alexametrics
23.6 C
Madura
Monday, August 15, 2022

Lomba Patrol dan Daul Perebutkan Piala Bergilir Kapolres Cup

BANGKALAN – Sejumlah ruas jalan di Kota Bangkalan dipastikan banjir manusia Selasa malam (5/6). Pasalnya, pada malam ke-21 Ramadan 1439 H itu akan dilaksanakan lomba Musik Patrol se-Bangkalan dan Daul Dug-Dug Se-Madura. Persiapan penyelenggaraan kegiatan itu sudah final.

Kamis (31/5) dilakukan technical meeting (TM) antara Polres Bangkalan bersama kru Jawa Pos Radar Madura (JPRM) dan peserta. Rapat di kantor pusat koran terbesar di Madura ini membahas semua persiapan kegiatan. Sebanyak 37 tim akan unjuk kebolehan menampilkan kreativitas terbaik mereka.

Peserta bakal bergerak dari garis start di depan Pendapa Agung Bangkalan di Jalan Letnan Abdullah. Kemudian, menuju Jalan Ahmad Yani, Jalan Panglima Sudirman. Lalu, ke Jalan Trunojoyo, Jalan Jokotole, dan Jalan Mayjen Soengkono. Setelah itu, finis kembali ke Jalan Letnan Abdullah.

Secara teknis, peserta lomba patrol maksimal 15 orang dalam satu grup. Sementara untuk daul dug-dug maksimal 30 orang dalam satu grup. Alat musik patrol terdiri atas bambu atau kentongan. Bisa memakai alat musik lain kecuali alat musik yang teraliri listrik.

Sementara kategori alat musik daul dug-dug bisa bambu atau kentongan, kendang, ketipung, seruling, pianika, tamborin, dan jidor. Juga diperbolehkan pakai alat musik modern. Lagu wajib bernuansa islami.

Baca Juga :  Serbuk Petasan Meledak, Satu Tewas, Dua Luka Parah

Selain itu, wajib membawakan lagu ajakan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang bertemakan Pilkada Damai. Peserta wajib berjalan kaki dan hanya boleh membawa satu alat transportasi tidak bermesin. Peserta juga harus berpakaian rapi dan sopan.

Waktu pelaksanaan kegiatan, di garis start masing-masing grup wajib menampilkan atraksi maksimal 2 menit untuk peserta patrol. Sementara untuk musik dug-dug maksimal 4 menit. Peserta hadir di lokasi 15 menit sebelum acara dimulai, pukul 19.30, untuk melakukan registrasi ulang.

Peserta bersifat umum dan tidak melihat faktor umur. Peserta melakukan pendaftaran dengan mengisi formulir pendaftaran. Peserta membawa peralatan sendiri.

Juri ditempatkan di sepanjang rute yang tidak diketahui peserta. Keputusan juri adalah final dan tidak dapat diganggu gugat. Segala peraturan yang belum tercantum ditentukan kemudian. Peserta akan dinilai dari sisi kekompakan tim, harmonisasi, kreativitas, dan performance sepanjang mengikuti kegiatan.

Kepala Event JPRM Moh. Sugianto mengatakan, segala persiapan untuk menyukseskan Lomba Musik Patrol Se-Bangkalan dan Daul Dug-Dug Se-Madura telah dilakukan. Semua peralatan dan kelengkapan sudah siap. ”Tinggal action pada hari H. Mudah-mudahan berjalan lancar dan sukses. Pastinya tahun ini lebih meriah daripada tahun lalu,” ucapnya.

Juara Lomba Musik Patrol Se-Bangkalan dan Daul Dug-Dug Se-Madura tidak hanya mendapatkan trofi dan uang pembinaan. Peserta penampilan paling memukau juga akan mendapatkan piala bergilir Kapolres Cup. Piala itu akan diberikan kepada juara satu musik patrol dan juara satu musik daul combo. ”Piala bergilir sudah di tangan panitia,” terangnya.

Baca Juga :  Berbaur dan Kholifah Berebut Simpati Pemilih

Mantan koordinator liputan (Korlip) JPRM ini mengungkapkan, tahun lalu peserta grup atas nama Alapola asal Kecamatan Blega menjadi juara musik patrol. Mereka juga menjadi yang terbaik ketika dibandingkan juara satu musik daul dug-dug. Jadi, berhak membawa pulang piala bergilir Kapolres Cup.

Pada 2016 peraih piala bergilir adalah grup Tarara. Tahun ini siapa yang berhak memboyong piala bergilir Kapolres Cup itu? ”Tentu grup patrol dari dua kategori yang berhasil menampilkan sajian terbaik dari yang paling baik,” ucapnya.

KBO Satbinmas Polres Bangkalan Fery Riswantoro mengatakan, ada beberapa tujuan dari lomba Musik Patrol Se-Bangkalan dan Daul Dug-Dug Se-Madura ini. Di antaranya sebagai ajang silaturahmi masyarakat dan memberikan hiburan gratis. Selain itu, mengajak masyarakat menjaga kamtibmas dan pesan pilkada damai.

Selain itu, kata dia, event tersebut merupakan rentetan kegiatan memperingati Ulang Tahun Ke-72 Bhayangkara pada 1 Juli 2018. ”Event ini dari Polres Bangkalan untuk masyarakat Madura, khususnya Bangkalan,” tutup Fery.

BANGKALAN – Sejumlah ruas jalan di Kota Bangkalan dipastikan banjir manusia Selasa malam (5/6). Pasalnya, pada malam ke-21 Ramadan 1439 H itu akan dilaksanakan lomba Musik Patrol se-Bangkalan dan Daul Dug-Dug Se-Madura. Persiapan penyelenggaraan kegiatan itu sudah final.

Kamis (31/5) dilakukan technical meeting (TM) antara Polres Bangkalan bersama kru Jawa Pos Radar Madura (JPRM) dan peserta. Rapat di kantor pusat koran terbesar di Madura ini membahas semua persiapan kegiatan. Sebanyak 37 tim akan unjuk kebolehan menampilkan kreativitas terbaik mereka.

Peserta bakal bergerak dari garis start di depan Pendapa Agung Bangkalan di Jalan Letnan Abdullah. Kemudian, menuju Jalan Ahmad Yani, Jalan Panglima Sudirman. Lalu, ke Jalan Trunojoyo, Jalan Jokotole, dan Jalan Mayjen Soengkono. Setelah itu, finis kembali ke Jalan Letnan Abdullah.


Secara teknis, peserta lomba patrol maksimal 15 orang dalam satu grup. Sementara untuk daul dug-dug maksimal 30 orang dalam satu grup. Alat musik patrol terdiri atas bambu atau kentongan. Bisa memakai alat musik lain kecuali alat musik yang teraliri listrik.

Sementara kategori alat musik daul dug-dug bisa bambu atau kentongan, kendang, ketipung, seruling, pianika, tamborin, dan jidor. Juga diperbolehkan pakai alat musik modern. Lagu wajib bernuansa islami.

Baca Juga :  Hisbullah Dekati Kalangan Santri dan Ustad

Selain itu, wajib membawakan lagu ajakan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang bertemakan Pilkada Damai. Peserta wajib berjalan kaki dan hanya boleh membawa satu alat transportasi tidak bermesin. Peserta juga harus berpakaian rapi dan sopan.

Waktu pelaksanaan kegiatan, di garis start masing-masing grup wajib menampilkan atraksi maksimal 2 menit untuk peserta patrol. Sementara untuk musik dug-dug maksimal 4 menit. Peserta hadir di lokasi 15 menit sebelum acara dimulai, pukul 19.30, untuk melakukan registrasi ulang.

- Advertisement -

Peserta bersifat umum dan tidak melihat faktor umur. Peserta melakukan pendaftaran dengan mengisi formulir pendaftaran. Peserta membawa peralatan sendiri.

Juri ditempatkan di sepanjang rute yang tidak diketahui peserta. Keputusan juri adalah final dan tidak dapat diganggu gugat. Segala peraturan yang belum tercantum ditentukan kemudian. Peserta akan dinilai dari sisi kekompakan tim, harmonisasi, kreativitas, dan performance sepanjang mengikuti kegiatan.

Kepala Event JPRM Moh. Sugianto mengatakan, segala persiapan untuk menyukseskan Lomba Musik Patrol Se-Bangkalan dan Daul Dug-Dug Se-Madura telah dilakukan. Semua peralatan dan kelengkapan sudah siap. ”Tinggal action pada hari H. Mudah-mudahan berjalan lancar dan sukses. Pastinya tahun ini lebih meriah daripada tahun lalu,” ucapnya.

Juara Lomba Musik Patrol Se-Bangkalan dan Daul Dug-Dug Se-Madura tidak hanya mendapatkan trofi dan uang pembinaan. Peserta penampilan paling memukau juga akan mendapatkan piala bergilir Kapolres Cup. Piala itu akan diberikan kepada juara satu musik patrol dan juara satu musik daul combo. ”Piala bergilir sudah di tangan panitia,” terangnya.

Baca Juga :  Pengalaman Perdana Yusuf Efendi Puasa di Madura

Mantan koordinator liputan (Korlip) JPRM ini mengungkapkan, tahun lalu peserta grup atas nama Alapola asal Kecamatan Blega menjadi juara musik patrol. Mereka juga menjadi yang terbaik ketika dibandingkan juara satu musik daul dug-dug. Jadi, berhak membawa pulang piala bergilir Kapolres Cup.

Pada 2016 peraih piala bergilir adalah grup Tarara. Tahun ini siapa yang berhak memboyong piala bergilir Kapolres Cup itu? ”Tentu grup patrol dari dua kategori yang berhasil menampilkan sajian terbaik dari yang paling baik,” ucapnya.

KBO Satbinmas Polres Bangkalan Fery Riswantoro mengatakan, ada beberapa tujuan dari lomba Musik Patrol Se-Bangkalan dan Daul Dug-Dug Se-Madura ini. Di antaranya sebagai ajang silaturahmi masyarakat dan memberikan hiburan gratis. Selain itu, mengajak masyarakat menjaga kamtibmas dan pesan pilkada damai.

Selain itu, kata dia, event tersebut merupakan rentetan kegiatan memperingati Ulang Tahun Ke-72 Bhayangkara pada 1 Juli 2018. ”Event ini dari Polres Bangkalan untuk masyarakat Madura, khususnya Bangkalan,” tutup Fery.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/