alexametrics
21.1 C
Madura
Friday, May 20, 2022

Pura-pura Mancing Orang Ini Ternyata Bobol Konter HP

SAMPANG – Aksi Hendri Galih Sampurno, 35, warga Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Kota Sampang, membobol konter Prima Cell di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Gunung Sekar, tak berjalan mulus. Tindak kriminal yang dilakukan pukul 22.00 itu diketahui warga sekitar.

Awalnya, tersangka yang berasal dari Kecamatan Batuan, Sumenep, itu berpura-pura memancing di sungai di belakang konter HP Prima Cell. Diduga, mancing itu hanya modus untuk memperhatikan kondisi di sekitar lokasi.

Setelah dirasa aman di bagian belakang, tersangka masuk ke toko kosong di selatan konter HP tersebut. Diketahui, toko yang menggunakan rolling door di bagian depannya itu sudah lama tak ditempati.

Setelah berhasil masuk, tersangka yang sudah membawa peralatan lengkap yaitu linggis dan kapak beraksi membobol tembok konter di sisi selatan. Tak lama kemudian, warga yang mengetahui langsung membekuk tersangka.

Baca Juga :  Kasus Kades Tanah Merah Dilimpahkan ke JPU

Dia tak bisa mengelak karena tembok konter HP telah berlubang sebesar tangan orang dewasa. Tersangka diamankan oleh warga, kemudian diserahkan kepada polisi.

Sofyan Hadi, 35, warga Jalan Keramat, Kelurahan Karang Dalem, Sampang, membenarkan bahwa konnter HP miliknya sempat mau dibobol maling. Untungnya, ada warga yang mengetahui aksi tersebut.

Saat kejadian, konter tutup, sedangkan Sofyan Hadi berada di rumah. Dia ditelepon oleh Taufik yang mengabarkan bahwa konter mau dibobol maling. ”Tidak ada barang yang dicuri karena maling itu ketahuan warga saat merusak tembok, jadi belum masuk,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, di selatan konter HP memang ada toko yang sudah lama tak ditempati. Dulu, toko tersebut ditempati warung soto. ”Maling mencoba membobol konter saya dari dalam toko kosong itu,” paparnya.

Kasatreskrim Polres Sampang AKP Hery Kusnanto membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, tersangka beserta barang bukti sudah diamankan. ”Diketahui warga, dibekuk dan kami amankan. Tersangka tidak dimassa,” katanya.

Baca Juga :  Petambak Pilih Timbun Ratusan Ribu Ton Garam, Ternyata Ini Alasannya

Dia menjelaskan, tersangka melaksanakan aksi seorang diri. Diduga, tersangka melakukan aksi yang sama tidak hanya satu kali. ”Tersangka ini diduga pernah membobol rumah. Jadi, sudah dua kali melakukan aksi demikian. Yang terakhir ini tak berjalan mulus,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, tersangka diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana lima tahun penjara. Tersangka terus diperiksa oleh penyidik Polres Sampang untuk mengungkap kasus lain yang berkaitan.

Sementara itu, Hendri Galih Sampurno di hadapan penyidik mengakui perbuatannya. Bahkan dirinya juga mengakui sudah dua kali melakukan pembobolan. Pertama, di rumah warga di Permata Selong dan kedua di konter HP. ”Saya terlilit utang. Ini saya lakukan untuk membayar utang,” dalihnya.

- Advertisement -

SAMPANG – Aksi Hendri Galih Sampurno, 35, warga Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Kota Sampang, membobol konter Prima Cell di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Gunung Sekar, tak berjalan mulus. Tindak kriminal yang dilakukan pukul 22.00 itu diketahui warga sekitar.

Awalnya, tersangka yang berasal dari Kecamatan Batuan, Sumenep, itu berpura-pura memancing di sungai di belakang konter HP Prima Cell. Diduga, mancing itu hanya modus untuk memperhatikan kondisi di sekitar lokasi.

Setelah dirasa aman di bagian belakang, tersangka masuk ke toko kosong di selatan konter HP tersebut. Diketahui, toko yang menggunakan rolling door di bagian depannya itu sudah lama tak ditempati.


Setelah berhasil masuk, tersangka yang sudah membawa peralatan lengkap yaitu linggis dan kapak beraksi membobol tembok konter di sisi selatan. Tak lama kemudian, warga yang mengetahui langsung membekuk tersangka.

Baca Juga :  Jembatan Ambles Selesai Diperbaiki, Jalan Raya Jrengik Tak Macet Lagi

Dia tak bisa mengelak karena tembok konter HP telah berlubang sebesar tangan orang dewasa. Tersangka diamankan oleh warga, kemudian diserahkan kepada polisi.

Sofyan Hadi, 35, warga Jalan Keramat, Kelurahan Karang Dalem, Sampang, membenarkan bahwa konnter HP miliknya sempat mau dibobol maling. Untungnya, ada warga yang mengetahui aksi tersebut.

Saat kejadian, konter tutup, sedangkan Sofyan Hadi berada di rumah. Dia ditelepon oleh Taufik yang mengabarkan bahwa konter mau dibobol maling. ”Tidak ada barang yang dicuri karena maling itu ketahuan warga saat merusak tembok, jadi belum masuk,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, di selatan konter HP memang ada toko yang sudah lama tak ditempati. Dulu, toko tersebut ditempati warung soto. ”Maling mencoba membobol konter saya dari dalam toko kosong itu,” paparnya.

Kasatreskrim Polres Sampang AKP Hery Kusnanto membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, tersangka beserta barang bukti sudah diamankan. ”Diketahui warga, dibekuk dan kami amankan. Tersangka tidak dimassa,” katanya.

Baca Juga :  Berkas Idris Masuk Pengadilan

Dia menjelaskan, tersangka melaksanakan aksi seorang diri. Diduga, tersangka melakukan aksi yang sama tidak hanya satu kali. ”Tersangka ini diduga pernah membobol rumah. Jadi, sudah dua kali melakukan aksi demikian. Yang terakhir ini tak berjalan mulus,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, tersangka diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana lima tahun penjara. Tersangka terus diperiksa oleh penyidik Polres Sampang untuk mengungkap kasus lain yang berkaitan.

Sementara itu, Hendri Galih Sampurno di hadapan penyidik mengakui perbuatannya. Bahkan dirinya juga mengakui sudah dua kali melakukan pembobolan. Pertama, di rumah warga di Permata Selong dan kedua di konter HP. ”Saya terlilit utang. Ini saya lakukan untuk membayar utang,” dalihnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/