alexametrics
20.3 C
Madura
Friday, May 27, 2022

Polres Bangkalan Target Ungkap Kasus Bulanan

BANGKALAN– Perang terhadap narkoba selalu dikobarkan aparat kepolisian. Polres Bangkalan pun mulai memasang ancang-ancang pengungkapan kasus selama setahun ke depan. Bahkan, polsek juga diberi target bulanan.

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M. Ridha mengutarakan, selama 2018, terdapat sejumlah target operasional. Meliputi satuan reserse kriminal (reskrim), reskoba, polair, dan samapta bhayangkara (sabhara). ”Semata-mata untuk masyarakat Bangkalan,” ujarnya.

Satuan reskrim ditarget minimal 60 persen perkara tuntas. Selama satu tahun harus ungkap tiga kasus tindak pidana korupsi. Sementara, reskoba minimal 2 kasus tiap bulan. Tiap polsek minimal 1 kasus tiap bulan.

”Sabhara juga demikian. Tipiring selama 2018 harus target 6 kasus. Sedangkan polair meminimalkan tindak pidana perairan,” katanya.

Baca Juga :  Kades Candi Burung Diganjar 3,5 Tahun

Pria asal Aceh itu menjelaskan, target tersebut bertujuan agar semua satuan di internal Polres Bangkalan memiliki acuan dalam penanganan kasus. Sebab, hal itu sangat penting diberlakukan. ”Kalau begini lebih tertata. Cara kerjanya tidak sembarang. Tapi, sudah ada acuannya,” terangnya.

Karena itu, pihaknya akan terus mengupayakan fasilitas yang mumpuni. Misalnya, mengenai perbaikan gedung di tiap polsek. ”Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak pemda. Sekarang sudah ada beberapa gedung yang dibangun,” jelasnya.

Seperti di gedung di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bangkalan. Kondisi tersebut tentu sangat mendukung kinerja anggota Polri. ”Semoga ke depan terus ada perbaikan,” harap Anis.

BANGKALAN– Perang terhadap narkoba selalu dikobarkan aparat kepolisian. Polres Bangkalan pun mulai memasang ancang-ancang pengungkapan kasus selama setahun ke depan. Bahkan, polsek juga diberi target bulanan.

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M. Ridha mengutarakan, selama 2018, terdapat sejumlah target operasional. Meliputi satuan reserse kriminal (reskrim), reskoba, polair, dan samapta bhayangkara (sabhara). ”Semata-mata untuk masyarakat Bangkalan,” ujarnya.

Satuan reskrim ditarget minimal 60 persen perkara tuntas. Selama satu tahun harus ungkap tiga kasus tindak pidana korupsi. Sementara, reskoba minimal 2 kasus tiap bulan. Tiap polsek minimal 1 kasus tiap bulan.


”Sabhara juga demikian. Tipiring selama 2018 harus target 6 kasus. Sedangkan polair meminimalkan tindak pidana perairan,” katanya.

Baca Juga :  Tim Gabungan Semprotkan Disinfektan Fasilitas Umum

Pria asal Aceh itu menjelaskan, target tersebut bertujuan agar semua satuan di internal Polres Bangkalan memiliki acuan dalam penanganan kasus. Sebab, hal itu sangat penting diberlakukan. ”Kalau begini lebih tertata. Cara kerjanya tidak sembarang. Tapi, sudah ada acuannya,” terangnya.

Karena itu, pihaknya akan terus mengupayakan fasilitas yang mumpuni. Misalnya, mengenai perbaikan gedung di tiap polsek. ”Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak pemda. Sekarang sudah ada beberapa gedung yang dibangun,” jelasnya.

Seperti di gedung di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bangkalan. Kondisi tersebut tentu sangat mendukung kinerja anggota Polri. ”Semoga ke depan terus ada perbaikan,” harap Anis.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/