturan, tidak masalah jika jaksa melakukan penyelidikan. ”Tapi sifatnya lebih menghormati instansi lain. Ini kan produknya polres,” tandasnya.

Sekadar mengingatkan, Satgas Saber Pungli Bangkalan berhasil mengamankan empat pegawai DPMPTSP Bangkalan dan satu karyawan swasta dalam kasus OTT Selasa (11/4). Yakni, Achmad Fatah Yasin, Agus Heri Cahyono, OA, dan MH. Sementara AS, 33, diketahui sebagai karyawan Golden Mirin. Polres Bangkalan hanya menetapkan Achmad Fatah Yasin dan Agus Heri Cahyono sebagai tersangka. Sementara OA, MH, dan AS sebagai saksi.

BANGKALAN – Kasus operasi tangkap tangan (OTT) dugaan pungli di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangkalan memasuki babak baru. Polres kembali melimpahkan perkara tersebut ke Kejaksaan Negri (Kejari) Bangkalan Selasa (1/8).

Polisi membawa tersangka Achmad Fatah Yasin dan Agus Heri Cahyono beserta barang bukti ke kejari dengan mobil Avanza silver bernopol AE 1753 HE. Keduanya langsung dibawa ke ruang Kasipidsus untuk pelimpahan kasus.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Anton Widodo mengatakan, berkas pertama yang dikirim ke jaksa pernah dinyatakan P19. Dengan demikian pihaknya melakukan revisi sesuai petunjuk jaksa. Saat ini berkas sudah dinyatakan P21 atau hasil penyidikan sudah lengkap. ”Hari ini (kemarin, Red) pelimpahan tersangka dan BB ke kejari,” terangnya kemarin.

Baca Juga :  KPU Pastikan Jaga Netralitas Penyelenggara

Anton berharap pelimpahan berkas tersebut bisa mempercepat proses hukum kasus OTT dugaan pungli perizinan. ”Biar kasus ini cepat disidangkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasipidsus Kejari Bangkalan Hendra Purwanto Arifin membenarkan telah menerima pelimpahan tahap dua. Setelah pelimpahan, Achmad Fatah Yasin dan Agus Heri Cahyono langsung dikeler menuju Rutan Kelas II-B Bangkalan.

Menurutnya, kejari punya waktu dua puluh hari atau hingga Senin (21/8) untuk membuat surat dakwaan. Kemudian perkara tersebut akan dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya untuk disidangkan.

Namun jika dalam waktu dua puluh hari itu masih belum rampung, kejari akan melakukan perpanjangan penahanan untuk melengkapi berkas. ”Kami usahakan secepatnya bisa disidangkan,” janjinya.

Baca Juga :  Mantan Anggota DPRD Mengaku Gelapkan Mobdin Di Depan Majelis Hakim

Apakah akan ada pengembangan jika dalam persidangan nanti ada fakta baru yang mengarah kepada tersangka lainnya? Hendra tidak memberikan jawaban pasti. Secara aturan, tidak masalah jika jaksa melakukan penyelidikan. ”Tapi sifatnya lebih menghormati instansi lain. Ini kan produknya polres,” tandasnya.

Sekadar mengingatkan, Satgas Saber Pungli Bangkalan berhasil mengamankan empat pegawai DPMPTSP Bangkalan dan satu karyawan swasta dalam kasus OTT Selasa (11/4). Yakni, Achmad Fatah Yasin, Agus Heri Cahyono, OA, dan MH. Sementara AS, 33, diketahui sebagai karyawan Golden Mirin. Polres Bangkalan hanya menetapkan Achmad Fatah Yasin dan Agus Heri Cahyono sebagai tersangka. Sementara OA, MH, dan AS sebagai saksi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/