alexametrics
20.1 C
Madura
Thursday, July 7, 2022

Dugaan Kekerasan pada Dokter Berujung Mediasi

SAMPANG – Video rekaman CCTV dugaan tindak kekerasan kepada dokter RSUD Sampang menjadi viral di media sosial. Di dalam rekaman berdurasi 54 detik itu, seorang pria yang diketahui Abdullah Hidayat itu terlihat menjambak seorang dokter internship yang dikabarkan bernama Sulis.

Abdullah Hidayat membenarkan, di dalam video yang menjadi viral itu adalah dirinya. Menurut dia, dirinya mendorong dokter itu bermula saat ayahnya hendak berobat, namun tidak terlayani dengan baik. Apalagi ayahnya yang menderita batu ginjal membutuhkan penanganan cepat.

”Persoalannya sudah selesai. Saya dengan pihak rumah sakit sudah tidak ada apa-apa,” klaim pria yang biasa dipanggil AB itu Selasa (31/10).

Pria yang juga menjabat Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Sampang itu berharap, pelayanan RSUD lebih dioptimalkan. Sebab, selama ini banyak keluhan dari masyarakat. ”Pelayanan rumah sakit kurang baik. Intinya pelayanan rumah sakit itu harus diperbaiki,” pintanya.

Baca Juga :  Perubahan AKD DPRD Pamekasan Memanas

Menurut AB, video rekaman CCTV dari rumah sakit yang sudah beredar luas hanya berupa potongan saja. ”Saya dengan dokter itu sudah saling memaafkan dan sudah tidak ada apa-apa lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Fadhilah Budiono mengakui jika pelayanan RSUD Sampang lemah. Dia meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang Firman Pria Abadi untuk membuatkan surat agar manajemen RSUD diperbarui.

”Kami akui pelayanannya kurang maksimal. Kejadian ini bukan yang pertama. Banyak keluhan dari masyarakat,” akunya.

Fadhilah sudah mengumpulkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jatim, IDI kabupaten, dinkes, RSUD, dan pihak pemkab atas kasus tersebut. Selain itu, pihaknya memanggil AB untuk memediasi. ”Kami sudah pertemukan, dan masalah ini sudah klir,” tandasnya.

Baca Juga :  Pembentukan AKD Terbengkalai

SAMPANG – Video rekaman CCTV dugaan tindak kekerasan kepada dokter RSUD Sampang menjadi viral di media sosial. Di dalam rekaman berdurasi 54 detik itu, seorang pria yang diketahui Abdullah Hidayat itu terlihat menjambak seorang dokter internship yang dikabarkan bernama Sulis.

Abdullah Hidayat membenarkan, di dalam video yang menjadi viral itu adalah dirinya. Menurut dia, dirinya mendorong dokter itu bermula saat ayahnya hendak berobat, namun tidak terlayani dengan baik. Apalagi ayahnya yang menderita batu ginjal membutuhkan penanganan cepat.

”Persoalannya sudah selesai. Saya dengan pihak rumah sakit sudah tidak ada apa-apa,” klaim pria yang biasa dipanggil AB itu Selasa (31/10).


Pria yang juga menjabat Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Sampang itu berharap, pelayanan RSUD lebih dioptimalkan. Sebab, selama ini banyak keluhan dari masyarakat. ”Pelayanan rumah sakit kurang baik. Intinya pelayanan rumah sakit itu harus diperbaiki,” pintanya.

Baca Juga :  RSUD Klaim Pelayanan Sesuai SOP

Menurut AB, video rekaman CCTV dari rumah sakit yang sudah beredar luas hanya berupa potongan saja. ”Saya dengan dokter itu sudah saling memaafkan dan sudah tidak ada apa-apa lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Fadhilah Budiono mengakui jika pelayanan RSUD Sampang lemah. Dia meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang Firman Pria Abadi untuk membuatkan surat agar manajemen RSUD diperbarui.

”Kami akui pelayanannya kurang maksimal. Kejadian ini bukan yang pertama. Banyak keluhan dari masyarakat,” akunya.

Fadhilah sudah mengumpulkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jatim, IDI kabupaten, dinkes, RSUD, dan pihak pemkab atas kasus tersebut. Selain itu, pihaknya memanggil AB untuk memediasi. ”Kami sudah pertemukan, dan masalah ini sudah klir,” tandasnya.

Baca Juga :  Penggerak Organisasi Pemuda
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/