alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Terbukti Terlibat Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Dua ASN Masuk Bui

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Dua ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan masuk bui. Sebab, keduanya diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Mereka berinisial MB, 58, dan BS, 41.

Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura (JPRM), MB seorang guru di SDN Larangan Slampar 1, Kecamatan Tlanakan. ASN golongan IV itu divonis 10 bulan penjara dan kini sudah bebas.

Sementara BS adalah ASN di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan. Salah satu sopir dump truck tersebut divonis satu tahun penjara. Hingga kemarin (26/8), BS masih menjalani hukuman di sel tahanan.

Analis Kepegawaian Muda Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan Abdul Malik membenarkan ada dua ASN yang diberhentikan sementara. ”Dua ASN diberhentikan sementara (BS dan MB),” ucapnya.

Baca Juga :  Tongkos ASN Banyak Tak Sesuai Pakem

Menurut Malik, dua ASN yang diberhentikan sementara itu setidaknya mendapat dua sanksi disiplin tambahan. Pertama, seluruh penghasilan dua ASN tersebut dicabut. Kedua, pangkat mereka diturunkan. ”Penurunan pangkat ini selama tiga tahun,” sambungnya.

Dia menjelaskan, sanksi ini sudah sesuai dengan Peraturan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) 3/2020 tentang Juknis Pemberhentian PNS. ”Sejak keputusan pengadilan inkrah, penghasilan mereka dinolkan. Saat penyelidikan dan penyidikan, penghasilan mereka dipotong 50 persen,” terangnya kemarin (26/8).

Malik menambahkan, pemberhentian dua ASN tersebut tidak bersifat permanen. ”Karena sementara, nanti ketika sudah selesai menjalani masa hukumannya, kami proses pengangkatan kembali sebagai ASN,” tuturnya.

”Yang kami proses baru MB. Sebab, BS belum selesai menjalani masa hukuman, belum kami proses pengangkatan kembali,” jelas Malik.

Baca Juga :  Kejari Tahan Kades Kertasada Terkait Pungli Prona

Salah seorang teman kerja BS di DLH Pamekasan Juhari menerangkan, sebenarnya BS adalah orang baik. Dia tekun bekerja. Bahkan, BS terkenal pandai merawat mobil. ”Dia (BS) orang baik dan mobil yang dipakai pasti terawat,” terangnya. 

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Dua ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan masuk bui. Sebab, keduanya diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Mereka berinisial MB, 58, dan BS, 41.

Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura (JPRM), MB seorang guru di SDN Larangan Slampar 1, Kecamatan Tlanakan. ASN golongan IV itu divonis 10 bulan penjara dan kini sudah bebas.

Sementara BS adalah ASN di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan. Salah satu sopir dump truck tersebut divonis satu tahun penjara. Hingga kemarin (26/8), BS masih menjalani hukuman di sel tahanan.

Analis Kepegawaian Muda Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan Abdul Malik membenarkan ada dua ASN yang diberhentikan sementara. ”Dua ASN diberhentikan sementara (BS dan MB),” ucapnya.

Baca Juga :  Peluang Penyidik Tetapkan Tersangka Baru Terbuka Lebar

Menurut Malik, dua ASN yang diberhentikan sementara itu setidaknya mendapat dua sanksi disiplin tambahan. Pertama, seluruh penghasilan dua ASN tersebut dicabut. Kedua, pangkat mereka diturunkan. ”Penurunan pangkat ini selama tiga tahun,” sambungnya.

Dia menjelaskan, sanksi ini sudah sesuai dengan Peraturan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) 3/2020 tentang Juknis Pemberhentian PNS. ”Sejak keputusan pengadilan inkrah, penghasilan mereka dinolkan. Saat penyelidikan dan penyidikan, penghasilan mereka dipotong 50 persen,” terangnya kemarin (26/8).

Malik menambahkan, pemberhentian dua ASN tersebut tidak bersifat permanen. ”Karena sementara, nanti ketika sudah selesai menjalani masa hukumannya, kami proses pengangkatan kembali sebagai ASN,” tuturnya.

”Yang kami proses baru MB. Sebab, BS belum selesai menjalani masa hukuman, belum kami proses pengangkatan kembali,” jelas Malik.

Baca Juga :  BKPSDM Belum Tetapkan Pengganti Dua ASN Disdik yang Ditangkap Kejari

Salah seorang teman kerja BS di DLH Pamekasan Juhari menerangkan, sebenarnya BS adalah orang baik. Dia tekun bekerja. Bahkan, BS terkenal pandai merawat mobil. ”Dia (BS) orang baik dan mobil yang dipakai pasti terawat,” terangnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/