alexametrics
20.7 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Ditebas Celurit, Kaki Terduga Maling Ayam Patah

SAMPANG – Menjadi maling ayam di Sampang sangat rawan. Nawi, 40, warga Dusun Karang Pao, Desa Jeruk Porot, Kecamatan Torjun, ditebas kakinya karena diduga hendak mencuri ayam.

Kronologinya, Siri, 38, warga Dusun Jeruk Porot Dajah, Desa Jeruk Porot, yang biasa bangun malam, melihat bayangan orang di sekitar pekarangan rumah pukul 01.45 Rabu (31/1). Dia berusaha mencari bayangan orang tersebut yang ternyata berada di kandang ayamnya.

Merasa ada orang asing yang berniat mencuri, dia mengambil celurit untuk menjaga diri. Dia khawatir orang asing itu membawa senjata tajam (sajam). Sementara itu, Nawi terkejut melihat Siri. Nawi berupaya kabur, tapi tetap dikejar oleh Siri.

Baca Juga :  Bakal Mutasi Besar-besaran, Akademisi Minta Pemkab Patuhi UU ASN

”Menurut keterangan tuan rumah (Siri, Red), begitu hampir tertangkap, terduga pencuri ayam (Nawi, Red) berusaha menyerang,” kata Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman usai melihat kondisi terduga maling ayam kemarin.

Perwira menengah asal Ciamis, Jawa Barat, itu melanjutkan, tuan rumah membela diri dan berupaya melumpuhkan Nawi dengan menyabetkan celurit. Akibatnya, Nawi mengalami cedera di kaki kanan. ”Terduga luka robek dan patah tulang kaki kanan,” ujarnya.

Mengetahui insiden tersebut, anggota Polsek Torjun mendatangi lokasi dan mengamankan barang bukti (BB). Sementara terduga maling ayam dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. ”Kami akan menidaklanjuti masalah ini sesuai hukum yang berlaku. Dia (Nawi) dikenakan pasal 363 KUHP,” tegas Budi.

Baca Juga :  Jumpai 8 Murid SD Jalan Kaki, Ini yang Dilakukan Polisi di Sampang

”Kami sudah memanggil saksi-saksi. Kami juga mengamankan BB berupa satu ekor ayam dan sebilah celurit,” terangnya.

Sementara itu, Humas RSUD Sampang Yuliono mengatakan, pihaknya menerima pasien yang diduga maling ayam sekitar pukul 04.00. Pihaknya telah memberikan perawatan medis kepada terduga. ”Dalam waktu satu sampai dua hari pasien sudah bisa pulang,” ucapnya.

Yuliono membenarkan Nawi mengalami luka dan patah kaki akibat benda tajam. Dari hasil pemeriksaan, kemungkinan perlu tindakan operasi. Namun, itu semua bergantung pada kesepakatan penyidik.

”Pasien mendapat perawatan di kamar Melati ruang inap,” tukasnya.

SAMPANG – Menjadi maling ayam di Sampang sangat rawan. Nawi, 40, warga Dusun Karang Pao, Desa Jeruk Porot, Kecamatan Torjun, ditebas kakinya karena diduga hendak mencuri ayam.

Kronologinya, Siri, 38, warga Dusun Jeruk Porot Dajah, Desa Jeruk Porot, yang biasa bangun malam, melihat bayangan orang di sekitar pekarangan rumah pukul 01.45 Rabu (31/1). Dia berusaha mencari bayangan orang tersebut yang ternyata berada di kandang ayamnya.

Merasa ada orang asing yang berniat mencuri, dia mengambil celurit untuk menjaga diri. Dia khawatir orang asing itu membawa senjata tajam (sajam). Sementara itu, Nawi terkejut melihat Siri. Nawi berupaya kabur, tapi tetap dikejar oleh Siri.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Ambrolnya Penyangga Genteng Puskesmas Torjun

”Menurut keterangan tuan rumah (Siri, Red), begitu hampir tertangkap, terduga pencuri ayam (Nawi, Red) berusaha menyerang,” kata Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman usai melihat kondisi terduga maling ayam kemarin.

Perwira menengah asal Ciamis, Jawa Barat, itu melanjutkan, tuan rumah membela diri dan berupaya melumpuhkan Nawi dengan menyabetkan celurit. Akibatnya, Nawi mengalami cedera di kaki kanan. ”Terduga luka robek dan patah tulang kaki kanan,” ujarnya.

Mengetahui insiden tersebut, anggota Polsek Torjun mendatangi lokasi dan mengamankan barang bukti (BB). Sementara terduga maling ayam dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. ”Kami akan menidaklanjuti masalah ini sesuai hukum yang berlaku. Dia (Nawi) dikenakan pasal 363 KUHP,” tegas Budi.

Baca Juga :  Pemilihan Pimpinan Komisi II DPRD Sampang Memanas

”Kami sudah memanggil saksi-saksi. Kami juga mengamankan BB berupa satu ekor ayam dan sebilah celurit,” terangnya.

Sementara itu, Humas RSUD Sampang Yuliono mengatakan, pihaknya menerima pasien yang diduga maling ayam sekitar pukul 04.00. Pihaknya telah memberikan perawatan medis kepada terduga. ”Dalam waktu satu sampai dua hari pasien sudah bisa pulang,” ucapnya.

Yuliono membenarkan Nawi mengalami luka dan patah kaki akibat benda tajam. Dari hasil pemeriksaan, kemungkinan perlu tindakan operasi. Namun, itu semua bergantung pada kesepakatan penyidik.

”Pasien mendapat perawatan di kamar Melati ruang inap,” tukasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/