alexametrics
22.1 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

Program Ayo Menulis Tambah Wawasan Guru

BANGKALAN – Program Ayo Menulis yang digagas Jawa Pos Radar Madura (JPRM) bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan direspons positif. Peserta meminta program terus digelar steiap tahun.

Evie Dwi Zismasary, guru SDN Alang-Alang 2, Kecamatan Tragah, menyampaikan, program Ayo Menulis sangat bagus bagi guru. ”Kami sangat mendukung dan memang perlu memberikan pelatihan menulis kepada guru,” kata guru umum itu kemarin (25/9).

Wawasan yang diperoleh peserta bisa ditularkan kepada murid masing-masing. Dengan demikian, kegiatan tulis-menulis bisa digaungkan sejak dini. ”Program Ayo Menulis sangat bermanfaat. Utamanya dalam membuat artikel,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Dwi Indriyani. Guru di SDN Masaran, Kecamatan Tragah, itu mengatakan, program Ayo Menulis sangat bagus karena bisa membantu membuat karya ilmiah. ”Pengajuan tingkat harus membuat karya ilmiah,” ujar perempuan 31 tahun itu.

Perempuan yang sudah mengajar selama 8 tahun itu berharap pendidikan dan pelatihan (diklat) ini digelar setiap tahun. Guru-guru yang lain supaya bisa memiliki kesempatan sama dan bisa menulis. ”Saya kan ngajar kelas VI, ketika memberikan tugas mengarang dan menceritakan dalam bentuk tulisan sangat bagus,” katanya.

Baca Juga :  40.723 Nelayan Tak Dapat Kusuka

Peserta lainnya, Sinol, mengatakan, sangat mendukung Ayo Menulis karena bisa meningkatkan guru dalam menulis karya ilmiah. Selain menambah wawasan juga menjalin silaturahmi antarguru. Wawasan yang diperoleh supaya bisa diaplikasikan kepada siswa.

Pria yang sudah mengajar selama empat tahun itu berharap, program Ayo Menulis ditingkatkan. Peserta harus ditambah supaya guru-guru bisa belajar secara keseluruhan. Bahkan, bisa dilaksanakan di tiap kecamatan.

”Terima kasih Radar Madura dan disdik yang peduli kepada guru,” tegas guru PAI di SDN Saplasah 2, Kecamatan Sepulu, itu.

Pemateri Muhammad Yusuf mengatakan, program Ayo Menulis sangat bagus untuk membantu guru meningkatkan kemampuan menulis. Antusiasme dan partisipasi guru juga sangat bagus. Itu menunjukkan bahwa guru-guru di Bangkalan antusias untuk belajar cara menulis yang baik.

Baca Juga :  Disdik Belum Pastikan Tingkat Kesulitan Soal Ujian

Menurut dia, program Ayo Menulis yang digagas JPRM dan Disdik Bangkalan harus kontinu supaya guru-guru lebih paham dalam hal tulis-menulis. ”Terima kasih kepada panitia yang sudah mengundang kami dan menyelenggarakan kegiatan ini,” katanya.

Kepala Event JPRM Moh. Sugianto sangat bangga karena program Ayo Menulis disambut baik oleh guru-guru. Pihaknya akan menggelar kegiatan ini setiap tahun. ”Kami gelar se-Madura. Tidak hanya di Bangkalan,” katanya.

Mantan Koordinator Liputan (Korlip) JPRM itu mengucapkan terima kasih kepada disdik yang bersama-sama memberikan pengetahuan dan rangsangan agar guru-guru bisa menulis. ”Semoga bermanfaat. Guru-guru yang sudah mengikuti pelatihan bisa mengaplikasikan,” harapnya.

BANGKALAN – Program Ayo Menulis yang digagas Jawa Pos Radar Madura (JPRM) bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan direspons positif. Peserta meminta program terus digelar steiap tahun.

Evie Dwi Zismasary, guru SDN Alang-Alang 2, Kecamatan Tragah, menyampaikan, program Ayo Menulis sangat bagus bagi guru. ”Kami sangat mendukung dan memang perlu memberikan pelatihan menulis kepada guru,” kata guru umum itu kemarin (25/9).

Wawasan yang diperoleh peserta bisa ditularkan kepada murid masing-masing. Dengan demikian, kegiatan tulis-menulis bisa digaungkan sejak dini. ”Program Ayo Menulis sangat bermanfaat. Utamanya dalam membuat artikel,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Dwi Indriyani. Guru di SDN Masaran, Kecamatan Tragah, itu mengatakan, program Ayo Menulis sangat bagus karena bisa membantu membuat karya ilmiah. ”Pengajuan tingkat harus membuat karya ilmiah,” ujar perempuan 31 tahun itu.

Perempuan yang sudah mengajar selama 8 tahun itu berharap pendidikan dan pelatihan (diklat) ini digelar setiap tahun. Guru-guru yang lain supaya bisa memiliki kesempatan sama dan bisa menulis. ”Saya kan ngajar kelas VI, ketika memberikan tugas mengarang dan menceritakan dalam bentuk tulisan sangat bagus,” katanya.

Baca Juga :  Palsukan SKTM Bisa Kena Sanksi

Peserta lainnya, Sinol, mengatakan, sangat mendukung Ayo Menulis karena bisa meningkatkan guru dalam menulis karya ilmiah. Selain menambah wawasan juga menjalin silaturahmi antarguru. Wawasan yang diperoleh supaya bisa diaplikasikan kepada siswa.

Pria yang sudah mengajar selama empat tahun itu berharap, program Ayo Menulis ditingkatkan. Peserta harus ditambah supaya guru-guru bisa belajar secara keseluruhan. Bahkan, bisa dilaksanakan di tiap kecamatan.

”Terima kasih Radar Madura dan disdik yang peduli kepada guru,” tegas guru PAI di SDN Saplasah 2, Kecamatan Sepulu, itu.

Pemateri Muhammad Yusuf mengatakan, program Ayo Menulis sangat bagus untuk membantu guru meningkatkan kemampuan menulis. Antusiasme dan partisipasi guru juga sangat bagus. Itu menunjukkan bahwa guru-guru di Bangkalan antusias untuk belajar cara menulis yang baik.

Baca Juga :  Disdik Belum Pastikan Tingkat Kesulitan Soal Ujian

Menurut dia, program Ayo Menulis yang digagas JPRM dan Disdik Bangkalan harus kontinu supaya guru-guru lebih paham dalam hal tulis-menulis. ”Terima kasih kepada panitia yang sudah mengundang kami dan menyelenggarakan kegiatan ini,” katanya.

Kepala Event JPRM Moh. Sugianto sangat bangga karena program Ayo Menulis disambut baik oleh guru-guru. Pihaknya akan menggelar kegiatan ini setiap tahun. ”Kami gelar se-Madura. Tidak hanya di Bangkalan,” katanya.

Mantan Koordinator Liputan (Korlip) JPRM itu mengucapkan terima kasih kepada disdik yang bersama-sama memberikan pengetahuan dan rangsangan agar guru-guru bisa menulis. ”Semoga bermanfaat. Guru-guru yang sudah mengikuti pelatihan bisa mengaplikasikan,” harapnya.

Artikel Terkait

Pengiriman Balot Tinggal Lima Hari

Persaingan Antar Nomine Kian Ketat

Perolehan Balot Nyai Miming Tertinggi

Para Juara Belum Tentu Wakili Jatim

Most Read

Artikel Terbaru

/