alexametrics
21.5 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

Muda Mudi Terjaring Razia Narkoba

PAMEKASAN – Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Pamekasan menggelar razia gabungan bersama sejumlah instansi lain pada Jumat malam (28/12). Razia yang menyisir hotel dan tempat kos di Kota Gerbang Salam.

Kali pertama, tim gabungan BNK, TNI, Polri, dan satpol PP itu mendatangi Hotel Front One di Jalan Jokotole. Satu per satu penghuni kamar dites. Hasilnya, tidak ada satu pun penghuni hotel positif mengonsumsi narkoba. Kemudian, tim bergerak ke rumah kos di Desa Tambung, Kecamatan Pademawu.

Rumah kos yang menjadi sasaran razia tertutup rapat. Pintu gerbang digembok. Sementara lampu penerangan mati. Tim pun bergerak ke rumah Kos Mahera di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu. Dua perempuan dan laki-laki berada di gudang tanpa penerangan.

Keduanya langsung digelandang untuk dites urine. Satu tamu lain juga dites. Hasilnya tes urine laki-laki yang bersama perempuan di tempat gelap negatif narkoba. Sementara hasil tes si perempuan dinyatakan positif inex. Satu pemuda lain juga dinyatakan positif narkoba.

Baca Juga :  DPO Narkoba Sokobanah Dibekuk Polisi

Mereka adalah Adang Kurniawan, 25, warga Dusun Serkeser Laok, Desa Budegen, Kecamatan Pademawu, Pamekasan; dan Cindy Yunita, 21,w arga Dusun Lobuk, Desa Dasok, Kecamatan Pademawu.

Keduanya langsung digelandang ke Mapolres Pamekasan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tim di lapangan tidak bisa mengetahui identitas kedua muda mudi itu lantaran mereka tidak membawa kartu identitas.

Razia masih berlanjut. Tim menuju rumah kos di Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu. Dua tempat yang dituju sepi. Diduga kuat, operasi dadakan (sidak) itu bocor.

Ketua BNK Pamekesan Raja’e mengatakan, razia tersebut merupakan kegiatan kali pertama di masa kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam-Wabup Raja’e. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.

Raja’e menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan implementasi visi misi pemerintah. Yakni, membangun Pamekasan dari bawah, merata, dan berkeadilan berlandaskan nilai-nilai agama. ”Kegiatan ini sesuai dengan visi dan misi kami,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Kembali Raih Penghargaan BPKP, Begini Komentar Bupati Pamekasan

Pemerintah harus memastikan bahwa Kota Gerbang Salam benar-benar bersih dari narkoba dan kegiatan yang bertentangan dengan agama. Karena itu, razia akan dilakukan secara terus-menerus. Temuan dua pemuda positif narkoba mengindikasikan bahwa Pamekasan belum bersih dari barang haram itu. ”Ini sidak pertama kami, jadi kalau ada yang tidak solid itu hal biasa. Nanti kami evaluasi,” katanya.

Kasatnarkoba Polres Pamekasan AKP M. Sjaiful mengatakan, kedua muda mudi yang terjaring razia narkoba itu sudah diperiksa. Keduanya dikembalikan kepada keluarga untuk pengawasan lebih intens. Mereka juga dikenakan wajib lapor sembari menunggu proses pembinaan dan asesmen.

 

PAMEKASAN – Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Pamekasan menggelar razia gabungan bersama sejumlah instansi lain pada Jumat malam (28/12). Razia yang menyisir hotel dan tempat kos di Kota Gerbang Salam.

Kali pertama, tim gabungan BNK, TNI, Polri, dan satpol PP itu mendatangi Hotel Front One di Jalan Jokotole. Satu per satu penghuni kamar dites. Hasilnya, tidak ada satu pun penghuni hotel positif mengonsumsi narkoba. Kemudian, tim bergerak ke rumah kos di Desa Tambung, Kecamatan Pademawu.

Rumah kos yang menjadi sasaran razia tertutup rapat. Pintu gerbang digembok. Sementara lampu penerangan mati. Tim pun bergerak ke rumah Kos Mahera di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu. Dua perempuan dan laki-laki berada di gudang tanpa penerangan.

Keduanya langsung digelandang untuk dites urine. Satu tamu lain juga dites. Hasilnya tes urine laki-laki yang bersama perempuan di tempat gelap negatif narkoba. Sementara hasil tes si perempuan dinyatakan positif inex. Satu pemuda lain juga dinyatakan positif narkoba.

Baca Juga :  Pemkab Kembali Raih Penghargaan BPKP, Begini Komentar Bupati Pamekasan

Mereka adalah Adang Kurniawan, 25, warga Dusun Serkeser Laok, Desa Budegen, Kecamatan Pademawu, Pamekasan; dan Cindy Yunita, 21,w arga Dusun Lobuk, Desa Dasok, Kecamatan Pademawu.

Keduanya langsung digelandang ke Mapolres Pamekasan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tim di lapangan tidak bisa mengetahui identitas kedua muda mudi itu lantaran mereka tidak membawa kartu identitas.

Razia masih berlanjut. Tim menuju rumah kos di Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu. Dua tempat yang dituju sepi. Diduga kuat, operasi dadakan (sidak) itu bocor.

Ketua BNK Pamekesan Raja’e mengatakan, razia tersebut merupakan kegiatan kali pertama di masa kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam-Wabup Raja’e. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.

Raja’e menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan implementasi visi misi pemerintah. Yakni, membangun Pamekasan dari bawah, merata, dan berkeadilan berlandaskan nilai-nilai agama. ”Kegiatan ini sesuai dengan visi dan misi kami,” katanya.

Baca Juga :  Bikin Miris, Anak Ini Empat Kali Berbuat Cabul di Sekolah

Pemerintah harus memastikan bahwa Kota Gerbang Salam benar-benar bersih dari narkoba dan kegiatan yang bertentangan dengan agama. Karena itu, razia akan dilakukan secara terus-menerus. Temuan dua pemuda positif narkoba mengindikasikan bahwa Pamekasan belum bersih dari barang haram itu. ”Ini sidak pertama kami, jadi kalau ada yang tidak solid itu hal biasa. Nanti kami evaluasi,” katanya.

Kasatnarkoba Polres Pamekasan AKP M. Sjaiful mengatakan, kedua muda mudi yang terjaring razia narkoba itu sudah diperiksa. Keduanya dikembalikan kepada keluarga untuk pengawasan lebih intens. Mereka juga dikenakan wajib lapor sembari menunggu proses pembinaan dan asesmen.

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/