alexametrics
25.4 C
Madura
Monday, May 16, 2022

Pesta Sabu-Sabu di Kamar Kos

SUMENEP – Peredaran narkoba di Sumenep terus terkuak. Selasa (26/9), Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) setempat meringkus dua orang yang diduga pengedar di salah satu kamar kos di Desa Kolor, Kota Sumenep. Petugas menemukan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 1 gram di tempat tidur tersangka.

Dua tersangka yaitu SS (inisial), 18, warga Dusun Pandian, Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Sampang, dan AWR, 21, warga Dusun Gedungan Timur, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, Sumenep. Keduanya langsung diringkus lalu dilimpahkan ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Tersangka diringkus saat BNNK Sumenep melakukan Operasi Bersinar. SS dan AWR ditemukan dalam satu kamar. Setelah digeledah, BNNK menemukan seperangkat alat isap sabu-sabu. Pada alat isap itu terdapat bekas sabu-sabu yang baru dikonsumsi. Setelah digeledah, petugas juga menemukan 1 gram sabu-sabu.

Baca Juga :  Tangkap Perempuan Bawa Narkoba

Kepala BNNK Sumenep Bambang Sutrisno menyatakan, SS dan AWR diduga kuat mengonsumsi sabu-sabu. Hal tersebut diketahui setelah dilakukan tes urine. Keduanya ditengarai sebagai kurir. ”Sebab barang buktinya cukup banyak,” ungkapnya.

Tersangka digerebek di salah satu rumah kos. Sebelumnya BNNK mendapatkan informasi bahwa di tempat kos ada tamu yang membawa sabu-sabu. Tim BNNK melakukan penyelidikan. Lalu, dilakukan Operasi Bersinar dan mengamankan dua tersangka.

Bambang Sutrisno mengungkapkan, tersangka dilimpahkan ke BNNP Jawa Timur karena BNNK Sumenep belum bisa melakukan penyidikan. Proses penyidikan dilakukan selama 3×24 jam.

Pihaknya berjanji akan melakukan pengembangan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Selama ini pihaknya melakukan penyisiran. ”Dua orang diamankan saat melakukan pesta sabu di dalam kamar kos,” ucapnya.

Baca Juga :  Tamatan SD Edarkan Sabu-Sabu

Terpisah, Kapolres Sumenep AKBP Joseph Ananta Pinora mengaku akan terus melakukan pengungkapan kasus narkoba. Pihaknya berharap semua jaringan narkoba bisa terungkap. Pihaknya akan memaksimalkan penyelidikan.

”Kami berkomitmen berantas jaringan narkoba. Personel kami kerahkan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar,” katanya.

SUMENEP – Peredaran narkoba di Sumenep terus terkuak. Selasa (26/9), Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) setempat meringkus dua orang yang diduga pengedar di salah satu kamar kos di Desa Kolor, Kota Sumenep. Petugas menemukan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 1 gram di tempat tidur tersangka.

Dua tersangka yaitu SS (inisial), 18, warga Dusun Pandian, Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Sampang, dan AWR, 21, warga Dusun Gedungan Timur, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, Sumenep. Keduanya langsung diringkus lalu dilimpahkan ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Tersangka diringkus saat BNNK Sumenep melakukan Operasi Bersinar. SS dan AWR ditemukan dalam satu kamar. Setelah digeledah, BNNK menemukan seperangkat alat isap sabu-sabu. Pada alat isap itu terdapat bekas sabu-sabu yang baru dikonsumsi. Setelah digeledah, petugas juga menemukan 1 gram sabu-sabu.

Baca Juga :  Polisi Buru Pembuang Bayi

Kepala BNNK Sumenep Bambang Sutrisno menyatakan, SS dan AWR diduga kuat mengonsumsi sabu-sabu. Hal tersebut diketahui setelah dilakukan tes urine. Keduanya ditengarai sebagai kurir. ”Sebab barang buktinya cukup banyak,” ungkapnya.

Tersangka digerebek di salah satu rumah kos. Sebelumnya BNNK mendapatkan informasi bahwa di tempat kos ada tamu yang membawa sabu-sabu. Tim BNNK melakukan penyelidikan. Lalu, dilakukan Operasi Bersinar dan mengamankan dua tersangka.

Bambang Sutrisno mengungkapkan, tersangka dilimpahkan ke BNNP Jawa Timur karena BNNK Sumenep belum bisa melakukan penyidikan. Proses penyidikan dilakukan selama 3×24 jam.

Pihaknya berjanji akan melakukan pengembangan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Selama ini pihaknya melakukan penyisiran. ”Dua orang diamankan saat melakukan pesta sabu di dalam kamar kos,” ucapnya.

Baca Juga :  Hendak Edarkan 7.800 Rokok Ilegal, Warga Sumenep Disergap Polisi

Terpisah, Kapolres Sumenep AKBP Joseph Ananta Pinora mengaku akan terus melakukan pengungkapan kasus narkoba. Pihaknya berharap semua jaringan narkoba bisa terungkap. Pihaknya akan memaksimalkan penyelidikan.

”Kami berkomitmen berantas jaringan narkoba. Personel kami kerahkan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar,” katanya.

Artikel Terkait

Most Read

Pastikan Tak Ada SP3

Satgas Semprot Ruang Kerja Bupati

Ribuan Siswa SMANSA Semarakkan Dies Natalis

Artikel Terbaru

/