alexametrics
29 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Buwas Warning Bandar Narkoba di Madura

BANGKALAN – Penyalahgunaan narkoba di Madura semakin memprihatinkan. Sebab hampir saban hari ada ungkap kasus barang haram. Kondisi tersebut mendapat perhatian Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso Senin (25/9).

Dia pun memberikan warning kepada para pelaku narkoba di Madura, utamanya bandar. Pria yang biasa disapa Buwas itu menegaskan, semua pihak yang terlibat dalam peredaran narkoba pada akhirnya akan tertangkap. Pihaknya mengklaim sudah memiliki data lengkap tentang titik peredaran narkoba di empat kabupaten di Pulau Garam.

Budi Waseso mengatakan, sudah menggandeng Polres Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Tujuannya, melakukan pemberantasan peredaran narkoba di Madura.

Dengan demikian, Pulau Madura yang identik dengan kota santri bisa bersih dari peredaran narkoba. ”Kami sudah kerja sama dengan polisi,” terangnya setelah menjadi pemateri dalam kuliah umum di UTM kemarin.

Baca Juga :  Siap Nyabu, Tiga Nelayan Banyusangka Diringkus

Dia mengklaim sudah memiliki peta peredaran narkoba di empat kabupaten di Madura. Sayangnya, belum bisa membeberkan daerah-daerah mana saja yang menjadi basis peredaran barang haram. ”Kami punya petanya. Tapi rahasia,” ucapnya.

Disinggung masalah penilaian BBN terkait empat polres di Madura yang hanya melakukan penangkapan terhadap pengguna, pengecer, kurir, sementara bandar selalu lolos, Budi Waseso enggan memberikan jawaban detail. ”Ooo.. kata siapa lolos. Belum ketangkep saja,” tandasnya kemudian bergegas masuk ke mobilnya.

- Advertisement -

BANGKALAN – Penyalahgunaan narkoba di Madura semakin memprihatinkan. Sebab hampir saban hari ada ungkap kasus barang haram. Kondisi tersebut mendapat perhatian Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso Senin (25/9).

Dia pun memberikan warning kepada para pelaku narkoba di Madura, utamanya bandar. Pria yang biasa disapa Buwas itu menegaskan, semua pihak yang terlibat dalam peredaran narkoba pada akhirnya akan tertangkap. Pihaknya mengklaim sudah memiliki data lengkap tentang titik peredaran narkoba di empat kabupaten di Pulau Garam.

Budi Waseso mengatakan, sudah menggandeng Polres Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Tujuannya, melakukan pemberantasan peredaran narkoba di Madura.


Dengan demikian, Pulau Madura yang identik dengan kota santri bisa bersih dari peredaran narkoba. ”Kami sudah kerja sama dengan polisi,” terangnya setelah menjadi pemateri dalam kuliah umum di UTM kemarin.

Baca Juga :  Hendak Pasok Narkoba 7,5 Kg ke Sokobanah, Kurir Aceh Tempuh Rute Ini

Dia mengklaim sudah memiliki peta peredaran narkoba di empat kabupaten di Madura. Sayangnya, belum bisa membeberkan daerah-daerah mana saja yang menjadi basis peredaran barang haram. ”Kami punya petanya. Tapi rahasia,” ucapnya.

Disinggung masalah penilaian BBN terkait empat polres di Madura yang hanya melakukan penangkapan terhadap pengguna, pengecer, kurir, sementara bandar selalu lolos, Budi Waseso enggan memberikan jawaban detail. ”Ooo.. kata siapa lolos. Belum ketangkep saja,” tandasnya kemudian bergegas masuk ke mobilnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/