alexametrics
26.3 C
Madura
Wednesday, June 29, 2022

Warga Beluk Kenek Dibacok OTK

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Suasana Dusun Cangcang, Desa Mantajun, Kecamatan Dasuk, kemarin siang (29/3) geger. Sebab, seorang pria ditemukan terkapar dengan luka bacok di beberapa bagian tubuhnya sekitar pukul 11.30. Informasinya, pria yang dibacok orang tidak dikenal (OTK) tersebut bernama Abd. Hadi, 35, warga Desa Beluk Kenek, Kecamatan Ambunten.

Kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM), warga Desa Bullaan, Kecamatan Batuputih, yang enggan namanya dikorankan itu menuturkan, Abd. Hadi ditemukan dalam kondisi bersimbah darah. ”Korban lari dari barat menuju timur. Korban berteriak-teriak minta tolong. Saat ditanya warga mengapa mengalami luka bacok, korban tidak menjawab,” tuturnya.

Menurut pria berinisial AS tersebut, Abd. Hadi sempat lari, bersembunyi di tegal warga. Bahkan, sandal korban lepas sebelum akhirnya tergeletak. ”Warga yang sedang mencari rumput bertanya, tapi korban tidak menjawab. Cuma bilang minta tolong,” papar pria yang rumahnya tidak terlalu jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) tersebut.

Baca Juga :  Tuntas! Kejari Sampang Akhirnya Eksekusi BB Kasus Tebu Rp 900 Juta

Dia menjelaskan, korban tersebut ditemukan tergeletak di perbatasan tiga desa. Tepatnya Desa Bullaan, Kecamatan Batuputih, yang berbatasan dengan Desa Manding Daya, Kecamatan Manding, serta berbatasan dengan Desa Mantajun, Kecamatan Dasuk. ”Korban ditemukan terkapar di perbukitan Desa Mantajun, Kecamatan Dasuk. Lokasinya memang sepi,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Dasuk AKP Hudi Susilo mengaku sudah menerima laporan warga terkait korban pembacokan tersebut. Karena itu, pihaknya bersama anggota Koramil dan Polsek Manding mendatangi TKP. Saat ditemukan, tubuh korban bersimbah darah dengan beberapa luka bacok. ”Saat itu, korban masih dalam kondisi sadar,” paparnya.

Menurut Hudi, petugas mengevakuasi korban ke RSUD dr H Moh. Anwar untuk mendapat perawatan medis. Kemudian, jajarannya melakukan olah TKP. ”Kasus ini sekarang masih dalam penyelidikan. Kami belum mengetahui secara pasti motif kasus tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kepergok Ambil Kotak Amal Masjid, Warga Pamekasan Diserahkan ke Polisi

Hudi Susilo mengakui bahwa korban residivis kasus pencurian sepeda motor (curanmor). ”Karena korban masih menjalani perawatan di rumah sakit, kami belum sempat memintai keterangan yang bersangkutan. Kami juga sedang mencari saksi yang menemukan korban pertama kali di TKP,” paparnya.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Kepala Desa (Kades) Beluk Kenek Hasim membenarkan korban merupakan warganya. Dia menyatakan belum tahu pasti apa permasalahan yang menimpa warga tersebut. Namun, dia berharap pelaku pembacokan itu segera ditangkap. ”Apa pun alasannya, itu kriminal,” tegasnya.

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Suasana Dusun Cangcang, Desa Mantajun, Kecamatan Dasuk, kemarin siang (29/3) geger. Sebab, seorang pria ditemukan terkapar dengan luka bacok di beberapa bagian tubuhnya sekitar pukul 11.30. Informasinya, pria yang dibacok orang tidak dikenal (OTK) tersebut bernama Abd. Hadi, 35, warga Desa Beluk Kenek, Kecamatan Ambunten.

Kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM), warga Desa Bullaan, Kecamatan Batuputih, yang enggan namanya dikorankan itu menuturkan, Abd. Hadi ditemukan dalam kondisi bersimbah darah. ”Korban lari dari barat menuju timur. Korban berteriak-teriak minta tolong. Saat ditanya warga mengapa mengalami luka bacok, korban tidak menjawab,” tuturnya.

Menurut pria berinisial AS tersebut, Abd. Hadi sempat lari, bersembunyi di tegal warga. Bahkan, sandal korban lepas sebelum akhirnya tergeletak. ”Warga yang sedang mencari rumput bertanya, tapi korban tidak menjawab. Cuma bilang minta tolong,” papar pria yang rumahnya tidak terlalu jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) tersebut.

Baca Juga :  Sidang Lanjutan Kasus Rehabilitasi SDN Samaran 2 Lanjut Awal Juli

Dia menjelaskan, korban tersebut ditemukan tergeletak di perbatasan tiga desa. Tepatnya Desa Bullaan, Kecamatan Batuputih, yang berbatasan dengan Desa Manding Daya, Kecamatan Manding, serta berbatasan dengan Desa Mantajun, Kecamatan Dasuk. ”Korban ditemukan terkapar di perbukitan Desa Mantajun, Kecamatan Dasuk. Lokasinya memang sepi,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Dasuk AKP Hudi Susilo mengaku sudah menerima laporan warga terkait korban pembacokan tersebut. Karena itu, pihaknya bersama anggota Koramil dan Polsek Manding mendatangi TKP. Saat ditemukan, tubuh korban bersimbah darah dengan beberapa luka bacok. ”Saat itu, korban masih dalam kondisi sadar,” paparnya.

Menurut Hudi, petugas mengevakuasi korban ke RSUD dr H Moh. Anwar untuk mendapat perawatan medis. Kemudian, jajarannya melakukan olah TKP. ”Kasus ini sekarang masih dalam penyelidikan. Kami belum mengetahui secara pasti motif kasus tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gelar Operasi Zebra, Kapolres Didampingi Prajurit TNI Bagi-Bagi Brosur

Hudi Susilo mengakui bahwa korban residivis kasus pencurian sepeda motor (curanmor). ”Karena korban masih menjalani perawatan di rumah sakit, kami belum sempat memintai keterangan yang bersangkutan. Kami juga sedang mencari saksi yang menemukan korban pertama kali di TKP,” paparnya.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Kepala Desa (Kades) Beluk Kenek Hasim membenarkan korban merupakan warganya. Dia menyatakan belum tahu pasti apa permasalahan yang menimpa warga tersebut. Namun, dia berharap pelaku pembacokan itu segera ditangkap. ”Apa pun alasannya, itu kriminal,” tegasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/