alexametrics
24.4 C
Madura
Tuesday, August 9, 2022

Sales Mobil Tipu Pembeli Ratusan Juta

BANGKALAN – Haris Saudi, sales marketing Mitsubishi PT Murni Berlian Motors berurusan dengan polisi dan kini mendekam di penjara. Pria 29 tahun asal Dusun Pandian, Desa/Kecamatan Burneh, Bangkalan itu diduga melakukan penipuan kepada konsumen.

Kamis, 27 Juli 2017 sekitar pukul 11.30, Abdul Hayat, 47, warga Desa Banda Soleh, Kecamatan Kokop, Bangkalan berencana membeli mobil pikap L 300. Karena tidak tahu harga, dia bertemu dengan Haris Saudi.

Hayat menanyakan harga mobil pikap. Haris berjanji akan membantu pembelian mobil pikap. Hayat kemudian melakukan pembayaran Rp 140 juta kepada Haris secara cash. Setelah itu, Hayat mendapatkan mobil pikap L 300 dengan nomor polisi (nopol) M 8859 HB.

Namun, Haris diduga bekerja sama dengan surveyor agar pembelian mobil pikap oleh Hayat diproses secara kredit. Ulah Haris itu tanpa sepengetahuan Hayat. Hayat pun memakai mobil pikap selama lima bulan.

Baca Juga :  Dua Pekan Tindak 2.531 Pelanggar Lalu Lintas

Akan tetapi, mobil pikap yang dibayar lunas oleh Hayat tiba-tiba ditarik pihak leasing. Pasalnya, sudah lima bulan tidak melakukan pembayaran cicilan. Merasa tertipu, Hayat bersama Hadiri, 34, warga asal Desa Gunelap, Kecamatan Sepulu, melapor ke Polres Bangkalan pada 26 Maret 2018.

Menindaklanjuti laporan itu, polisi melakukan penyelidikan. Minggu (29/5) sekitar pukul 13.00, polisi menciduk Haris di rumahnya. Haris kemudian dikeler ke Mapolres Bangkalan untuk dilakukan pemeriksaan. Kepada polisi Haris mengakui perbuatannya.

Saat Jawa Pos Radar Madura berusaha melakukan wawancara dengan Haris, dia menolak. Dia hanya menunduk dan berusaha menutupi wajahnya. ”Tanya ke polisi saja,” ucapnya singkat.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Bidarudin menyatakan, Haris telah ditetapkan sebagai tersangka penipuan konsumen mobil. Penetapan tersangka setelah polisi memeriksa dan menemukan beberapa barang bukti.

Baca Juga :  Tim Khusus Antibegal Punya Keterampilan Khusus

Bidarudin mengungkapkan, modus tersangka melakukan penipuan yaitu menjanjikan mengurus pembelian mobil pikap L 300 setelah korban melakukan pembayaran Rp 140 juta. Namun, oleh tersangka mobil tersebut diproses secara kredit dengan melibatkan pihak surveyor tanpa sepengetahuan korban.

Sementara, uang hasil melakukan penipuan digunakan untuk biaya kebutuhan hidup dan bersenang-senang. Bidarudin menegaskan, akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 378 KUHP tentang Penipuan. Haris diancam hukuman penjara empat tahun. ”Tersangka sudah kami tahan,” tegasnya.

BANGKALAN – Haris Saudi, sales marketing Mitsubishi PT Murni Berlian Motors berurusan dengan polisi dan kini mendekam di penjara. Pria 29 tahun asal Dusun Pandian, Desa/Kecamatan Burneh, Bangkalan itu diduga melakukan penipuan kepada konsumen.

Kamis, 27 Juli 2017 sekitar pukul 11.30, Abdul Hayat, 47, warga Desa Banda Soleh, Kecamatan Kokop, Bangkalan berencana membeli mobil pikap L 300. Karena tidak tahu harga, dia bertemu dengan Haris Saudi.

Hayat menanyakan harga mobil pikap. Haris berjanji akan membantu pembelian mobil pikap. Hayat kemudian melakukan pembayaran Rp 140 juta kepada Haris secara cash. Setelah itu, Hayat mendapatkan mobil pikap L 300 dengan nomor polisi (nopol) M 8859 HB.


Namun, Haris diduga bekerja sama dengan surveyor agar pembelian mobil pikap oleh Hayat diproses secara kredit. Ulah Haris itu tanpa sepengetahuan Hayat. Hayat pun memakai mobil pikap selama lima bulan.

Baca Juga :  Kapolres Bangkalan Perintahkan Tembak Bandar Narkoba

Akan tetapi, mobil pikap yang dibayar lunas oleh Hayat tiba-tiba ditarik pihak leasing. Pasalnya, sudah lima bulan tidak melakukan pembayaran cicilan. Merasa tertipu, Hayat bersama Hadiri, 34, warga asal Desa Gunelap, Kecamatan Sepulu, melapor ke Polres Bangkalan pada 26 Maret 2018.

Menindaklanjuti laporan itu, polisi melakukan penyelidikan. Minggu (29/5) sekitar pukul 13.00, polisi menciduk Haris di rumahnya. Haris kemudian dikeler ke Mapolres Bangkalan untuk dilakukan pemeriksaan. Kepada polisi Haris mengakui perbuatannya.

Saat Jawa Pos Radar Madura berusaha melakukan wawancara dengan Haris, dia menolak. Dia hanya menunduk dan berusaha menutupi wajahnya. ”Tanya ke polisi saja,” ucapnya singkat.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Bidarudin menyatakan, Haris telah ditetapkan sebagai tersangka penipuan konsumen mobil. Penetapan tersangka setelah polisi memeriksa dan menemukan beberapa barang bukti.

Baca Juga :  Empat Pemuda Pesta Narkoba, Polisi Cuma Tangkap Dua Pemakai. Kok Bisa?

Bidarudin mengungkapkan, modus tersangka melakukan penipuan yaitu menjanjikan mengurus pembelian mobil pikap L 300 setelah korban melakukan pembayaran Rp 140 juta. Namun, oleh tersangka mobil tersebut diproses secara kredit dengan melibatkan pihak surveyor tanpa sepengetahuan korban.

Sementara, uang hasil melakukan penipuan digunakan untuk biaya kebutuhan hidup dan bersenang-senang. Bidarudin menegaskan, akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 378 KUHP tentang Penipuan. Haris diancam hukuman penjara empat tahun. ”Tersangka sudah kami tahan,” tegasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/