alexametrics
21.6 C
Madura
Monday, August 15, 2022

Polisi Tangkap Dua Pembuat Petasan

SUMENEP – Sugianto, 27, warga Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, dan Darso, 45, warga Desa Giling, Kecamatan Manding, terancam tidak bisa berlebaran di rumah. Keduanya ditangkap karena terbukti memiliki bahan peledak (handak) yang akan digunakan sebagai bahan dasar pembuatan petasan.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Abd. Mukit menjelaskan, penangkapan tersebut berlangsung di kediaman Salehudin, mertua Sugianto di Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, sekitar pukul 20.30. Kedua tersangka bekerja sama memproduksi petasan.

”Kami mendapat laporan dari warga bahwa ada produsen petasan di Sumenep. Lalu, kami melakukan penyelidikan dan mendapati mendapati kedua tersangka itu,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Madura Kamis (31/5).

 Polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa serbuk peledak warna silver dengan berat total 5,2 kilo gram. Sobekan kertas minyak yang digunakan untuk sumbu petasan, 85 buah selongsong petasan, tiga buah mercon, dan sebilah bambu 17 cm.

Baca Juga :  Bakal Lakukan Gelar Perkara, 16 Kades Penuhi Panggilan Polres

”Setelah dilakukan pemeriksaan, keduanya mengakui kalau bahan-bahan ini milik mereka,” ujarnya.

Sebelumnya Samhaji bin Hasan, 45, warga Dusun Komere, Desa Tambaagung, Kecamatan Ambunten, juga ditangkap karena terbukti memiliki handak Senin malam (28/5). ”Petasan atau mercon menjadi atensi kami,” kata Mukit.

 

SUMENEP – Sugianto, 27, warga Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, dan Darso, 45, warga Desa Giling, Kecamatan Manding, terancam tidak bisa berlebaran di rumah. Keduanya ditangkap karena terbukti memiliki bahan peledak (handak) yang akan digunakan sebagai bahan dasar pembuatan petasan.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Abd. Mukit menjelaskan, penangkapan tersebut berlangsung di kediaman Salehudin, mertua Sugianto di Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, sekitar pukul 20.30. Kedua tersangka bekerja sama memproduksi petasan.

”Kami mendapat laporan dari warga bahwa ada produsen petasan di Sumenep. Lalu, kami melakukan penyelidikan dan mendapati mendapati kedua tersangka itu,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Madura Kamis (31/5).


 Polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa serbuk peledak warna silver dengan berat total 5,2 kilo gram. Sobekan kertas minyak yang digunakan untuk sumbu petasan, 85 buah selongsong petasan, tiga buah mercon, dan sebilah bambu 17 cm.

Baca Juga :  Mantan Kabid BLH Bangkalan Divonis Ringan, Jaksa Banding

”Setelah dilakukan pemeriksaan, keduanya mengakui kalau bahan-bahan ini milik mereka,” ujarnya.

Sebelumnya Samhaji bin Hasan, 45, warga Dusun Komere, Desa Tambaagung, Kecamatan Ambunten, juga ditangkap karena terbukti memiliki handak Senin malam (28/5). ”Petasan atau mercon menjadi atensi kami,” kata Mukit.

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/