alexametrics
21 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

Madura Awards Dongkrak Ekonomi Masyarakat Desa

SUMENEP – Dewan juri Madura Awards 2018 terus bergerak melakukan visitasi nomine di wilayah Sumenep. Setelah dari Kecamatan Dungkek, penjurian dilanjutkan dengan mendatangi badan usaha milik desa (BUMDes) di Desa/Kecamatan Dungkek. Kantor BUMDes Anugerah berada di dalam pasar Dungkek.

Banyak usaha yang dilakukan oleh BUMDes ini. Yang paling diminati yakni usaha simpan pinjam. Usaha simpan pinjam hanya berlaku bagi warga Desa Dungkek. Meski banyak dari desa tetangga yang mau menjadi nasabah, kebijakan BUMDes tidak memperbolehkan. Sebab, dikhawatirkan terjadi tarik-menarik kepentingan antara satu BUMDes dan BUMDes lainnya.

”Sebab, masing-masing desa punya BUMDes,” kata Direktur BUMDes Anugerah Moh. Faqih. Dia menjelaskan bahwa BUMDes Anugerah berdiri dua tahun lalu. Saat itu modal awal sekitar Rp 150 juta. Setelah dua tahun berjalan, aset BUMDes Anugerah saat ini sudah mencapai sekitar Rp 350 juta.

Baca Juga :  Temuan SatuanĀ Tugas Dana Desa di Madura

BUMDes ini juga telah memberikan berkah kepada masyarakat. Mereka yang terkendala modal dalam berwirausaha bisa pinjam di BUMDes ini. Tidak hanya itu, BUMDes Anugerah juga telah mendongkrak pendapatan desa. ”Tahun ini BUMDes Anugerah mampu menyumbang PADes sekitar Rp 8 juta,” tegasnya.

Selain simpan pinjam, BUMDes Anugerah mengelola Wisata Bukit Kalompek. Wisata ini cukup menyita perhatian warga sekitar. Sepanjang 2017, pengunjung yang mendatangi bukit tersebut mencapai lima ribu orang lebih. ”Kami belum berani mempromosikan secara besar-besaran. Sebab, fasilitas yang tersedia di Kalompek masih terbatas,” tuturnya.

Pihaknya akan terus berbenah. Termasuk menyediakan paket wisata kuliner. BUMDes Anugerah berencana membangun wisata kolam ikan lele. Selepas dari Kalompek, para wisatawan bisa berkunjung ke kolam tersebut.

Baca Juga :  Radar Madura Cukup Efektif sebagai Media Kontrol

Juri Madura Awards 2018 Mohamad Harun mengapresiasi progres BUMDes Anugerah. Pihaknya berharap usaha tersebut terus dikembangkan. Termasuk memperbaiki pembukuan simpan pinjam BUMDes. ”Pembukuan bisa diperbaiki. Jika sekarang manual, ke depan bisa menggunakan yang komputerisasi agar lebih aman,” sarannya.

SUMENEP – Dewan juri Madura Awards 2018 terus bergerak melakukan visitasi nomine di wilayah Sumenep. Setelah dari Kecamatan Dungkek, penjurian dilanjutkan dengan mendatangi badan usaha milik desa (BUMDes) di Desa/Kecamatan Dungkek. Kantor BUMDes Anugerah berada di dalam pasar Dungkek.

Banyak usaha yang dilakukan oleh BUMDes ini. Yang paling diminati yakni usaha simpan pinjam. Usaha simpan pinjam hanya berlaku bagi warga Desa Dungkek. Meski banyak dari desa tetangga yang mau menjadi nasabah, kebijakan BUMDes tidak memperbolehkan. Sebab, dikhawatirkan terjadi tarik-menarik kepentingan antara satu BUMDes dan BUMDes lainnya.

”Sebab, masing-masing desa punya BUMDes,” kata Direktur BUMDes Anugerah Moh. Faqih. Dia menjelaskan bahwa BUMDes Anugerah berdiri dua tahun lalu. Saat itu modal awal sekitar Rp 150 juta. Setelah dua tahun berjalan, aset BUMDes Anugerah saat ini sudah mencapai sekitar Rp 350 juta.

Baca Juga :  Doakan JPRM Semakin Jaya

BUMDes ini juga telah memberikan berkah kepada masyarakat. Mereka yang terkendala modal dalam berwirausaha bisa pinjam di BUMDes ini. Tidak hanya itu, BUMDes Anugerah juga telah mendongkrak pendapatan desa. ”Tahun ini BUMDes Anugerah mampu menyumbang PADes sekitar Rp 8 juta,” tegasnya.

Selain simpan pinjam, BUMDes Anugerah mengelola Wisata Bukit Kalompek. Wisata ini cukup menyita perhatian warga sekitar. Sepanjang 2017, pengunjung yang mendatangi bukit tersebut mencapai lima ribu orang lebih. ”Kami belum berani mempromosikan secara besar-besaran. Sebab, fasilitas yang tersedia di Kalompek masih terbatas,” tuturnya.

Pihaknya akan terus berbenah. Termasuk menyediakan paket wisata kuliner. BUMDes Anugerah berencana membangun wisata kolam ikan lele. Selepas dari Kalompek, para wisatawan bisa berkunjung ke kolam tersebut.

Baca Juga :  Sepak Bola Lokomotif Perubahan Lintas Sektor

Juri Madura Awards 2018 Mohamad Harun mengapresiasi progres BUMDes Anugerah. Pihaknya berharap usaha tersebut terus dikembangkan. Termasuk memperbaiki pembukuan simpan pinjam BUMDes. ”Pembukuan bisa diperbaiki. Jika sekarang manual, ke depan bisa menggunakan yang komputerisasi agar lebih aman,” sarannya.

Artikel Terkait

Pengiriman Balot Tinggal Lima Hari

Persaingan Antar Nomine Kian Ketat

Perolehan Balot Nyai Miming Tertinggi

Para Juara Belum Tentu Wakili Jatim

Most Read

Artikel Terbaru

/