alexametrics
29.3 C
Madura
Saturday, May 28, 2022

Partisipasi Pemilih di Bawah 70 Persen

BANGKALAN – Partisipasi masyarakat Bangkalan dalam menggunakan hak pilihnya pada pilkada 2018 rendah. Dari 859.067 daftar pemilih tetap (DPT) yang ditetapkan KPU, diperkirakan hanya 65 persen yang melakukan pencoblosan.

Data yang diperoleh dari real count KPU RI hingga Jumat (29/6), suara sah 474.827 dan suara tidak sah 14.157. Data tersebut belum final. Sebab, masih banyak formulir model C1 yang belum dientri.

Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar mengklaim partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya cukup tinggi. Berdasarkan rekapitulasi tingkat kecamatan, tingkat kehadiran di atas 50 persen. ”Sekitar 65 persen masyarakat Bangkalan yang menggunakan hak pilihnya,” kata dia kemarin.

Real count KPU RI itu belum 100 persen. Dengan demikian, penggunaan hak pilih masih rendah. Namun sekarang sudah cukup tinggi tingkat partisipasi masyarakat Bangkalan. ”Formulir model C1 yang dikirim belum final ketika itu. Tapi, sekarang sudah 100 persen. Cuma sekarang belum bisa dibuka,” tuturnya.

Baca Juga :  Peserta Seleksi Panwascam Akan Menjalani Tes Nakorba

Menurut Fauzan, penggunaan hak pilih di atas 50 persen masuk kategori cukup tinggi. Apabila masyarakat enggan datang ke TPS menggunakan hak pilihnya, itu hak mereka. KPU sudah berupaya memberikan sosialisasi bahwa tanggal 27 Juni digelar pemungutan surat suara.

Komisioner KPU Bangkalan tiga priode itu mengaku, selama tahapan pilkada, sosialisasi tiga paslon cukup masif kepada masyarakat. Mulai dari baliho, banner, hingga publikasi di sejumlah media massa. ”Sosialisasi di media cetak, elektronik, dan online sudah kami lakukan. Selanjutnya, kemauan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya,” tukas Fauzan.

BANGKALAN – Partisipasi masyarakat Bangkalan dalam menggunakan hak pilihnya pada pilkada 2018 rendah. Dari 859.067 daftar pemilih tetap (DPT) yang ditetapkan KPU, diperkirakan hanya 65 persen yang melakukan pencoblosan.

Data yang diperoleh dari real count KPU RI hingga Jumat (29/6), suara sah 474.827 dan suara tidak sah 14.157. Data tersebut belum final. Sebab, masih banyak formulir model C1 yang belum dientri.

Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar mengklaim partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya cukup tinggi. Berdasarkan rekapitulasi tingkat kecamatan, tingkat kehadiran di atas 50 persen. ”Sekitar 65 persen masyarakat Bangkalan yang menggunakan hak pilihnya,” kata dia kemarin.


Real count KPU RI itu belum 100 persen. Dengan demikian, penggunaan hak pilih masih rendah. Namun sekarang sudah cukup tinggi tingkat partisipasi masyarakat Bangkalan. ”Formulir model C1 yang dikirim belum final ketika itu. Tapi, sekarang sudah 100 persen. Cuma sekarang belum bisa dibuka,” tuturnya.

Baca Juga :  Ra Latif Ingatkan Tim Tak Terpancing Isu

Menurut Fauzan, penggunaan hak pilih di atas 50 persen masuk kategori cukup tinggi. Apabila masyarakat enggan datang ke TPS menggunakan hak pilihnya, itu hak mereka. KPU sudah berupaya memberikan sosialisasi bahwa tanggal 27 Juni digelar pemungutan surat suara.

Komisioner KPU Bangkalan tiga priode itu mengaku, selama tahapan pilkada, sosialisasi tiga paslon cukup masif kepada masyarakat. Mulai dari baliho, banner, hingga publikasi di sejumlah media massa. ”Sosialisasi di media cetak, elektronik, dan online sudah kami lakukan. Selanjutnya, kemauan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya,” tukas Fauzan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/