Selasa, 26 Oct 2021
Radar Madura
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Tersangka Kasus Dugaan Asusila Asal Kedungdung Diamankan di Bekasi

27 September 2021, 18: 43: 38 WIB | editor : Abdul Basri

Tersangka Kasus Dugaan Asusila Asal Kedungdung Diamankan di Bekasi

Share this      

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Penanganan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum ustaz di Desa Batuporo Timur, Kecamatan Kedungdung, ada kemajuan. Informasi yang diterima koran ini, ustaz berinisial SL tersebut sudah diamankan polisi di Bekasi, Jawa Barat.

Kasatreskrim Polres Sampang AKP Daryanto saat dikonfirmasi membenarkan jika SL sudah diamankan polisi. Dikatakan, jajarannya membutuhkan waktu cukup lama untuk menangkap pria berusia 45 tahun tersebut. Sebab, SL kabur dan berpindah-pindah tempat. Apalagi, nomor handphone (HP) SL tidak aktif sehingga sulit untuk dilacak.

”Tadi malam (Sabtu, 25/9) sekitar pukul 22.00 berhasil kami amankan di rumah saudaranya di Bekasi,” katanya.

Baca juga: Ditembak Polisi setelah 31 Kali Beraksi

Daryanto enggan memerinci kronologis penangkapan SL. Sebab, SL masih diamankan aparat kepolisian di Bekasi dan anggota Polres Sampang masih dalam perjalanan untuk melakukan penjemputan. ”Sabar dulu, nanti kalau datanya sudah lengkap akan dikabari,” janji Daryanto.

Menurutnya, semenjak dilaporkan oleh keluarga korban beberapa pekan lalu, SL langsung melarikan diri. Buktinya, saat didatangi di kediamannya, yang bersangkutan sudah tidak ada. Karena itu, Polres Sampang bekerja sama dengan semua pihak untuk memburu SL. ”Sudah dua kali kami datangi rumahnya,” pungkas Daryanto.

Sementara itu, Moh. Jakfar Sodik selaku kuasa hukum keluarga korban mengapresiasi kinerja Satreskrim Polres Sampang yang berhasil mengamankan SL. Dia menginginkan polisi segera memeriksa SL agar status kasus tersebut segera dinaikkan ke tahap selanjutnya. ”Saya harap SL dihukum sesuai aturan yang berlaku,” pintanya.

Perlu diketahui, SL, warga Dusun Leke Kondur, Desa Batuporo Timur, dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan terhadap warga setempat. Ironisnya, jumlah korban nafsu bejat SL bukan satu orang, melainkan lima orang.

(mr/iqb/yan/bas/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia