alexametrics
20.8 C
Madura
Tuesday, August 16, 2022

Ribuan Siswa dan Guru Antarkan Jenazah Bapak Budi

SAMPANG – Jalan Jaksa Agung Suprapto Sampang mendadak menjadi lautan manusia Jumat pagi (2/2). Itu terjadi saat jenazah almarhum Ahmad Budi Cahyono keluar dari rumah duka menuju pemakaman. Ribuan siswa, guru, pejabat, dan masyarakat umum tumplek blek di jalan nasional itu.

Kadispendik Jawa Timur Saiful Rachman turun langsung. Dia mengikuti proses pemakaman pukul 09.18 di Dusun Pliyang, Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang. Dia menegaskan, peristiwa penganiayaan terhadap guru tidak boleh terjadi lagi.

”Kekerasan memang terjadi di mana-mana. Tetapi kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan, kami sangat prihatin,” ucap Saiful kepada Jawa Pos Radar Madura.

Sebelumnya, seorang guru di Sampang meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan muridnya sendiri. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (1/2) di dalam kelas.

Baca Juga :  Darurat Curanmor, Satreskrim Bentuk Tim Khusus

Saat sesi jam terakhir, guru Ahmad Budi Cahyono sedang mengajar mata pelajaran seni rupa di kelas XII SMAN Torjun. Saat itu siswa berinisial MH tidak mendengarkan pelajaran. Dia justru mengganggu teman-temannya dengan mencoret-coret lukisan mereka.

Budi menegur MH. Namun tidak dihiraukan. Si murid malah semakin menjadi-jadi mengganggu teman-temannya. Akirnya sang guru menindak siswa tersebut dengan mencoret pipinya dengan cat lukis. MH tidak terima dan memukul gurunya itu. 

Kemudian dilerai oleh siswa dan para guru. Budi kemudian dibawa ke ruang guru, lalu menjelaskan duduk perkaranya kepada kepala sekolah (Kasek). Guru Budi kemudian dipersilakan agar pulang duluan. Sesampainya di rumah, Budi istirahat karena mengeluh sakit pada lehernya.

Baca Juga :  Keluarga Tersangka Kunjungi Rumah Duka Guru Budi

Selang beberapa saat kesakitan dan tidak sadarkan diri dan langsung dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Kondisi guru tidak tetap (GTT) itu kritis. Pukul 21.40 dinyatakan meninggal dunia.

SAMPANG – Jalan Jaksa Agung Suprapto Sampang mendadak menjadi lautan manusia Jumat pagi (2/2). Itu terjadi saat jenazah almarhum Ahmad Budi Cahyono keluar dari rumah duka menuju pemakaman. Ribuan siswa, guru, pejabat, dan masyarakat umum tumplek blek di jalan nasional itu.

Kadispendik Jawa Timur Saiful Rachman turun langsung. Dia mengikuti proses pemakaman pukul 09.18 di Dusun Pliyang, Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang. Dia menegaskan, peristiwa penganiayaan terhadap guru tidak boleh terjadi lagi.

”Kekerasan memang terjadi di mana-mana. Tetapi kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan, kami sangat prihatin,” ucap Saiful kepada Jawa Pos Radar Madura.


Sebelumnya, seorang guru di Sampang meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan muridnya sendiri. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (1/2) di dalam kelas.

Baca Juga :  Pekan Depan Sidang Kasus Guru Budi

Saat sesi jam terakhir, guru Ahmad Budi Cahyono sedang mengajar mata pelajaran seni rupa di kelas XII SMAN Torjun. Saat itu siswa berinisial MH tidak mendengarkan pelajaran. Dia justru mengganggu teman-temannya dengan mencoret-coret lukisan mereka.

Budi menegur MH. Namun tidak dihiraukan. Si murid malah semakin menjadi-jadi mengganggu teman-temannya. Akirnya sang guru menindak siswa tersebut dengan mencoret pipinya dengan cat lukis. MH tidak terima dan memukul gurunya itu. 

Kemudian dilerai oleh siswa dan para guru. Budi kemudian dibawa ke ruang guru, lalu menjelaskan duduk perkaranya kepada kepala sekolah (Kasek). Guru Budi kemudian dipersilakan agar pulang duluan. Sesampainya di rumah, Budi istirahat karena mengeluh sakit pada lehernya.

Baca Juga :  Ronaldinho Beri Airlangga Jersey Tim Nasional Brasil Berwarna Kuning
- Advertisement -

Selang beberapa saat kesakitan dan tidak sadarkan diri dan langsung dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Kondisi guru tidak tetap (GTT) itu kritis. Pukul 21.40 dinyatakan meninggal dunia.

Artikel Terkait

Most Read

Poltera Hibahkan Alat ATS ke Pesantren

Petani Minta Stop Impor Garam

Temukan Suami Tewas Bersimbah Darah

Artikel Terbaru

/