alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, August 17, 2022

Rekap Suara Pilkada Tingkat Kecamatan Tuntas

PAMEKASAN – Rekapitulasi perolehan suara Pilkada 2018 tingkat kecamatan tuntas. Seluruh suara dari panitia pemilihan kecamatan (PPK) masuk. KPU Pamekasan menjadwalkan hitung manual pekan depan.

Ketua KPU Pamekasan Moh. Hamzah mengatakan, rekapitulasi tingkat kecamatan tuntas. Kotak suara dari tiap PPK dikembalikan ke gudang penyimpanan logistik milik KPU di Jalan Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih.

Setelah rekapitulasi di tingkat kecamatan, KPU menjadwalkan penghitungan manual untuk menentukan pemenang pilkada. Sesuai rapat internal komisioner, penghitungan akhir itu bakal dilaksanakan Kamis (5/6).

Penghitungan itu akan disaksikan saksi dari masing-masing pasangan calon (paslon). Pengamanan superketat juga akan dilaksanakan. Tujuannya, agar rekapitulasi penentuan pemenang pilkada berjalan lancar.

Selama rekapitulasi tingkat kecamatan, Hamzah mengaku tidak ada kendala berarti. Jika terjadi kesalahan kecil administrasi hal wajar. Tetapi kesalahan itu langsung dikoreksi dan diperbaiki bersama.

Baca Juga :  Pendukung Paslon Bupati Terkapar di Arek Lancor

Rekap hasil pilkada disaksikan banyak pihak. Termasuk pengawas dan saksi dari masing-masing paslon. ”Proses rekapitulasi berjalan lancar dan aman,” katanya Sabtu (30/6).

Mengenai pemenang Pilkada Pamekasan 2018, Hamzah enggan berspekulasi. Dia tidak bisa memberi keterangan sebelum rekapitulasi manual tingkat kabupaten usai. Untuk hasil hitung cepat, dia juga enggan menjelaskan.

Hamzah berharap, masyarakat dewasa menerima hasil pilkada. Jika dianggap ada pelanggaran, bisa dilanjutkan dengan sengketa sesuai aturan. ”Mari kita ikuti proses pilkada sesuai aturan,” ajaknya.

Praktisi Hukum Abd. Ghafur mengatakan, rekapitulasi tingkat kabupaten akan menjadi pedoman penentuan pemenang pilkada. Karena itu, penghitungan final itu harus profesional.

Mengenai sengketa pilkada, sudah diatur dalam undang-undang. Masyarakat yang berkeberatan dengan hasil pilkada bisa menempuh jalur hukum. ”Hak konstitusi masyarakat dilindungi undang-undang,” katanya.

Baca Juga :  Dungkek Canangkan Digitalisasi Kepuasan Publik

Untuk diketahui, Pilkada Pamekasan 2018 diikuti dua pasangan calon (paslon). Yaitu, Bersama Ra Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) nomor urut satu dan Kholilurrahman-Fathor Rohman (Kholifah) nomor urut dua.

Berdasarkan hitung cepat KPU yang dirilis di laman infopemilu.kpu.go.id Minggu (29/6), paslon Berbaur mendulang 253.949 suara atau 53,15 persen. Sementara paslon Kholifah mendapat dukungan 223.848 suara atau setara 46,85 persen. Data masuk 80 persen.

Sayangnya, website resmi milik KPU RI itu sudah tidak bisa dikses kemarin. KPU Pamekasan tidak mengetahui penyebab laman tersebut tidak bisa diakses. Menurut KPU Pamekasan, website tersebut dikelola langsung dari KPU RI.

PAMEKASAN – Rekapitulasi perolehan suara Pilkada 2018 tingkat kecamatan tuntas. Seluruh suara dari panitia pemilihan kecamatan (PPK) masuk. KPU Pamekasan menjadwalkan hitung manual pekan depan.

Ketua KPU Pamekasan Moh. Hamzah mengatakan, rekapitulasi tingkat kecamatan tuntas. Kotak suara dari tiap PPK dikembalikan ke gudang penyimpanan logistik milik KPU di Jalan Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih.

Setelah rekapitulasi di tingkat kecamatan, KPU menjadwalkan penghitungan manual untuk menentukan pemenang pilkada. Sesuai rapat internal komisioner, penghitungan akhir itu bakal dilaksanakan Kamis (5/6).


Penghitungan itu akan disaksikan saksi dari masing-masing pasangan calon (paslon). Pengamanan superketat juga akan dilaksanakan. Tujuannya, agar rekapitulasi penentuan pemenang pilkada berjalan lancar.

Selama rekapitulasi tingkat kecamatan, Hamzah mengaku tidak ada kendala berarti. Jika terjadi kesalahan kecil administrasi hal wajar. Tetapi kesalahan itu langsung dikoreksi dan diperbaiki bersama.

Baca Juga :  Vonis Dua Pencuri Kotak Suara Hari Ini

Rekap hasil pilkada disaksikan banyak pihak. Termasuk pengawas dan saksi dari masing-masing paslon. ”Proses rekapitulasi berjalan lancar dan aman,” katanya Sabtu (30/6).

Mengenai pemenang Pilkada Pamekasan 2018, Hamzah enggan berspekulasi. Dia tidak bisa memberi keterangan sebelum rekapitulasi manual tingkat kabupaten usai. Untuk hasil hitung cepat, dia juga enggan menjelaskan.

- Advertisement -

Hamzah berharap, masyarakat dewasa menerima hasil pilkada. Jika dianggap ada pelanggaran, bisa dilanjutkan dengan sengketa sesuai aturan. ”Mari kita ikuti proses pilkada sesuai aturan,” ajaknya.

Praktisi Hukum Abd. Ghafur mengatakan, rekapitulasi tingkat kabupaten akan menjadi pedoman penentuan pemenang pilkada. Karena itu, penghitungan final itu harus profesional.

Mengenai sengketa pilkada, sudah diatur dalam undang-undang. Masyarakat yang berkeberatan dengan hasil pilkada bisa menempuh jalur hukum. ”Hak konstitusi masyarakat dilindungi undang-undang,” katanya.

Baca Juga :  Mendung Adem Payungi Kampanye Gus Ipul-Puti Guntur

Untuk diketahui, Pilkada Pamekasan 2018 diikuti dua pasangan calon (paslon). Yaitu, Bersama Ra Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) nomor urut satu dan Kholilurrahman-Fathor Rohman (Kholifah) nomor urut dua.

Berdasarkan hitung cepat KPU yang dirilis di laman infopemilu.kpu.go.id Minggu (29/6), paslon Berbaur mendulang 253.949 suara atau 53,15 persen. Sementara paslon Kholifah mendapat dukungan 223.848 suara atau setara 46,85 persen. Data masuk 80 persen.

Sayangnya, website resmi milik KPU RI itu sudah tidak bisa dikses kemarin. KPU Pamekasan tidak mengetahui penyebab laman tersebut tidak bisa diakses. Menurut KPU Pamekasan, website tersebut dikelola langsung dari KPU RI.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/