alexametrics
28.9 C
Madura
Sunday, May 29, 2022

Menikah Baru Dua Bulan, Istri Polisi Ngaku Alami KDRT

SUMENEP – Oknum anggota Polres Sumenep berinisial S diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya di Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Minggu (13/8). Jumat (31/8), oknum polisi yang bertugas di satlantas itu dilaporkan istrinya, Lody Ayu Astria Larozy, ke Polres Sumenep.

Lody Ayu Astria Larozy didampingi keluarganya saat datang ke mapolres. Dia mengaku mendapat tindak kekerasan fisik sehingga mengalami luka lecet. Dia sengaja melapor karena S disebut tidak beriktikad baik untuk menyelesaikan masalah.

”Kami melaporkan KDRT kepada korban yang merupakan istri S. Kami terpaksa melapor karena S merasa tidak bersalah,” kata orang tua pelapor, Asmuni, 43, warga Desa Kebunan, Kecamatan/Kota Sumenep.

Sebelum melapor ke polres, keluarga berusaha melakukan mediasi. Kedua pihak berusaha dipertemukan untuk menyelesaikan masalah. Namun, S dinilai tidak beriktikad baik sehingga pelapor kecewa.

Baca Juga :  Kesehatan Bocah Sembilan Bulan Korban Kekerasan Semakin Baik

KDRT diduga dilakukan di rumah S di Desa Jambu. Sementara rumah Lody Ayu Astria Larozy di Desa Kebunan. Selama ini pelapor pindah-pindah tempat tinggal. Terkadang di Desa Jambu yang merupakan rumah suaminya dan sesekali di rumahnya sendiri di Desa Kebunan.

Keluarga tidak terima setelah mendengar Lody Ayu Astria Larozy sering dipukul suaminya. Karena itu, keluarga Lody Ayu Astria Larozy melaporkan S ke polres. Menurut Asmoni, saat melakukan pemukulan, S diduga mabuk.

”Kami sebagai orang tua sebenarnya ingin menyelesaikan secara kekeluargaan. Namun, tidak ada titik temu. Mereka baru menikah dua bulan lalu,” ucapnya. Asmoni berharap polres memproses dugaan KDRT tersebut.

Wakapolres Sumenep Kompol Sutarno membenarkan laporan dugaan KDRT tersebut. Pihaknya akan menindaklanjuti laporan itu. ”Kami menerima laporan dari SPK. Kami lakukan pemeriksaan. Untuk sementara, ini saja yang bisa kami sampaikan,” katanya.

Baca Juga :  Hendak Edarkan 7.800 Rokok Ilegal, Warga Sumenep Disergap Polisi

SUMENEP – Oknum anggota Polres Sumenep berinisial S diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya di Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Minggu (13/8). Jumat (31/8), oknum polisi yang bertugas di satlantas itu dilaporkan istrinya, Lody Ayu Astria Larozy, ke Polres Sumenep.

Lody Ayu Astria Larozy didampingi keluarganya saat datang ke mapolres. Dia mengaku mendapat tindak kekerasan fisik sehingga mengalami luka lecet. Dia sengaja melapor karena S disebut tidak beriktikad baik untuk menyelesaikan masalah.

”Kami melaporkan KDRT kepada korban yang merupakan istri S. Kami terpaksa melapor karena S merasa tidak bersalah,” kata orang tua pelapor, Asmuni, 43, warga Desa Kebunan, Kecamatan/Kota Sumenep.


Sebelum melapor ke polres, keluarga berusaha melakukan mediasi. Kedua pihak berusaha dipertemukan untuk menyelesaikan masalah. Namun, S dinilai tidak beriktikad baik sehingga pelapor kecewa.

Baca Juga :  Selamatkan Uang Negara Rp 2,8 Miliar

KDRT diduga dilakukan di rumah S di Desa Jambu. Sementara rumah Lody Ayu Astria Larozy di Desa Kebunan. Selama ini pelapor pindah-pindah tempat tinggal. Terkadang di Desa Jambu yang merupakan rumah suaminya dan sesekali di rumahnya sendiri di Desa Kebunan.

Keluarga tidak terima setelah mendengar Lody Ayu Astria Larozy sering dipukul suaminya. Karena itu, keluarga Lody Ayu Astria Larozy melaporkan S ke polres. Menurut Asmoni, saat melakukan pemukulan, S diduga mabuk.

”Kami sebagai orang tua sebenarnya ingin menyelesaikan secara kekeluargaan. Namun, tidak ada titik temu. Mereka baru menikah dua bulan lalu,” ucapnya. Asmoni berharap polres memproses dugaan KDRT tersebut.

Wakapolres Sumenep Kompol Sutarno membenarkan laporan dugaan KDRT tersebut. Pihaknya akan menindaklanjuti laporan itu. ”Kami menerima laporan dari SPK. Kami lakukan pemeriksaan. Untuk sementara, ini saja yang bisa kami sampaikan,” katanya.

Baca Juga :  Setahun Berlalu, Dua Pencuri HP Akhirnya Keok
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/