alexametrics
20.7 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

Pemkab Peringati HAN di Area CFD

SUMENEP – Ribuan anak dari berbagai jenjang pendidikan menyemarakkan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2019 di area car free day (CFD) pada Minggu (29/9). Acara yang berlokasi di Taman Pottre Koneng Sumenep tersebut dimeriahkan berbagai kegiatan.

Di antaranya, senam pagi bersama, pengukuhan Forum Anak Sumenep, dan berbagai kegiatan lain. Puncak HAN ditandai dengan pemutaran permainan orok bambu toktok.

Bupati Sumenep A. Busyro Karim menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas penghargaan yang diraih sebagai Kota Layak Anak (KLA) 2019. Menurut dia, raihan tersebut bukan atas kerja pribadi, melainkan berkat kerja sama semua pihak. Dengan demikian, Sumenep mendapat predikat KLA.

Prestasi tersebut diraih atas kerja keras dalam memberikan jaminan kesehatan bagi anak, fasilitas, pendidikan, lingkungan, dan aspek pendukung tumbuh kembang anak lainnya. ”Semua aspek harus bisa layak anak. Dengan begitu, anak bisa berkembang dengan baik,” terangnya.

Baca Juga :  De Baghraf Dukung Madura Awards

Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah juga memberikan penghargaan bagi sekolah layak anak. Penghargaan tersebut ditujukan bagi lembaga pendidikan yang memberikan fasilitas, tempat belajar, serta lingkungan yang sehat dan bersahabat dengan anak. Bupati dua periode itu juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga serta guru-guru yang telaten membimbing dan menjaga generasi emas di Kota Keris.

Bupati mengajak semua pihak agar mendorong anak optimis dalam meraih cita-cita dan menggapai masa depan cemerlang. Tentu butuh sinergitas dan kekompakan semua pihak untuk mewujudkannya.

”Indonesia menuju layak anak 2030, di Sumenep sudah jalan. Sumenep mendapat penghargaan sebagai Kota Layak Anak 2019,” ujar mantan ketua DPRD Sumenep itu.

Baca Juga :  Apresiasi 1.000 Hari Kepemimpinan, JPRM Gelar CFD, Begini Kata Bupati

Sementara itu, Kepala Dinas P3A dan KB Sumenep Moh. Mulki memaparkan, ragam kegiatan dalam rangka peringatan HAN digelar sebagai bentuk kepedulian sekaligus menyuarakan perlindungan anak. Kegiatan tersebut juga bertujuan memastikan anak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal.

Keluarga, kata Mulki, sebagai lembaga pertama yang memberikan perlindungan utama bagi anak harus memastikan generasinya tumbuh dan berkembang dengan baik. Dengan begitu, akan lahir generasi penerus bangsa yang cerdas, ceria, sehat, berakhlakul karimah, dan cinta tanah air.

”Untuk meningkatkan Sumenep sebagai kota layak anak, perlu sinergitas dan dukungan semua pihak. Baik dari masyarakat, pemerintah, maupun stakeholder lainnya,” pungkasnya. 

- Advertisement -

SUMENEP – Ribuan anak dari berbagai jenjang pendidikan menyemarakkan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2019 di area car free day (CFD) pada Minggu (29/9). Acara yang berlokasi di Taman Pottre Koneng Sumenep tersebut dimeriahkan berbagai kegiatan.

Di antaranya, senam pagi bersama, pengukuhan Forum Anak Sumenep, dan berbagai kegiatan lain. Puncak HAN ditandai dengan pemutaran permainan orok bambu toktok.

Bupati Sumenep A. Busyro Karim menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas penghargaan yang diraih sebagai Kota Layak Anak (KLA) 2019. Menurut dia, raihan tersebut bukan atas kerja pribadi, melainkan berkat kerja sama semua pihak. Dengan demikian, Sumenep mendapat predikat KLA.


Prestasi tersebut diraih atas kerja keras dalam memberikan jaminan kesehatan bagi anak, fasilitas, pendidikan, lingkungan, dan aspek pendukung tumbuh kembang anak lainnya. ”Semua aspek harus bisa layak anak. Dengan begitu, anak bisa berkembang dengan baik,” terangnya.

Baca Juga :  Senam Masal GOW Sukses, CFD Meriah

Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah juga memberikan penghargaan bagi sekolah layak anak. Penghargaan tersebut ditujukan bagi lembaga pendidikan yang memberikan fasilitas, tempat belajar, serta lingkungan yang sehat dan bersahabat dengan anak. Bupati dua periode itu juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga serta guru-guru yang telaten membimbing dan menjaga generasi emas di Kota Keris.

Bupati mengajak semua pihak agar mendorong anak optimis dalam meraih cita-cita dan menggapai masa depan cemerlang. Tentu butuh sinergitas dan kekompakan semua pihak untuk mewujudkannya.

”Indonesia menuju layak anak 2030, di Sumenep sudah jalan. Sumenep mendapat penghargaan sebagai Kota Layak Anak 2019,” ujar mantan ketua DPRD Sumenep itu.

Baca Juga :  De Baghraf Dukung Madura Awards

Sementara itu, Kepala Dinas P3A dan KB Sumenep Moh. Mulki memaparkan, ragam kegiatan dalam rangka peringatan HAN digelar sebagai bentuk kepedulian sekaligus menyuarakan perlindungan anak. Kegiatan tersebut juga bertujuan memastikan anak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal.

Keluarga, kata Mulki, sebagai lembaga pertama yang memberikan perlindungan utama bagi anak harus memastikan generasinya tumbuh dan berkembang dengan baik. Dengan begitu, akan lahir generasi penerus bangsa yang cerdas, ceria, sehat, berakhlakul karimah, dan cinta tanah air.

”Untuk meningkatkan Sumenep sebagai kota layak anak, perlu sinergitas dan dukungan semua pihak. Baik dari masyarakat, pemerintah, maupun stakeholder lainnya,” pungkasnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pengiriman Balot Tinggal Lima Hari

Persaingan Antar Nomine Kian Ketat

Perolehan Balot Nyai Miming Tertinggi

Para Juara Belum Tentu Wakili Jatim

Most Read

Artikel Terbaru

/