
BERLIN – Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Jerman Satriyo Pringgodhani meminta mahasiswa dan mahasiswi baru mengisi data di aplikasi Lapor Diri. Dengan begitu, keberadaannya di Jerman dapat diikuti oleh kantor perwakilan Indonesia.
Hal itu disampaikan Satriyo Pringgodhani saat menyampaikan sambutan dalam acara temu Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Berlin pada Sabtu (5/8). Selain dihadiri peserta dari pengurus PPI Berlin, acara itu dihadiri pengurus PPI Thūringen, Halle, Leipzig, Greifeswald, Brandenburg, Anhalt, Dresden dan Rostock.
Menurut Satriyo Priggodhani, dengan mengisi aplikasi Lapor Diri, KBRI dapat membangun komunikasi dengan mahasiswa Indonesia di Jerman. Dengan begitu, bisa membantu dan melayani mahasiswa dalam proses adaptasi hingga sampai mengikuti studi,“ katanya.
Selama ini, kata pria yang akrab disapa Dani itu, ada beberapa permasalahan yang dihadapi warga Negara Indonesia (WNI). Termasuk persoalan yang membelit mahasiswa dan mahasiswi di Jerman. ”Jika sudah mengisi aplikasi Lapor Diri, KBRI akan mudah membantu dan mencarikan solusi," tandasnya. (yan)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

