alexametrics
23 C
Madura
Friday, July 1, 2022

Kepala Desa Patemon Buka Suara

BANGKALAN – Polisi terus mendalami dugaan penyalahgunaan narkoba dan kepemilikan senjata api (senpi) dengan tersangka Moh. Solihin. Kepala Desa (Kades) Patemon, Kecamatan Tanah Merah, itu berdalih mendapat barang haram tersebut setelah diberi temannya. Sementara senpi hanyalah titipan.

Namun, polisi tidak percaya Solihin telah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi terus melakukan pengembangan untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Solihin mengaku, sabu-sabu itu pemberian temannya. Tapi, dia tidak menyebutkan identitas rekannya. ”Itu dikasih teman saya,” dalihnya kemarin (1/2).

Dia baru melakukan tindakan penyalahgunaan narkoba. ”Enggak lama,” ujarnya di hadapan polisi dan awak media.

Dia memegang senpi sekitar tiga bulan. Dia berkelit senpi tersebut bukan miliknya. Melaikan titipian temannya. Yakni, Hoirul asal Sampang. ”Dititipin Hoirul itu,” sambungnya.

Baca Juga :  Belanja Pegawai Tembus Rp 1,03 T

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin mengaku belum mengetahui jenis senpi itu. Sebab, senjata tersebut rakitan. Karena itu, masih akan dilakukan pemeriksaan ke Labfor Polda Jatim.

Boby menegaskan, meski Solihin berdalih senpi rakitan itu bukan miliknya,penyidik tidak percaya begitu saja. Polisi terus mencari informasi dan melakukan pengembangan. ”Pengakuan tersangka hanya titipan. Tentu penyidik tidak percaya begitu saja. Akan kami kembangkan, dari mana asalnya, belinya berapa,” janjinya.

Untuk diketahui. Solihin ditangkap bersama Achmadi, 38, Imam Safi’i, 44, warga desa setempat, dan Zainal Fadli, 26, warga Desa Langkap, Kecamatan Burneh. Penangkapan berlangsung di rumah Achmadi Selasa pagi (29/1). Achmadi, Imam, dan Zainal terlibat penyalahgunaan narkoba. Sementara Solihin terlibat penyalahgunaan narkoba dan kepemilikan senpi ilegal.

Baca Juga :  Dana Banpol Tak Terserap Seratus Persen

Dari tangan Solihin, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB). Yakni, mobil Toyota Fortuner, kopiah hitam yang di dalamnya berisi plastik klip kecil SS seberat 0,44 gram, seperangkat alat isap, korek api gas, dan senpi rakitan warna silver dengan enam butir amunisi kaliber 38.

Polisi juga mengamankan BB dari Zainal, Imam, dan Achmadi. Yakni, satu plastik klip kecil diduga berisi SS 0,26 gram bruto, alat isap bong dengan pipet berisi sisa SS sudah dibakar dengan berat kotor 2,31 gram, sedotan, dan korek api.

BANGKALAN – Polisi terus mendalami dugaan penyalahgunaan narkoba dan kepemilikan senjata api (senpi) dengan tersangka Moh. Solihin. Kepala Desa (Kades) Patemon, Kecamatan Tanah Merah, itu berdalih mendapat barang haram tersebut setelah diberi temannya. Sementara senpi hanyalah titipan.

Namun, polisi tidak percaya Solihin telah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi terus melakukan pengembangan untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Solihin mengaku, sabu-sabu itu pemberian temannya. Tapi, dia tidak menyebutkan identitas rekannya. ”Itu dikasih teman saya,” dalihnya kemarin (1/2).


Dia baru melakukan tindakan penyalahgunaan narkoba. ”Enggak lama,” ujarnya di hadapan polisi dan awak media.

Dia memegang senpi sekitar tiga bulan. Dia berkelit senpi tersebut bukan miliknya. Melaikan titipian temannya. Yakni, Hoirul asal Sampang. ”Dititipin Hoirul itu,” sambungnya.

Baca Juga :  Suami Istri┬áJadi Saksi Kasus Narkoba

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin mengaku belum mengetahui jenis senpi itu. Sebab, senjata tersebut rakitan. Karena itu, masih akan dilakukan pemeriksaan ke Labfor Polda Jatim.

Boby menegaskan, meski Solihin berdalih senpi rakitan itu bukan miliknya,penyidik tidak percaya begitu saja. Polisi terus mencari informasi dan melakukan pengembangan. ”Pengakuan tersangka hanya titipan. Tentu penyidik tidak percaya begitu saja. Akan kami kembangkan, dari mana asalnya, belinya berapa,” janjinya.

Untuk diketahui. Solihin ditangkap bersama Achmadi, 38, Imam Safi’i, 44, warga desa setempat, dan Zainal Fadli, 26, warga Desa Langkap, Kecamatan Burneh. Penangkapan berlangsung di rumah Achmadi Selasa pagi (29/1). Achmadi, Imam, dan Zainal terlibat penyalahgunaan narkoba. Sementara Solihin terlibat penyalahgunaan narkoba dan kepemilikan senpi ilegal.

Baca Juga :  Bawa 0,56 Gram SS, Pria Ditangkap

Dari tangan Solihin, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB). Yakni, mobil Toyota Fortuner, kopiah hitam yang di dalamnya berisi plastik klip kecil SS seberat 0,44 gram, seperangkat alat isap, korek api gas, dan senpi rakitan warna silver dengan enam butir amunisi kaliber 38.

Polisi juga mengamankan BB dari Zainal, Imam, dan Achmadi. Yakni, satu plastik klip kecil diduga berisi SS 0,26 gram bruto, alat isap bong dengan pipet berisi sisa SS sudah dibakar dengan berat kotor 2,31 gram, sedotan, dan korek api.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/