alexametrics
20.6 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Tak Terima Ibu ”Diganggu” Jefri Bacok Tetangga hingga Tewas

BANGKALAN – Amarah Muhammad Jefri, 23, warga Dusun/Desa Lantek Barat, Kecamatan Galis, tak terbendung. Dia membacok tetangganya sendiri, Mudassir, 18, lantaran diduga berselingkuh dengan ibunya saat berada di negeri jiran.

Insiden pembacokan terjadi pada Minggu (26/4) sekitar pukul 17.00. Lokasinya di sebuah lahan kosong di Dusun Blibis, Desa Lantek Timur, Kecamatan Galis.

Sekitar pukul 18.00, unit Reskrim Polsek Galis mendapatkan informasi dari Kepala Desa Lantek Timur Hamdan melalui sambungan seluler bahwa di lahan kosong ditemukan mayat yang diketahui berjenis kelamin laki-laki. Setelah melihat identitas dari dompet korban, diketahui bernama Mudassir.

Kronologinya, pelaku melihat korban mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam melintas di depan rumah pelaku. Seketika itu pelaku berlari mengejar korban sambil membawa sebilah celurit. Korban langsung dibacok dan mengenai leher bagian belakang. Setelah itu, korban terjatuh dari motornya dan berusaha lari.

Baca Juga :  GMPK Tuntut Penegakan Hukum Harus Transparan

Lalu, korban dikejar oleh pelaku hingga di lahan kosong yang jaraknya kurang lebih 50 meter. Pelaku kembali mengayunkan celurit ke tubuh korban sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

”Setelah dikroscek oleh anggota ternyata benar,” ungkap Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra kemarin (27/4).

Rama menjelaskan, korban berlumuran darah karena mengalami ruka robek di leher bagian belakang, lengan sebelah kiri, punggung sebelah kanan dan sebelah kiri, serta dada atas sebelah kanan. ”Luka tersebut diduga karena sabetan senjata tajam,” kata Rama.

Sejumlah barang bukti (BB) diamankan polisi. Di antaranya, sebuah dompet warna hitam berisikan identitas korban, pakaian yang dikenakan korban, satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX milik korban, dan sebilah senjata tajam jenis celurit yang masih terdapat bercak darah.

Baca Juga :  Cekcok Masalah Utang Rp 200 Ribu Berujung Pembacokan

”Korban meninggal di TKP. Tapi, sempat dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan guna dilakukan otopsi,” terangnya.

Menurut Rama, motif pelaku melakukan pembunuhan kepada korban lantaran permasalahan keluarga.  Diduga ibu dari pelaku berselingkuh dengan korban pada saat sama-sama tinggal di Malaysia. ”Kami sedang mendalami. Pelaku sudah kami amankan,” tegasnya.

Di hadapan wartawan, Muhammad Jefri mengaku kesal lantaran ibu kandungnya berselingkuh dengan korban. Tidak terima, akhirnya dirinya membunuh korban dengan cara dibacok. ”Melihat dia (korban, Red) kabur, saya kejar sampai lahan kosong. Saya kesal dan tidak terima ibu saya ’diganggu’,” tuturnya. 

BANGKALAN – Amarah Muhammad Jefri, 23, warga Dusun/Desa Lantek Barat, Kecamatan Galis, tak terbendung. Dia membacok tetangganya sendiri, Mudassir, 18, lantaran diduga berselingkuh dengan ibunya saat berada di negeri jiran.

Insiden pembacokan terjadi pada Minggu (26/4) sekitar pukul 17.00. Lokasinya di sebuah lahan kosong di Dusun Blibis, Desa Lantek Timur, Kecamatan Galis.

Sekitar pukul 18.00, unit Reskrim Polsek Galis mendapatkan informasi dari Kepala Desa Lantek Timur Hamdan melalui sambungan seluler bahwa di lahan kosong ditemukan mayat yang diketahui berjenis kelamin laki-laki. Setelah melihat identitas dari dompet korban, diketahui bernama Mudassir.

Kronologinya, pelaku melihat korban mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam melintas di depan rumah pelaku. Seketika itu pelaku berlari mengejar korban sambil membawa sebilah celurit. Korban langsung dibacok dan mengenai leher bagian belakang. Setelah itu, korban terjatuh dari motornya dan berusaha lari.

Baca Juga :  Warga Bangkalan Dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya Gara-Gara Ini

Lalu, korban dikejar oleh pelaku hingga di lahan kosong yang jaraknya kurang lebih 50 meter. Pelaku kembali mengayunkan celurit ke tubuh korban sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

”Setelah dikroscek oleh anggota ternyata benar,” ungkap Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra kemarin (27/4).

Rama menjelaskan, korban berlumuran darah karena mengalami ruka robek di leher bagian belakang, lengan sebelah kiri, punggung sebelah kanan dan sebelah kiri, serta dada atas sebelah kanan. ”Luka tersebut diduga karena sabetan senjata tajam,” kata Rama.

Sejumlah barang bukti (BB) diamankan polisi. Di antaranya, sebuah dompet warna hitam berisikan identitas korban, pakaian yang dikenakan korban, satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX milik korban, dan sebilah senjata tajam jenis celurit yang masih terdapat bercak darah.

Baca Juga :  Pria Ini Dibacok saat Bonceng Mertua

”Korban meninggal di TKP. Tapi, sempat dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan guna dilakukan otopsi,” terangnya.

Menurut Rama, motif pelaku melakukan pembunuhan kepada korban lantaran permasalahan keluarga.  Diduga ibu dari pelaku berselingkuh dengan korban pada saat sama-sama tinggal di Malaysia. ”Kami sedang mendalami. Pelaku sudah kami amankan,” tegasnya.

Di hadapan wartawan, Muhammad Jefri mengaku kesal lantaran ibu kandungnya berselingkuh dengan korban. Tidak terima, akhirnya dirinya membunuh korban dengan cara dibacok. ”Melihat dia (korban, Red) kabur, saya kejar sampai lahan kosong. Saya kesal dan tidak terima ibu saya ’diganggu’,” tuturnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Kantor dan Keluarga Sama Oke

Latih Puluhan Tenaga Medis

Artikel Terbaru

/