Senin, 06 Dec 2021
Radar Madura
Home / Madura Events
icon featured
Madura Events

Perolehan Balot Nyai Miming Tertinggi

14 November 2021, 09: 25: 59 WIB | editor : Abdul Basri

Perolehan Balot Nyai Miming Tertinggi

BALOT TERTINGGI: Durriyatul Millah memberikan materi perkuliahan di UIM Pamekasan, Rabu (13/10). (MOH. IQBAL AFGANI/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Dukungan untuk Durriyatul Millah di Madura Awards (MA) terus mengalir. Hampir setiap pekan kantor Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Biro Pamekasan menerima balot dukungan atas nama kepala SMA Sabilul Ihsan tersebut.

Awalnya, perempuan yang karib disapa Nyai Miming itu terkejut mengetahui namanya terpampang di salah satu nominasi tokoh perempuan inspiratif MA. Padahal, dia mengaku belum pantas untuk menyandang predikat tersebut. Karena itu, dia berterima kasih atas kepercayaan JPRM terhadapnya.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi motivasi untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, utamanya bagi para santri yang sedang menimba ilmu di lembaganya. Dengan begitu, label tokoh perempuan inspiratif layak untuk disematkan kepadanya.

Baca juga: Pemilihan Tokoh Pilihan Pembaca Kian Ketat

”Kita harus bisa membuktikan kepada masyarakat atas apa yang telah kita beri hingga bermanfaat bagi sesama,” terangnya.

Dosen Universitas Islam Madura (UIM) itu bertekad untuk bisa terus memperjuangkan nilai-nilai kebajikan kepada perempuan meski namanya tidak terpampang sebagai tokoh inspiratif. Dia mengajak kaum perempuan untuk terus berkarya dan terus menginspirasi kepada keluarga, sahabat, dan orang lain.

”Ayo, sama-sama berjuang untuk kebaikan. Jangan menunggu nama kita dikenal orang baru berbuat baik. Perempuan juga harus bisa membuktikan mampu bersaing dalam bidang akademik maupun non-akademik. Buktikan bahwa perempuan juga bisa berkarya,” sambungnya.

Luluk Mukarromah, salah satu mahasiswi UIM menyatakan bahwa Durriyatul Millah pantas menyandang predikat tokoh perempuan inspiratif. Kisahnya yang menarik serta keberhasilannya dalam dunia akademik tentu menjadi panutan bagi kaum perempuan, termasuk anak didiknya.

”Saya bisa merasakan itu dari semangat yang beliau kobarkan dalam membimbing kami. Dosen yang tidak pernah membosankan serta selalu sabar. Saya tidak heran namanya bisa masuk dalam nomine MA 2021,” tutup remaja berkacamata itu. (c1)

(mr/yan/bas/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia